Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

terang Rin soal lukisan yang dibuat oleh Isabel. “Aku tidak yakin kalau ini terlihat bagus. Aku hanya meletakkan di galeri seni, tanpa ekspektasi akan ada yang membelinya.” Sekarang. Lukisan itu lebih seperti zat adiktif untuk mereka terus dan terus ingin memandanginya. Ada kenangan di sana, yang membuat mereka merasa rindu sepanjang waktu. “Lihat ini!” Rin menyodorkan sebuah poster tentang pementasan drama di salah satu fakultas sastra.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menunjukkan bahwa retakan-retakan dan kegagalan mereka justru membuat mereka lebih indah dan berharga. "Seni bukan tentang mengikuti aturan kalian!" teriak Nara, suaranya memancarkan energi emosi yang sangat kuat. "Seni adalah tentang bagaimana ia membuat seseorang 'Merasakan' sesuatu! Dan kau, High Reviewer, telah lupa bagaimana caranya merasa!" Nara menyentuh jantung The High Reviewer dengan penanya, menyuntikkan satu tetes 'Empati Murni' ke dalamnya.
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

#Testpack (129) Test Pack ART-ku -Ada Harapan dan Cinta Yang Kau Pungkiri- “Hush, kok Abang tumben bicaranya blak-blakan begitu?” “Karena khawatir kamu nggak bisa melihat ini secara objektif, Rin. Kamu selalu berharap Shania jadi dengan Mas Hangga, tapi apakah kamu juga bisa lihat gimana sebenarnya isi hati Mas hangga?”
9.379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

“Nyata. Sangat nyata. Kita barusan bikin kuntilanak tertawa. Itu bukan pencapaian yang bisa ditulis di CV, tapi tetap luar biasa.” Raka bangun dengan mata sembab. Ia langsung mencari buku catatan kuno di bawah bantal. Setelah membuka beberapa halaman, ia menemukan sesuatu yang membuat napasnya tercekat. “Ada satu bagian yang belum kita baca semalam...” katanya pelan. “Kayaknya ini... peringatan terakhir.” Ia membaca keras-keras: > ‘Jika tawa telah terdengar, tapi tak dikunci dengan tanah suci, maka bayangan akan kembali di pemakaman. Ia mencari rumah barunya.’
954 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

19. Terjebak Cinta Terlarang Perbuatan Nardi Terkuak Penulis: Lusia Sudarti Part 19 Sebelum baca jika berkenan, Subscribe, Follow, komen dan pencet lopenya ya!🥰 WARNING!! Bijaklah dalam memilih bacaan. Mengandung Konten Dewasa Rate 21+++++ *** "Maya mau pulang Mas, lebaran ketupat nanti." Rico terdiam mendengar ucapanku.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

Rushali dengan suara lemah, tapi penuh rasa ingin tahu, "Apa yang kau lihat, Arjuna?" Karna matanya menyipit, mencoba membaca ukiran di permukaan artefak, "Ada sesuatu di sini... tulisan kuno. Aku mengenali sebagian dari bahasa ini... ini Sansekerta." Rushali berbisik, matanya terbelalak, "Apa artinya?" Karna membaca perlahan, suaranya terdengar penuh kehati-hatian, "Pewaris Api... itu yang tertulis di sini."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

~Hanna Milton Setelah saling mengenal, kepribadian Art tak sebanding dengan wajahnya yang seperti dewa. Ada banyak hal yang akan membuatmu berpikir seribu kali untuk memilikinya. Jika tidak, siapkan hatimu melebur seperti debu. ~Ximena Rider. Krystal meneguk liurnya sendiri. Menanggapi sudut pandangnya secara pribadi atas seorang Art, rasanya begitu aneh dan berlebihan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Rahim 1 Miliar

Rahim 1 Miliar

Krek Pintu terbuka dan semua harapannya sirna seketika, bahkan terbersit rasa kecewa di hatinya ketika tidak menemukan Ashana di balik pintu itu. Caraka menyipitkan matanya menatap wanita yang sudah muda yang membungkuk padanya, “Siapa kamu?” tanyanya. Art itu segera menjawab, “Saya art baru Pak, Buk Bellanca yang mengirim saya kesini”
1015.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 610 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

“Padahal mah ada apa-apa juga nggak apa-apa atuh Teh. Asal jangan ngerebut punya orang aja. Hahahaha.” “Tuh dengerin apa kata si akangnya. Ada apa-apa juga gak apa-apa Ra. Kamu sih masih jual mahal aja, pake acara ngulur-ngulur waktu padahal cinta. Dasar perempuan, selalu rumit. Aawwww...” Dimas terlonjak saat sebuah cubitan mendarat dengan sukses di pergelangan tangannya dan meninggalkan bekas keunguan. “Sakit, Ra. Kamu sadis banget sih.” Keluh Dimas.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

“Kamu bercanda? Aku tidak mungkin ketemu lagi denga orang yang sudah bercinta denganku.” Yogie tercengang mendengar jawaban Elena. “Maksudmu?” “Please, lupakan tadi malam, anggap saja itu cuman kencan satu malam yang harus di lupakan. Dan aku tidak mau ninggalin kontakku buat kamu.” “Tapi, bagaimana kalau kita tidak sengaja bertemu lagi??” “Cukup Say Hallo.” Jawab Elena dengan nada entengnya. “Elena, Emm.. Apa aku kurang memuaskanmu?” pertanyaan Yogie tersebut sontak membuat Elena menatap ke arah Yogie dengan tatapan anehnya.
1092.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai unread artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status