Enggan Punya Anak
“Waktu kamu menemukan lipstik di motorku, aku nggak tahu kenapa bisa ada di sana. Saat kita berdebat dan aku bermalam di luar, nggak sengaja aku ketemu Winda yang menangis di tengah jalan. Katanya pacarnya memukulnya. Di luar kendali, dia memelukku sambil menangis dan nggak sengaja lipstik Winda berbekas di baju.”
Winda adalah nama pengantin wanita. Tubuhnya lebih berisi dan ya, kupikir dia tipe yang akan disukai Ibu dan Mbak Yuli, ramah dan menyenangkan. Tidak sepertiku.
“Aku nggak pernah selingkuh.”
“Kamu manggil aku ke sini untuk menjelaskan itu?”
Mas Herman terlihat semakin gelisah. “Bukan–”
“Apa pun itu, aku sudah memaafkan semuanya. Kamu nggak perlu repot-repot memberi penjelasan.”
Hot Chapters