Pendekar Gunung Tiga Maut
Takdir hanyalah urusan Tuhan, manusia hanya bisa berusaha dan berusaha, seperti yang Danu lakukan sekarang ini dengan bantuan Permata, juga Kosala.
Hari semakin larut, tanpa sadar Danu matanya terpejam, suasana benar-benar gelap. Lampu minyak tanah mati dengan sendirinya oleh tiupan angin malam, samar-samar burung hantu bernyanyi di kejauhan, jangkrik berusaha menyainginya dengan membunyikan suara kor bersamaan dengan jangkrik lain. Ini adalah saat-saat yang luar biasa untuk memanjatkan segala doa. Namun sayang, tidak semua manusia menyadarinya bahwa mendekatkan diri kepada Tuhan adalah sebuah kebutuhan. Ini adalah waktu-waktu yang sangat mustajabah untuk semua agama dan keyakinan, bahkan un
Hot Chapters