Setelah Bercerai
Yang di rasa tepat, berlapang dada mengikhlaskan janji seseorang yang tidak terpenuhi, menerima kekecewaan yang begitu melukai, dengan tegas meninggalkan sesuatu yang tak kunjung pasti, melupakan sesal yang belum usai dan akan menemukan alasan melanjutkan hidup setelah sebuah rasa di sia-siakan.
Makanya, di catatkan: usaha tidak akan mengkhianati hasil. Jika hasilnya seperti ini, kita di tekan untuk melongok ke belakang. Bukan pada luka maupun sesal. Namun perjuangannya. Apakah sudah maksimal? Apakah sudah memenuhi target incaran? Apakah sepenuhnya ada ikhlas yang menaungi dari awal. Atau niat yang tidak sepadan dengan maunya hati?