Target Cinta sang Pewaris
Ketika merasa lelah dengan pikirannya, Ardila akan sedikit mengambil waktu untuk istirahat sejenak.
“Baru selesai?” seru Naya setelah melihat Ardila masuk ke dalam mobil.
Ardila mengangguk, “Ada banyak kejadian hari ini.”
“Wah … cerita dong!” sahut Naya antusias.
“Naya, Ardila butuh istirahat. Nggak perlu kamu recokin dulu,” tegur Arman yang melihat gurat lelah di wajah Ardila.
Naya bungkam, ia merasa bersalah pada sahabatnya, “Maaf ya, Dil. Aku terlalu antusias sampai nggak ngerti kamu udah capek.”
Hot Chapters