Istri Kedua
"Itu lah Wati. Kamu akan menyakiti hati perempuan lain. Tetapi, ada hal yang tidak bisa kita hindari, takdir Allah. Sekeras apa pun kamu berusaha menghindar, jika Allah sudah menakdirkannya, kamu tidak bisa apa-apa. Hanya saja konsekuensi untuk pilihanmu itu tidak ringan Wati. Kamu harus bisa berlapang dada kalau Jaka menggauli istri pertamanya. Kamu juga harus siap dengan pandangan masyarakat kita yang selalu mencap buruk istri kedua sebagai perebut suami orang, dan yang pasti sering kali identik dengan perselingkuhan."
"Itulah yang aku pikirkan. Apa aku siap dengan semua itu?"
"Mantapkan lah hatimu! Aku percaya setelah semua yang terjadi dalam hidupmu, kamu semakin kuat Wati."
"Terima kasi
Hot Chapters