PETAKA SEKOTAK KURMA
"Tak usah, langkah kakiku bukan lagi disebut pulang karena tempat yang kutuju seperti neraka yang selalu mengingatkanku tentang dirimu. Mulai sekarang kita selesai, sampai di sini, jangan ganggu atau berusaha menemuiku dan membahas perkara untuk rujuk kembali. Sudah berakhir semuanya Mas."
Daun bougenvil bergoyang di dekat gerbang itu, searah tiupan angin, bunga-bunganya yang cantik seperti melengkapi indahnya garis cakrawala di latar belakang. Dan suamiku ... ia berdiri di antara semua itu dan jadi pelengkap pemandangan yang seharusnya adalah surga di mataku.
Ya, dulu ia surgaku, namun kedatangan wanita lain merampas surga dan mengubahnya menjadi neraka yang membara.
Bab Populer