Teman Istriku,Kekasihku
“Non-playable character, Di! Cowok-cowok yang muncul cuma buat lewat doang di hidup lo.”
“Berarti gue playable dong?” goda Ardi.
Rani tersedak minumannya, cepat-cepat menutup mulut. Nisa malah menatap Ardi sambil ngakak. “Waduh pede banget bapak satu ini. Tapi ya… bisa jadi, sih.”
Rani menunduk, pura-pura fokus buka laptop.
Beberapa hari kemudian, saat mereka nongkrong bertiga di taman kampus, Nisa tiba-tiba berkata,