Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Langit Merah

Langit Merah

Helen mulai menjelaskan. Fiona melebarkan matanya. "Dan sekitar enam puluh persen tubuh manusia adalah cairan. Itu lebih dari setengahnya, lebih dari lima puluh persen." Fiona merasakan detak jantungnya berhenti. Ia menyadari fakta yang menyedihkan. "Jadi kau bisa menebak kelanjutannya, kan?" tanya Helen memandang Fiona dengan senyuman tipis.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Sakha memutar matanya. "Zat besi untuk membentuk sel darah merah, 'kan? Sakha pernah membaca di buku ensiklopedia." Nara tersenyum sekali lagi. "Betul. Selain itu zat besi juga membentuk hemoglobin. Hemoglobin ini yang ngasih warna merah pada sel darah merah dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sakha tahu nggak kalau otak itu juga perlu oksigen?"
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Perkawinan Berdarah

Perkawinan Berdarah

Ucap beberapa orang yang berada didalam ruangan itu. Kemudian Roy mengeluarkan kotak perhiasan berwarna merah, dari dalam saku kemejanya. Lalu Roy membukanya. Terlihat sebuah cincin emas berada didalam kotak perhiasan itu. Roy pun mengambil cincin itu, Dia pun bangkit berdiri dan berjalan kehadapan Mira yang terlihat cantik dengan memakai dress berwarna merah muda.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Sepupu dari Kampung

Sepupu dari Kampung

Yang dia rasa adalah sakit dan nyeri hebat di perutnya. "Mas, ada darah itu!" Seorang perempuan menunjuk warna merah yang masih basah di celana panjang Neni. Kebetulan Neni memakai celana perempuan model pinsil dengan bahan kain berwarna crem. Noda darah itu menjadi nyata warnanya. "Iya, itu darah sepertinya," sahut yang lain. "Bawa ke rumah sakit, aja!" Rupanya, Neni pendarahan. Bersambung
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Teror Berdarah

Teror Berdarah

Inilah salah satu dari caranya menghangatkan tubuh, membaui asap mentol, menikmati malam yang sunyi. Yonna bergerak gelisah dalam tidur, mimpi buruk terus saja menghantui setiap malamnya. Peluh bertebaran di seluruh wajah tirusnya, dahinya pun ikut memanas. Yonna mulai menggumamkan beragam kata, samar-samar, dan tidak jelas. Ia tersentak dari tidur, napasnya tersengal-sengal. Sayang sekali, ketika bangun ia sulit mengingat rekaman dari mimpinya selain satu warna, merah. "Merah, merah, merah! Sebenarnya mimpi apa itu?!" Yonna berteriak kesal.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Terowongan Berdarah

Terowongan Berdarah

Goresan mulai terlihat, sedangkan darah segar mengalir dari luka di lengan pemuda itu. “Mama, Papa, tolong!” teriak Arfan semakin ketakutan. Perlahan, arwah itu mendongakkan kepalanya ke arahnya. Suara seketika tersekat, darah berdesir keras dalam tubuhnya, ia tak tahu harus berbuat apa lagi. “Aaarrrggghhh!” pekik Arfan semakin ketakutan begitu melihat sosok arwah tentara di hadapannya memuntahkan darah kental berwarna hitam bercampur dengan nanah dan belatung yang telah mati.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

“Maksudku seperti kejadian di Haltz, kau yang mengobati mereka bukan?” Diana mengangguk, “Bukan mengobati, aku hanya berusaha menghentikan pendarahan mereka. Tapi bisa dibilang aku memang belajar ilmu kedokteran walaupun aku tidak sehebat itu” Lalu Diana terdiam sejenak, “Aku penasaran akan satu hal, kenapa darah mereka berwarna hitam? Seingatku darahmu berwarna merah?”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

"Darah... buat ngebebasin dia." Mira mundur selangkah, merasa ada sesuatu yang sangat salah dengan Bram. "Bram, lo nggak boleh dengar apa yang mereka bilang. Ini... ini semua cuma trik mereka!" Namun, sebelum Mira bisa mendekat, Bram berdiri dengan kaku, seolah-olah ada kekuatan yang mendorongnya bangkit. Tangannya terulur, dan di dalam tatapannya, Arga bisa melihat sepasang mata merah yang sama seperti yang mereka lihat di lorong. Mata merah itu, kini ada dalam diri Bram.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Warna merah darah menjadi warna dominan dan membentuk genangan yang menyeramkan, aroma darah yang anyir mendominasi area itu. Pemandangan yang tersaji di depan matanya sangat menyeramkan, mampu membuat bulu kuduk orang yang melihatnya berdiri hebat. Sayangnya, ekspresi Orion tidak berubah sedikit pun ketika ia menemukan dirinya berbaring di antara para mayat yang termutilasi. Dia masih tenang, bahkan keningnya juga tidak berkerut ngeri, serta kedua matanya masih mengisyaratkan kekaleman seperti apa yang tersaji di sana bukanlah hal yang menyeramkan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Darah itu kental, berwarna merah pekat dengan semburat ungu yang berdenyut di atas lantai kayu pondok yang baru saja memadat. Kael terbatuk sekali lagi, merasakan paru-parunya seperti dihimpit oleh gunung yang tak terlihat.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai warna merah darah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status