Aku Lumpuh Kau Selingkuh
tanyaku saat melihat Mas Wahyu akan menaiki tangga, padahal kamar kita ada dibawah sejak aku lumpuh.
"Eh ... Lupa, Fi!" Dia kembali turun, aneh, Mas Wahyu itu kalau bercanda kelewatan! Aku terkekeh.
Ini terapi ke lima dan tak lama lagi kakiku normal, sore ini aku pulang bersama Asih dari praktek rumah sakit yang di tangani oleh dokter Raihan. Dua hari lagi aku akan kejutkan Mas Wahyu tentang hal ini.
Tapi, pagi hari Mas Wahyu sudah menyodorkan sebuah amplop padaku, dia menaruh tepat di pangkuanku, aku tertegun melihat apa yang tertera di luar amplop itu, nama sebuah lembaga negeri.
الفصول الرائجة