Rawon Daging Ayah Mertua
Walaupun sebetulnya malas jika harus ke rumah mertua, tapi apa boleh buat karena itu adalah perintah suamiku yang harus ku turuti.
"Waalaikumsalam. Eh kamu, Janah ayok masuk!" Ayah mertua memintaku untuk masuk, setelah tadi Ia menjawab salam dan membukakan pintu.
"Ibu mana, Pak?" tanyaku, sambil celingukan kedalam rumah, mencari Ibu mertua.
"Tuh di kamar lagi sakit, Dia," jawab ayah mertua. Kulihat Dia terus memandangku sampai tidak berkedip. Risih rasanya diperhatikan seperti itu, apalagi oleh Ayah mertua sendiri.