Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun
Begitu pusaka itu berpindah tangan, udara di sekitar mereka terasa lebih hangat, lebih damai.
Putri Tanjung Biru menatap keduanya, lalu berkata, “Ada satu permintaanku sebelum kalian kembali ke dunia kalian. Biarkan rawa ini tetap menjadi rawa. Biarkan ia tetap liar dan hidup sebagaimana adanya. Warga boleh mengambil ikan, tanaman, bahkan memanfaatkan airnya, tapi jangan serakah. Jangan pernah berniat mengurasnya, menimbunnya, atau menjadikan tempat ini ladang uang. Jika keserakahan muncul, rawa ini akan mengambil kembali apa yang telah diberikannya.”
Hot Chapters