SELINGKUH DENGAN ISTRIKU
ucap ibunya sambil menunjuk lantai atas, jemarinya bergetar menahan amarah.
“Ya, tapi kenyataannya memang Bara sudah punya—”
“Stop bilang Bara sudah menikah, ya! Mama nggak akan pernah mau ingat soal itu!” potong ibunya tajam, matanya menyala penuh penolakan. “Semua ingatan perihal Bara yang dahulu sudah Mama lumpuhkan! Mama tahunya Bara adalah lelaki mapan, kaya raya, ganteng, dan singel! Paham? Dan kalau... kalau semuanya berbalik, terpaksa Mama mainkan strategi lain.” Suaranya meninggi, seperti mengancam siapa pun yang berani menggoyahkan rencananya.