Aku Baik-baik Saja, Katanya.
Neira Askara Dinasa tidak pernah tahu rasanya menjadi prioritas. Di rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman, ia justru terjebak di tengah badai pertengkaran kedua orang tuanya yang tak kunjung usai. Keadaan kian menyakitkan karena sang ibu terang-terangan pilih kasih, mencurahkan seluruh kasih sayang hanya untuk kedua kakaknya, sementara Neira dibiarkan tumbuh dalam kesepian.
Ketidakharmonisan keluarga itu membentuk Neira menjadi gadis yang tertutup dan sulit bergaul. Beruntung, ia memiliki Luna yang polos dan Kara yang selalu menjadi penengah di antara mereka. Namun, di balik perlindungan para sahabatnya, Neira tetap menyimpan luka batin yang dalam.
Hingga suatu hari, muncul
Bab Populer