Bukan Mantan
“Gercep aja percuma Mbak Tut, orang Yuyun kalah saing sama Ustazah Hilya. Dia itu anak kepala desa, sarjana. Yuyun? Yuyun cuma mantan ....”
“Babu,” jawabku dan Tuti, kompak lalu kami tertawa.
“Udah, kamu masih muda. Cari yang lain aja. Contoh ini Ambar. Perawan tua, mantan babu, di-PHP-in dua kali. Endingnya? Dapat Wang Yi Bo KW. Semangat Yun.”
“Semangat nikung, Mbak Tut.”
“Hah?” Aku dan Tuti melotot.
“Lewat doa. Diijabah alhamdulillah, kalau gak ketikung ya nrimo aja. Hehehe.”