Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senja Terakhir di Wu Chan

Senja Terakhir di Wu Chan

Padahal kebanyakan mereka besar bersama dalam lingkungan yang sama sejak kecil. Semua menunggu Chen beraksi. Setelah dirasa cukup tenang, pemuda gempal dengan pipi cubby dan bibir tipis itu mulai menggoreskan spidol di white board. Dia menggambarkan dengan jelas tahapan demi tahapan yang terjadi pada kelelawar-kelelawar mereka sejak disuntikkan virus ke tubuh mereka. Perubahan yang hanya bisa dilihat oleh seorang peneliti yang sangat teliti dan detail terekam dengan lengkap oleh Chen. Dia bahkan tahu ketika ada yang bertingkah ganjil dan akan berusaha dengan segala upaya menyelamatkan si kelelawar dan membuatnya sehat kembali. Tidak mengherankan bila seluruh hewan percobaan mereka jumlahnya
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Lara nyanyi pelan, suara jernih: “Mama… kami pulang…” Kru N*****x diam. Beberapa nangis. Claire bisik: “Ini… ini bakal jadi episode penutup season 1.” - Malam Terakhir Syuting – Api Unggun Jam 23:47. Api unggun kecil di halaman, kayu jati bakar berderit, bau asap dan sate ayam. Keluarga duduk lingkaran di atas tikar pandan, selimut batik di pundak. Kru N*****x matikan kamera, tapi Rian rekam pake iPhone 15 Pro—mode cinematic.
821 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Wiro sang Penakluk

Wiro sang Penakluk

kata Meilin akhirnya, "aku tidak bisa berhenti memikirkanmu. Ada sesuatu tentangmu yang... menarik. Lebih dari sekadar keterampilan memasakmu." Wiro merasakan liontin di dadanya berdenyut hangat. Apakah ini efek "penaklukan" yang disebutkan kakek tua itu? "Aku ingin melihatmu menang malam ini," lanjut Meilin. "Dan setelah itu... aku ingin mengenalmu lebih jauh." Sebelum Wiro sempat merespons, pengumuman dari speaker menginterupsi percakapan mereka. *"PERHATIAN UNTUK SEMUA PESERTA BABAK FINAL. HARAP BERKUMPUL DI BACKSTAGE DALAM LIMA BELAS MENIT. BABAK FINAL AKAN SEGERA DIMULAI."*
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Penglihatannya mulai kabur, rasa sakit dan pendarahan menguras sisa tenaganya. Di detik terakhir sebelum kesadarannya benar-benar sirna, yang terlintas di matanya adalah kenangan bertahun-tahun lalu. Sore yang diguyur hujan, di depan rumah bobrok, seorang gadis kecil dengan gaun usang yang warnanya sudah memudar, tatapan matanya pemalu, tapi bersinar terang. Wiliam mengulurkan tangannya ke arah gadis itu.
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Benteng Terakhir Pernikahan

Benteng Terakhir Pernikahan

Tak ada lima menit, Sisca sudah terlihat menghampiri mobil Nindya. “Sudah dari rumah?” tanya Sisca yang tahu ke mana Nindya tadi. “Sudah.” Nindya menjawab singkat lalu mengemudikan mobilnya keluar dari area perkantoran. Lokasi syuting yang disebutkan Haris ada di pinggir kota. Sebuah rumah besar dengan halaman tengah yang luas dan rindang. Haris langsung menyambut mereka. Sebagai produser, dia tidak terlibat secara langsung sehingga bisa leluasa menemani tamunya.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

"Tapi Mas Sabri harus tetap hati-hati ya besok. Leny masih ingin bersama Mas Sabri hingga pertarungan final level area nanti." "Pasti Leny..! Kupastikan keberuntungan orang bernama Bara itu akan berakhir di pertarunganku nanti," timpal Sabri meyakinkan Leny. Sabri pun melangkah menghampiri Leny dan merangkul pundaknya, lalu mereka berdua berjalan menuju vila dan masuk melalui pintu belakang vila.
1035.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Perjalanan Petualang Terkuat

Perjalanan Petualang Terkuat

” Pemuda itu menatap tajam ke atas, tempat portal itu akhirnya menghilang sepenuhnya. ”Jadi ini nyata?” Wira menggelengkan kepalanya, saat itu dia menerjang monster terakhir yang hendak bangun. Slap! Crop! Dagger Mati menembus tubuh monster itu dan dia menjerit untuk terakhir kalinya. Wira mencabut daggernya dan mendekati dua orang yang berdiri setelah mengalahkan semua monster yang ikut keluar portal bersama mereka. Wira menghilangkan daggernya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Subagyo berdehem untuk menarik oerhatian, juga untuk mencairkan suasana yang tegang sejak tadi. “Selamat malam semua!” Dia berhenti sejenak, untuk melihat reaksi yang diberikan oleh orang-orang yang hadir di sana. “Malam ini, saya selaku pengacara keluarga Hutomo, dan kebetulan kali ini mewakili Nyonya Hamidah, ingin menyampaikan isi surat warisan beliau.” Dia melanjutkan. Soraya dan Bagas saling berpandangan, tapi tak bersuara. Mereka menunggu kalimat selanjutnya. Masih terlalu dini untuk menyimpulkan, walaupun mereka menduga akan ada yang tidak mengenakkan.
9.643.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Tobat Terakhir Istri Kedua

Tobat Terakhir Istri Kedua

Shinta ikut mendekat, setelah beberapa lama hanya menyaksikan. Tangan satpam dan tangan Shinta yang menahan tubuh Indira membuatnya tak berdaya. Dengan berurai air mata, Indira menyaksikan Maya di dalam lift yang pintunya mulai menutup. Maya hilang dari pandangan, seiring hilangnya penglihatan Indira karena kesadaran yang menguap. “Indira!” Suara Shinta merupakan suara terakhir yang didengar oleh Indira. Indira pingsan.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Wirota terkejut, kali ini Ra Kembar benar-benar menggunakan ajian pamungkasnya. Berarti aku tidak boleh sampai menyentuh tangannya supaya tidak terbakar, pikir Wirota. "He he he he Wirota, kali ini kamu sudah tak bisa melawan ajian Balung Ireng!" Ra kembar kembali menyerang Wirota.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai wiro sableng episode terakhir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status