Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Kedua tasnya masih dalam cengkeraman. "Namamu siapa?" Cika mencairkan suasana pikiran Imaz biar ia tak merindukan rumah. "Imaz." "Masuk tarbiyah atau khodam?" Sebagai ketua kamar, Cika harus berlaku universal tethadap anggotanya. Ia menyemprot parfum pada baju lalu duduk disebelah Imaz. "Khodam." Jawaban Imaz monoton. "Wah, kau hebat. Santri baru sudah berani masuk khodam. Jadi khodam itu menyenangkan."
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Dua satpam itu segera beranjak pergi. Sementara, sambil menunduk-nunduk di depan Henry, Imam berkata, “Saya pikir, saya bisa sedikit kasih masukan buat Pak Henry di rapat perdana ini, Pak.” Imam juga melirik Max dan menambahkan, “Sekalian saya bantu Pak Henry usir orang asing ini, Pak! Dia ini tidak ada hubungannya dengan TembokTinggi!” Henry menatap Max yang hanya memamerkan deretan gigi putihnya. Cengar-cengir tanpa berniat menjelaskan.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
The Caliph

The Caliph

“Di sana ada orang bernama Imam Akbar. Kalau kau mau menemuinya kau akan tahu kenapa banyak orang seperti Atta. Atta memang membunuh banyak orang, tapi itu tidak akan terjadi tanpa ada yang menyuruh. Orang-orang yang menjadi pemikir mereka. Akbar adalah orang seperti itu. Dia adalah sang pemikir.” Malikha meminggirkan mobilnya lalu kemudian mematikan mesin. Mereka parkir di sebuah area di mana tetesan air bekas hujan dari talang akan terus menetes sepanjang hari. Dari bangunan yang disebut “mesjid” oleh Malikha, muncullah suara dari arah pengeras suara. “Kau mau bicara padanya, bicaralah.” kata Malikha. Rais membuka pintu dan pergi sebelum Malikha sempat berbicara lebih lanjut.
9.75.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

suara imam bergema, diikuti oleh jamaah yang memadati shaf. Pak Anto merasakan tubuhnya bergetar hebat. Air matanya jatuh tanpa henti. “Ya Allah… betapa beruntungnya kakakku ini. Dishalatkan di rumah-Mu, di antara ribuan hamba-Mu yang suci.”
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Wajahnya dipahat dengan halus dan lembut, sehingga memancarkan aura unik yang memaksa orang-orang untuk menatap patung itu lebih lama. Imam Agung mengatupkan kedua tangan ke depan dada, berdoa singkat saat bertemu patung agung Dewa Shi La. Pria tua itu kembali menuntun lebih jauh, berjalan ke samping patung utama dan berakhir di lokasi temaram dari balik patung. Imam menyentuh titik tertentu, dan dinding terbuka. Memunculkan ruangan minimalis yang sederhana. "Nona Immortal, silahkan."
9.37.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Aku jadi merinding sendiri mendengarnya. Sambil berdiri di mimbar, Imam Syahrir pun membalas teriakan itu dengan, “Allahu Akbar,” pula. Suasana di rumah Abah Rasyid semakin ramai. Ratusan orang dengan sorban tiba-tiba maju ke depan di hadapan Imam. Sepertinya mereka benar-benar bermaksud untuk menyimak petuah-petuahnya. Aku yakin mereka adalah massa Laskar Jihad Nusantara alias Lasjitara yang kesohor itu.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Tergoda Rayuan CEO Muda

Tergoda Rayuan CEO Muda

Hening, tak ada satu suara pun yang keluardari mereka semua. Lelaki yang diminta Mahmud menjadi imam itu, sudah melafalkan niat salat magrib. Suaranya terdengar merdu tanpa bergetar sedikit pun padahal jantungnya tengah berlompatan saat ini.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Pesona Tuan Argantara

Pesona Tuan Argantara

Apalagi sudah terdengar iqamah. Allahuakbar! Bismillahirrahmanirrahim Nah kan, benar kataku. Pasti om Arga yang jadi imam. Jika om Arga yang mengumandangkan azan, pasti nanti dia juga di suruh jadi imam, oleh bapak-bapak di sini. Karena suara nya yang MasyaAllah. Meski sebenarnya dia bukanlah seorang ustadz. Tapi suaranya benar-benar sangat merdu dan menyentuh hati.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
IMAM UNTUK NIRMALA

IMAM UNTUK NIRMALA

Bian yang berdiri disamping Mala menatap mereka dengan ikut senang, begitu juga seorang lelaki yang tadi datang bersama teman Mala yang bernama Lusi itu. "Selamat yang Mala cantik. Akhirnya kamu benar-benar menikah dengan pangeran yang selama ini kamu puja-puja. Allah maha penyayang, mengabulkan doa hamba-Nya." Lusi tersenyum dan menatap Bian lembut. "Selamat ya Bian. Akhirnya yang menjadi Imam Nirmala adalah lelaki yang benar-benar menjadi harapannya selama ini. Semoga kalian berbahagia, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah." Mala membalas ucapan Lusi dengan senyuman dan mengamini semua doa-doanya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Dokter Izma

Dokter Izma

 "Saya terima nikahnya, Izma Shania binti Muhammad Nuriel almarhum dengan maskawin seperangkat alat sholat di bayar tunai." "Sah, saksi bagaimana?" "Sah." "Sah." "Sah." "Alhamdulillaah, silahkan pengantin perempuan keluar kamar!" Ucap penghulu ketika Azam sudah sah menjadi suami dari Izma.
9.732.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai ya imamarusli az zahir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status