Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Giok Langit

Giok Langit

Karena tempat tinggal Yang Feng sebelumnya sudah tak aman lagi, maka mereka pergi mengembara ke banyak tempat. Perjalanan dilakukan menggunakan kuda yang sama, menuju utara. Ketika Long Wei menanyakan alasan kenapa mereka pergi ke utara, Yang Feng menjawab kalau tak ada alasan pasti. Satu hal pasti adalah sangat berbahaya bila terlalu dekat dengan ibu kota yang ada di wilayah barat, berdiri di kaki pegunungan Yuling.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 109 Beses bilang yang ku
Read
+Library
Kadrun

Kadrun

“Iya. Sudah lama di situ, tetapi kan Yayang Siti belum lama di sini. Jadi aku merasa palang itu jadi tidak pernah ada karena ada Siti di situ.” Siti tanpa ekspresi menatap Kadrun sebentar. Lalu kembali menekuri majalahnya. Kadrun menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, “Siti cantik sekali. Itu yang dipakai apa namanya, Yang?” Siti menatap pakaiannya, “Lingerie,” tambah Siti acuh tak acuh. “Kok, bisa merah begitu ya.”
3.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang yang ku
Read
+Library
Koma

Koma

Mungkinkah suara dari langit. "Woi! Gue disini." Sebuah suara keras tepat menggema ditelingaku. Aku berbalik dan mendapati seseorang yang sangat ingin kubunuh, dia adalah Oja, dengan muka yang memuakkan. Gina tersenyum kearah kami secara bergantian, kenapa perasaanku mulai enggak enak ya. Tentu sajalah kan ada Oja, gimana sih, aku ini.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang yang ku
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

“Bapak-Bapak, sungguh kami hanya melintasi kampung ini. Kami dari Perguruan Pedang Emas.” “Apa? Perguruan Pedang Emas?” tanya mereka, hampir bersamaan. Kuranji dan Puti Tan mengangguk. “Apa buktinya?” Lagi-lagi lelaki paling muda yang bicara. Puti Tan maju selangkah, kemudian mengeluarkan sesuatu dari balik ikat pinggangnya, sebuah plakat dari kayu gaharu dengan ukiran lambang Perguruan Pedang Emas.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang yang ku
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Kamu tinggal di Surabaya?” “Iya, Tan,” angguk Arya. “Dari kecil sudah tinggal di sana.” Sandra segera melepas tangan Cita, lalu memangkas jarak dengan Arya. “Tante bisa minta tolong, nggak?” tanya Sandra sambil mengusap pelan bahu Arya. “Tolong apa, Tan?”
9.838.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang yang ku
Read
+Library
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Pesta makan besar? Maksudnya memakan banyak manusia?” Hyang Tarangga menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Hyang Amarabhawana. “Jika memang benar begitu, kenapa Hyang Yuda mengirim Nagendra ini kemari dan bukannya ke Kunjara(3)?” tanya Hyang Byomanthara dengan wajah heran. (3)Kunjara dalam bahasa sansekerta berarti Penjara. Hyang Tarangga hendak menjawab namun dengan cepat disela oleh Hyang Marana yang tersenyum senang melihat Nagendra dalam Sangkar Kausala milik Hyang Yuda.
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 133 Beses bilang yang ku
Read
+Library
Kinan

Kinan

"A-ku tidak tahu." "Ya, kau mungkin butuh waktu." Kinan sekarang menyadari satu hal, ia memanglah seorang wanita berumur 27 tahun. "Tapi aku sarankan kau untuk mencari pasangan seperti ini, perjalananmu masih panjang kau seharusnya bisa menikmati hidupmu. Ayolah, kau ini tampan." Yuda menolehkan kembali pandangannya saat melihat Kinan tiba-tiba berdiri. "Kau sudah akan pergi?" tanyanya.
108.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 212 Beses bilang yang ku
Read
+Library
Istri Ganas Sekte Iblis

Istri Ganas Sekte Iblis

Gu Hanli lekas melakukan soja terbaik kepada dua orang di seberangnya. “Tak masalah.” Zhang Yulan mengibaskan tangan seakan itu bukan hal penting. “Boleh aku tahu kau dari mana?” “Aku berasal dari Kota Tianqu (dibaca: Tienchu).” Gu Hanli menyahut. Bola matanya mengerling penuh minat kepada dua orang di depannya.
9.929.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang yang ku
Read
+Library
Perjalanan Waktu Xie Tianlan

Perjalanan Waktu Xie Tianlan

yang Tianlan beli dari kios penjual jajanan di pasar. [“Kue Ku” > adalah Kue khas China. Kue ini terbuat dari tepung ketan dan isian kacang hijau, berbentuk kura-kura yang lucu dengan warna merah khas Tionghoa. Ada makna tersendiri di balik Kue Ku ini. Konon kue ini adalah lambang panjang umur] Zhaoyang terlihat menikmati makanannya dengan lahap. Sementara Tianlan memakan kuenya dengan tenang.
9.947.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang yang ku
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status