BAYI YANG KUBAWA PULANG
Semenjak mengasuh Mora, ponsel adalah hiburan satu-satunya bagi Zahra.
Beberapa menit menonton, Zahra melirik pada Mora yang sudah tertidur. Merasa sedikit lelah, Zahra memutuskan untuk ikut beristirahat. Setelah semua yang terjadi, hal yang bisa ia lakukan hanyalah pasrah seraya berdoa agar Tuhan memberikan jalan terbaik bagi nasib Mora ke depannya.
“Ra, buka pintu!”
Zahra yang baru terpejam beberapa detik, seketika terperanjat saat mendengar seseorang menggedor kamarnya. Dengan malas, ia bangkit dan berjalan ke arah pintu.
Sikat na Kabanata