Kontrak Sang Pengantin
"Aku udah memikirkannya. Mungkin... mungkin memang ini yang terbaik."
Kebohongan itu meluncur begitu saja dari bibirnya, terasa hambar dan asing. Jennie benci rasanya. Ia benci menjadi orang yang tidak jujur. Seumur hidupnya, ia selalu menjunjung tinggi kejujuran, bahkan untuk hal-hal kecil. Dan sekarang, ia terlibat dalam kebohongan sebesar ini. Kebohongan yang melibatkan perasaannya, masa depannya, dan yang terpenting, kepercayaan Gara.
"Baguslah kalau begitu. Aku sangat bahagia mendengarnya," suara Mario penuh antusiasme. "Bagaimana kalau besok malam kita makan malam? Aku ingin merayakan ini."
Hot Chapters