로그인กู้จินเยว่วาดฝันถึงชีวิตที่สวยงาม แต่อยู่ๆ ก็เหมือนตกจากสวรรค์ที่วาดไว้ นางโดนใส่ร้ายว่าเป็นฆาตกรที่เกือบสังหารพี่สาวตัวเอง โดนคนรักหักหลัง สุดท้ายชีวิตอับจนหนทางมีวิธีเดียวคือดำดิ่งลงไปในความมืดมิด อยู่ดีๆ ก็ดันมาโผล่อยู่ในร่างใครก็ไม่รู้ แล้วทำไมชีวิตเธอมันรันทดขนาดนี้เนี่ยกู้จินเยว่ โดนพี่สาวตัวเองแทงข้างหลังแย่งคนรักสุดท้ายก็ต้องโดนถอนหมั้น โดนกล่าวหาว่าเป็นนางมารร้ายรังแกพี่สาวตัวเอง แล้วยังมาโดนพี่สาวกับป้าสะใภ้รวมหัวกันไล่ออกจากบ้านอีก สู้เขาสิวะอีเดือน ไหนๆก็มาเกิดใหม่พร้อมมิติวิเศษแล้วก็ต้องใช้ให้คุ้ม ฉันจะเป็นเกษตรกรผู้ร่ำรวยโดยไม่ต้องง้อผู้ชายหน้าไหน
더 보기"Tidak tuan, jangan. Tolong sadarlah jangan lakukan ini kepadaku..." Jerit Anna berusaha meronta seraya meneteskan air.
Saat lelaki tampan yang tengah mabuk berada di atas tubuhnya seolah menuli dan bahkan tidak menggubris, permintaan sang gadis. Malah dia menuntaskan hasratnya dengan sangat liar dan penuh gairah."Ergghhh.. sial aku tidak bisa berhenti."Pria itu meracau, saat merasakan kenikmatan surga dunia yang luar biasa, belum pernah di rasakan dalam hidupnya.Beberapa kali gadis itu meronta dan menatap iba berharap bisa lepas, namun nihil tenaganya tak sebanding dengan sang pria.Suara erangan dan desahan saling bersahutan menghiasi kamar hotel mewah dan besar itu, dengan peluh bercucuran membasahi seluruh tubuh polos keduanya, bahkan suara derit ranjang terdengar berdecit seolah menjadi saksi bisu aktifitas intim itu, Hingga malam yang panjang pun berganti pagi.Cahaya matahari mulai bersinar, menembus celah jendela. Anna yang sangat sedih dengan hati yang sangat hancur, ia tak henti-hentinya menangis tersedu-sedu. Mengingat sudah kehilangan hal yang sangat berharga pada dirinya. Bahkan Anna tidak pernah menyangka jika atasannya sendiri yang telah tega merengut kesucian yang sudah lama dia jaga.Kedua alis tebal pria tampan yang masih tertidur lelap, perlahan mulai mengerut dan kedua pelupuk matanya pun mulai terbuka.Pandangan kedua manik mata coklat itu yang buram perlahan menjadi jelas, dengan kesadaran pelan-pelan terkumpul seratus persen.Melihat seorang wanita dengan keadaan tubuh polos yang hanya di tutupi sebuah selimut, dalam keadaan menangis seraya menenggelamkan wajah di kedua lututnya di atas ranjang yang sama, membuat pria yang bernama Daren Pratama itu terhenyak kaget."Kau! Apa yang sudah terjadi di antara kita?" Daren terkejut, kedua bola matanya terbelalak, jantungnya seolah berhenti berdetak saat mendapati tubuh dia yang sama-sama polos tanpa sehelai benang pun.Seketika Anna menghentikan tangis, perlahan wanita cantik itu mengangkat wajah, lalu menatap sayu ke arah bosnya dengan netra yang berkaca-kaca."Tuan! Kenapa anda bertanya seperti itu? Seharusnya saya bertanya pada anda, kenapa anda tega melakukan hal ini pada saya?" Anna melontar balik pertanyaan pada Daren dengan penuh emosi dan air mata yang mengalir deras, bahkan tubuhnya sampai gemetar.Merasa di tuduh, Daren menatap Anna dengan nyalang. Ia mendekat ke arah Anna sambil memojokkannya di dinding."Aku tidak mungkin melakukanya! Atau, kau pasti sengaja membawaku ke sini kan? Harusnya kau menyuruh supir pribadiku untuk menjemputku!"Mendengar perkataan bosnya, yang sangat menusuk hati dan telinga. Membuat Anna tak habis pikir."Cukup tuan, saya tahu. Saya hanya seorang karyawan kecil tapi bukan berarti anda bisa menuduhku serendah itu," Anna berusaha membela diri, lalu beranjak dari atas ranjang seraya menggelengkan kepala, ia berjalan ke arah kamar mandi dengan tubuh polosnya yang hanya ditutupi sebuah selimut putih, lalu memunguti pakaiannya yang berserakan di bawah lantai.Selain merasa jijik pada tubuhnya yang sudah kotor, Anna juga sudah tak bisa menahan air mata yang tak terbendung lagi.Anna yang masih di terduduk di bawah guyuran air shower, ia tak henti-hentinya menangis meratapi nestapa yang telah menimpa dirinya. Berharap semua ini adalah mimpi buruk, namun semakin Anna mencubit tangannya yang terasa sakit membuat dirinya putus asa karena apa yang telah terjadi saat ini memang nyata adanya."Tidak! Aku sudah kotor," sesal Anna dalam tangis, yang masih merasa bingung dengan apa yang harus ia lakukan, apa lagi saat mengingat nasehat sang ibu yang meminta agar dia bisa menjaga harga dirinya sebagai seorang wanita. Tapi apa yang telah terjadi saat ini malah sebaliknya dan membuat dunia Anna seolah hancur dalam sekejap dengan hati yang luluh lantak.Beberapa menit kemudian, Anna memberanikan diri untuk keluar setelah ia membersihkan diri. Dan memakai pakaian yang lengkap kembali, dengan kedua mata sembab lalu memberanikan diri berjalan dengan langkah yang pelan.Daren yang sudah menunggu Anna, dengan cepat dia beranjak dari tempat duduk dan segera menghampiri."Aku tidak ingin ada orang lain yang tahu tentang apa yang telah terjadi antara kita berdua, ambilah cek itu tulis saja berapa nominal yang kamu inginkan, dan anggap saja itu sebagai kompensasi, satu lagi aku tidak ingin jika sampai kamu menggandung darah dagingku, minumlah obat pencegah hamil itu," titah Daren dengan nada tinggi dan sikap dingin sembari melempar pelan sebuah botol kecil, yang sudah dibawakan oleh orang suruhannya.Anna tercengang, jantungnya seolah berhenti berdetak, saat mendengar semua perkataan yang terlontar di bibir Daren, yang masih dalam keadaan bertelanjang dada dan hanya memakai sebuah handuk di bawah pinggang."Heh! tuan tidak usah repot mengingatkan aku, karena aku bukanlah seorang wanita bayaran. Aku tidak membutuhkan cek yang anda berikan ini," Anna tersenyum getir, lalu ia merobek cek itu dengan penuh emosi, namun sebelum pergi Anna juga sengaja menelan pil pencegah hamil tepat di depan mata Daren tanpa ragu."Sekarang anda sudah puas kan? Dan tidak perlu khawatir lagi tuan," sindir Anna, ia segera berlari dari kamar hotel itu seraya menyeka air mata yang kembali mengalir deras.Brak!"Sial! Benar-benar wanita keras kepala!" Daren menggebrak meja yang ada di sampingnya.Sementara itu, Anna terus berjalan menyusuri jalan di tengah derasnya air hujan, tubuhnya seolah melayang dan berjalan tanpa arah, sampai ia tak sadar jika ada sebuah mobil truk yang melaju kencang dari arah belakangnya.Sampai beberapa kali supir truk itu menekan klakson, untuk mengingatkan gadis belia itu. Namun tetap saja Anna tidak fokus dan malah terus berjalan dengan tatapan mata kosong, meratapi apa yang baru saja terjadi padanya, terlebih lagi saat mengingat semua perkataan bosnya yang seolah memandang rendah dirinya seperti wanita nakal pada umumnya.Ckiit"Hey! Nona, apa kau sudah bosan hidup ya? Kalau mau mati jangan membuat orang lain repot," tegur seorang supir dengan nada tinggi dan emosi yang meluap-luap, nyaris saja dia menabrak Anna. Beruntung pria paruh baya itu berhasil menginjak rem dengan cepat.Anna yang baru terbuyar dari lamuannya, hanya menggelengkan kepala, saat supir truk itu membentak sampai ia kembali terjatuh di ke pinggir jalan lagi."Kenapa? Kenapa semuanya menjadi seperti ini?" Teriak Anna dalam tangisnya, seketika tubuhnya merosot dan terduduk di bawah tanah dan guyuran air hujan, seolah dunia pun ikut menangisi apa yang telah dia alami saat ini.Berkali-kali Anna mencoba untuk berdiri, namun tubuh dan kedua kakinya sangat lemas, hingga membuatnya terjatuh kembali."Aaakh! aku benci-benci semua ini kenapa harus terjadi padaku tuhan?" Umpat Anna yang seolah mempertanyakan hal yang tidak pernah ia bayangkan, dengan wajah cantik menenggadah menatap langit yang di selimuti awan hitam yang di iringi air hujan yang sangat deras serta petir menggelegar, seakan mewakili jeritan hatinya.บทที่ 100 บทส่งท้ายกาลเวลาล่วงเลยมากว่าสามปี เจียวจิ้นและจูถิงฟางแต่งงานกันเมื่อสองปีก่อนพวกเขามีบุตรชายด้วยกันหนึ่งคนอยู่ในวัยกำลังน่ารักน่าชังจินเยว่และเยี่ยนเฉินแต่งงานกันหลังจากเจียวจิ้นไม่กี่เดือน แม่ทัพหนุ่มทุ่มเงินปลูกบ้านอีกหลังข้างๆกันกับบ้านของพ่อแม่นาง จินเยว่ให้เหตุผลกับเขาว่านางไม่อยากอยู่ห่างจากบิดามารดา ถ้าไม่ได้อยู่ใกล้กันจินเยว่ก็จะไม่แต่ง จะครองโสดตลอดชีวิต ทำเอาเยี่ยนเฉินต้องกุมขมับสุดท้ายก็ตัดสินใจปลูกบ้านหลังนี้ขึ้นมา“ท่านแม่!” เสียงคุ้นเคยของเจียวเจี้ยตะโกนเรียกมารดาของเขาด้วยความร้อนรนจินเยว่รีบวิ่งไปตามเสียงของบุตรชาย น้ำเสียงของเขาร้อนรนขนาดนี้นางก็กลัวว่าเจ้าตัวน้อยจะเกิดอุบัติเหตุ“เป็นอะไรลูก!” จินเยว่จับเจียวเจี้ยพลิกตัวไปมาเพื่อหาร่องรอยของบาดแผล“ท่านแม่ ข้าไม่ได้เป็นอะไรขอรับ” เจียวเจี้ยจับแขนจินเยว่ไว้เพื่อทำให้นางใจเย็นลง“แล้วเจ้าจะตะโกนเรียกแม่ทำไม แม่ตกใจหมดเลย” นางถอนหายใจออกมาอย่างโล่งอกที่เขาปลอดภัยดี“ท่านแม่ดูนั่นสิ”เขาชี้ไปข้างหลังของจินเยว่บนเตียงเล็กมีทารกเพศชายวัยหนึ่งขวบกำลังนอนลืมตาโตจ้องมองมาทางนางและเจียวเจี้ย“เจ้าจะให้แม่ดูอะไรห
บทที่ 99 ท่านผู้นั้นมือบางยื่นไปข้างหน้าเพื่อจะสัมผัสกลุ่มหมอกควันนั้น มือของนางนั้นสั่นเทาน้อยๆ เมื่อนางได้สัมผัสถึงมันก็เกิดเสียงบางอย่างขึ้นพรึ่บ!กลุ่มหมอกควันกลายเป็นร่างของบุรุษรูปงาม ผมยาวสลวยที่ถูกปล่อยจนถึงกลางหลัง ที่บอกว่ารูปงามคือใบหน้าของเขางามหยดย้อยอย่างกับสตรีจนจินเยว่อ้าปากค้างด้วยความตะลึง“ท่านแม่ ท่านแม่ขอรับ” เจียวเจี้ยที่เห็นมารดาของเขาเงียบไปก็สะกิดเรียกนาง นิ้วของจินเยว่ยังค้างอยู่ที่เอวของคนตรงหน้า“ห้ะ! อ๊ะ ขออภัยเจ้าค่ะ” จินเยว่รีบดึงมือกลับด้วยความตกใจ“ไม่ต้องกลัวไปหรอก ข้าไม่ได้จะทำอะไรเจ้า”“เจียวเจี้ยบอกว่าท่านเรียกข้ามามีอะไรหรือเจ้าคะ”“ก่อนอื่นข้าก็คงต้องแนะนำตัวก่อนสินะ ข้าคือเทพผู้ควบคุมข้าเป็นคนส่งเจ้ามาที่โลกนี้และมอบมิติวิเศษให้กับเจ้า”“ขอบคุณท่านมากนะเจ้าคะ”“ช้าก่อน ตอนนี้เจ้าสามารถผ่านด่านเคราะห์ทั้งปวงได้หมดแล้ว เหลือเพียงด่านเคราะห์ครั้งสุดท้ายที่เจ้าตะต้องผ่านไปให้ได้ ครั้งนี้เจ้าไม่ต้องเจ็บตัวเหมือนครั้งก่อนๆแต่อาจจะลำบากใจสักหน่อย”“ท่านหมายความว่าอย่างไรเจ้าคะ” จินเยว่ขมวดคิ้วมุ่น พูดมาตรงๆเลยไม่ได้หรือไงกันทำไมต้องลีลาด้วย“ข้าก็แค่
บทที่ 98 คำสั้นๆ“แล้วคุณชายจะปล่อยเขาไปหรือขอรับ” จุนเฟิงถามเยี่ยนเฉิน“นี่เป็นโอกาสครั้งสุดท้ายที่ข้าจะมอบให้น้องชายคนนี้” เยี่ยนเฉินตัดสินใจที่จะปล่อยซื่อเหลียนไปครั้งนี้ส่วนหนึ่งก็เพราะสงสารที่เขาโดนมารดาของตัวเองหลอกลวงมาทั้งชีวิต“แล้วแม่นางจินเยว่…”“ข้าจะไปขอโทษนางด้วยตัวเอง” จินเยว่คงจะไม่พอใจที่เขาปล่อยให้คนที่ทำเรื่องเลวร้ายกับนางลอยนวล“ข้าเชื่อว่านางจะเข้าใจคุณชายขอรับ”“ข้าไม่กล้าคาดหวังให้นางเข้าใจหรอก ขอแค่ได้พูดขอโทษนางก็พอ”เยี่ยนเฉินให้ซื่อเหลียนกลับเมืองหลวงและไปอยู่บ้านของบิดาของพวกเขา น้องชายของเขายอมทำตามแต่โดยดี แววตาคู่นั้นเจือปนความรู้สึกผิดอยู่ไม่น้อยณ บ้านหนิงเทียนเยี่ยนเฉินที่จัดการเรื่องของน้องชายเสร็จก็เดินทางมาหาจินเยว่ต่อเมื่อได้พบหน้ากันจินเยว่ก็มองหาซื่อเหลียนแต่ไม่พบ“น้องชายของท่านเล่าเจ้าคะ” นางเลิกคิ้วสูง“ข้าปล่อยตัวเขาไปแล้ว”“ทำไมล่ะ” จินเยว่ถามด้วยน้ำเสียงปกติ นางไม่ได้โกรธเคืองที่เขาปล่อยตัวคนร้ายไปเพราะเรื่องร้ายๆยังไม่ได้เกิดขึ้น คนที่มาจับตัวนางก็ดูจะระวังไม่ให้จินเยว่เจ็บตัว เขาไม่ได้ใช้กำลังกับนางเหมือนกับตอนเฟยหรง“ข้ากับเขาได้ปรับค
บทที่ 97 พี่น้องพบหน้า“เจ้าจะเอาอย่างไรต่อจินเยว่” เจียวจิ้นหันไปถามความเห็นของน้องสาว เรื่องนี้ดูเหมือนจะใหญ่โตกว่าที่เขาคิด เรื่องของนางก็ควรให้นางตัดสินใจเอง“รอเยี่ยนเฉินกลับมาก่อนเถิดเจ้าค่ะ คงมีเรื่องให้คุยกันมากทีเดียว” จินเยว่อยากจัดการให้มันจบๆไปเสียที“ข้าเห็นด้วย งั้นก็นำตัวเขาไปให้ทางการก่อนแล้วรอเยี่ยนเฉินมาค่อยถามเขาว่าจะเอาอย่างไรกับน้องชายของเขา”จือหานให้คนงานของเขามาคุมตัวคนร้ายไปส่งทางการก่อนจะแยกย้ายกันกลับบ้านไป“เยี่ยนเฉินมีน้องชายด้วยหรือ” ระหว่างทางกลับบ้านเจียวจิ้นก็พูดคุยกับจินเยว่ไปเรื่อยเปื่อย“ใช่เจ้าค่ะ เขามีน้องชายอยู่หนึ่งคนชื่อซื่อเหลียน ข้าได้เจอเขาอยู่สองสามครั้งเท่านั้นดูเหมือนพวกเขาจะไม่ค่อยถูกกัน”“แปลกนะเป็นพี่น้องกันแต่เกลียดกัน” สำหรับชาวบ้านธรรมดาแบบเขาเป็นพี่น้องกันก็ต้องรักกันดูแลกัน เจียวจิ้นไม่เคยเจอสังคมที่คนเป็นพี่น้องต้องถูกนำมาเปรียบเทียบและแข่งขันกันเองก็ไม่แปลกที่เขาจะไม่เข้าใจ“ไม่แปลกหรอกเจ้าค่ะ แต่ละครอบครัวก็มีการเลี้ยงดูที่ต่างกันเราไม่สามารถนำสิ่งที่เราเจอไปตัดสินครอบครัวของคืนอื่นได้”จินเยว่ที่ได้รับรู้เรื่องราวของครอบครัว
บทที่ 93 ฉลองเปิดร้านใหม่เวลาผ่านมาประมาณเกือบสามเดือนทั้งบ้านของเยี่ยนเฉินและร้านผ้าต้าลี่ก็ดำเนินการสร้างจนเสร็จ เยี่ยนเฉินและมารดาของเขาย้ายเข้ามาอยู่ที่บ้านหลังนี้ได้ประมาณหนึ่งสัปดาห์แล้วเนี่ยนเจินพึ่งเคยได้สัมผัสวิถีชีวิตที่เรียบง่ายแบบนี้ครั้งแรก ในตอนแรกก็อาจจะต้องใช้เวลาปรับตัวสักหน่อย ช
บทที่ 89 พบกันอีกครั้ง “ใกล้จะถึงเทศกาลโคมไฟแล้วเจียวเจี้ยของแม่อยากไปดูหรือไม่” “เทศกาลโคมไฟหรือขอรับ” เจียวเจี้ยเอียงคอถาม “ใช่ลูก เทศกาลซ่างหยวนเป็นเทศกาลที่จัดขึ้นตามประเพณี พวกเขาจะนำโคมไฟมาประดับตามสถานที่ต่างๆ” “ถ้าเราเอาโคมไฟมาตกแต่งเยอะๆคงสวย
บทที่ 87 กลับบ้านเราเจียวจิ้น จูถิงฟางกับนางจู และกู้ซีห่าวยืนเรียงกันอยู่หน้าบ้านของหนิงเทียน พวกเขาออกมายืนรอต้อนรับกันตั้งแต่เช้า แต่นี่ก็สายมากแล้วทำไมยังมาไม่ถึงกันอีก“มาแล้วขอรับ!” เสียงของเจียวจิ้นตะโกนขึ้นมาด้วยความดีใจเมื่อสายตาของเขาหันไปเห็นขบวนรถม้าที่กำลังวิ่งเข้ามาใกล้“ท่านลุงงงงง”
บทที่ 86 ลาก่อนเรื่องราวมากมายวนเวียนเข้ามาตลอดเวลาที่กู้จินเยว่อาศัยอยู่ที่เมืองหลวง มีทั้งเรื่องดีและเรื่องร้ายปะปนกันไป เรื่องร้ายๆที่ผ่านมาก็คงต้องปล่อยให้มันเลือนลางไปตามกาลเวลา“เจ้าจะกลับเมืองเฉิงกงจริงๆหรือ” เนี่ยนเจินจับมือจินเยว่ไว้และบีบมันเบาๆ“เจ้าค่ะ ถึงเวลาที่ข้าจะต้องไปแล้ว”“อยู่ต






리뷰