Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Mandiri×
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
Bangkit×
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Mandiri Bangkit Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Mandiri Bangkit short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Bebas dari Belenggu Suami Parasit - undefined novels & stories
little stones
Sahabat wanita suamiku memutuskan untuk tinggal bersama kami saat dia tahu kami akan pindah ke rumah baru. Aku keberatan, namun suamiku langsung menyetujuinya. Tidak hanya itu, dia bahkan memberikan kamar anak peremuan kami kepada wanita itu dan anaknya, lalu menyuruh putriku pindah ke gudang. Aku tidak terima, namun dia bilang, “Jangan salah paham! Dewi hanya sahabat baikku, anaknya sudah kuanggap seperti anak kandungku, wajar ‘kan kalau aku pengen mereka tinggal di kamar yang lebih layak?” Aku tetap tidak setuju, sehingga suamiku dan keluarganya menyalahkanku dan bilang aku egois. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkan rumah itu bersama anak perempuanku. Saat itulah mereka panik dan sadar kalau mereka butuh aku.
Meninggalkan Bos Mafia Bersama Anakku - undefined novels & stories
Eleven
Di tahun ketujuh pertunangan dengan Benedict Liander, dia mewarisi seluruh harta dari kakaknya yang telah meninggal. Termasuk istri kakaknya, Diana Lowi. Setiap kali setelah tidur bersama Diana, Benedict selalu memeluk dan menghiburku, “Jenny, sabar ya. Setelah Diana hamil, kita baru mengadakan pesta pernikahan.” Itulah satu-satunya syarat keluarga mafia di Wilayah Noesa, agar Benedict bisa menjadi bos besar mafia yang baru. Setelah kembali ke dalam negeri setengah tahun lalu, Benedict sudah pergi ke kamar Diana sebanyak 59 kali. Dari awalnya sebulan sekali, kini hampir setiap hari dia pergi. Akhirnya, pada kunjungan ke-60, aku melihat tunanganku keluar dari kamar Diana dan kabar baik pun datang. Akhirnya Diana hamil. Namun bersamaan dengan itu, Keluarga Liander mengumumkan bahwa Benedict dan Diana akan menikah. “Ibu, ada yang mau menikah di rumah?” Aku memandang ruangan yang dihias dengan meriah oleh penyelenggara pernikahan, lalu dengan dingin menggendong anakku yang polos, menjawab, “Iya, ayahmu akan menikah dengan orang yang dia cintai. Jadi, kita harus pergi dari sini.” Yang Benedict tidak tahu, Keluarga Marilin sudah menjadi keluarga mafia yang bisa menandingi Keluarga Liander. Dan aku, Jenny Marilin, putri bungsu yang paling dimanja Keluarga Marilin, tidak akan pernah terkekang oleh pernikahan.
Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya - undefined novels & stories
Zora
Setelah mendengar kabar dari pasukan bahwa kakak kembar suamiku gugur dalam sebuah misi, kakak ipar yang baru ditinggal suaminya itu sangat terpukul hingga pingsan. Saat sadar kembali, dia kehilangan ingatannya. Tangannya menggenggam erat tangan suamiku dan tidak mau melepaskannya. Hanya karena dokter mengatakan, “Pasien tidak boleh menerima guncangan.” Suamiku dan ibu mertua pun membujukku agar ikut dia bersandiwara. Setiap kali aku menyinggung soal itu, mereka berdua selalu menjawab, “Tunggu aja sampai kakak iparmu pulih kembali ingatannya!” Maka dari itu, aku hanya bisa memandangi suamiku sendiri tinggal dan makan bersama kakak iparnya dengan mataku sendiri. Bahkan putri kami pun hanya bisa melihat anak kakak iparku memanggil suamiku sebagai papa di hadapannya. Sampai suatu ketika, putriku demam tinggi dan tak kunjung sadar. Aku memohon padanya untuk mengantarkan kami ke rumah sakit. Dan yang tidak kusangka, kakak ipar justru marah besar karena hal ini. Dia menangis sambil mengancam bunuh diri. Pada saat tarik menarik pertikaian mereka, sebilah gunting itu malah menancap ke jantungku. Saat kembali membuka mata, aku mendapati diriku telah kembali ke hari ketika suamiku memutuskan untuk menjadi suami pengganti bagi kakak iparnya.
Seratus Kali Janji Palsu - undefined novels & stories
Makjos
Hari pendaftaran pernikahan, aku menunggu di Kantor Catatan Sipil sejak pagi hingga langit gelap. Sementara itu, pacarku Soni malah menemani cinta pertamanya naik gunung. Aku meneleponnya belasan kali, tapi semuanya ditolak. Sampai telepon ke-20 baru dia mengangkat. "Sehari nggak ketemu aku saja kamu harus menelepon puluhan kali, mau nyawa aku diambil, ya? Kamu sebenarnya segitu kekurangan lelaki, ya?" "Yeni lagi nggak enak badan, jantungnya kambuh. Aku harus jagain dia di rumah sakit. Urusan nikah, lain kali saja." Sepuluh tahun bersama, ini sudah ke-100 kalinya Soni meninggalkanku sendirian di depan Kantor Catatan Sipil demi perempuan itu. Untuk ke-101 kalinya, dia hanya meninggalkan pesan. [Sayang, jam sepuluh ketemu di Kantor Catatan Sipil.] Aku menahan tawa dingin, mengabaikan pesannya, lalu melangkah naik ke pesawat menuju luar negeri. Soni, kali ini aku tidak akan memilihmu lagi. Pria yang biasanya selalu terlihat tenang itu, begitu tahu aku pergi, benar-benar kehilangan kendali menggila.
Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana - undefined novels & stories
Peachy
Aku hanyalah seorang mahasiswi yang tidak sanggup membayar biaya kuliah. Selama lima tahun, aku juga menjadi kekasih rahasia seorang mafia, Denis Sanggu. Secara umum, aku adalah restorator seni pribadinya. Secara pribadi, dia menghabiskan malamnya meniduriku, memelukku erat dan menciumku hingga aku kehabisan napas. Lalu keluarganya mengatur pertunangan untuknya. Denis bertunangan dengan Bella Rosana, seorang putri dari keluarga mafia saingan. Di pesta pertunangan mereka, Bella menusuk punggung tanganku dengan pecahan kaca. Tapi Denis malah memaksaku meminta maaf kepada Bella karena telah membuat keributan. Aku hanya bisa menundukkan kepala pada Bella sembari menahan air mata. Saat Bella kalah taruhan dan harus bermain Rolet Rusia, satu peluru, enam ruang peluru, Denis memaksaku menggantikan Bella. Tanganku gemetar saat aku mengangkat pistol ke kepalaku. "Kamu pernah menyelamatkan hidupku..." kataku pada Denis. "Sekarang kamu bisa mengambilnya kembali." Saat aku lenyap dari dunianya, Denis yang selalu mengendalikan segalanya... benar-benar kehilangan akal sehatnya.
Jalan Tanpa Kembali - undefined novels & stories
Soda
Suamiku adalah seorang pria dengan emosi yang sangat kuat. Untuk membuat adik angkatnya bahagia, dia mengalokasikan miliaran setiap tahun agar dia bisa hidup mewah. Dia sangat peduli dengan kesejahteraan adiknya. Setiap malam, pria itu duduk di sampingnya, memastikan dia bisa tenang dan nyaman. Namun, ketika aku tertembak dan mengalami pendarahan hebat serta membutuhkan pertolongan segera, dia tetap acuh tak acuh. Dia malah mengarahkan seluruh tim medis untuk menangani adik angkatnya yang sedang cemas. Dengan sisa tenagaku, aku menelpon suamiku. Telepon tersambung. Suaranya sedikit kesal saat menjawab, "Ada apa lagi? Kamu baik-baik saja, sehat. Kenapa butuh dokter?" "Dengar, Safea butuh aku. Tenaga medis keluarga kita terbatas. Hanya masalah kecil, tahan sajalah." Hatiku kecewa, seolah mati rasa. Dia memang pria dengan emosi yang kuat. Hanya saja, orang yang benar-benar dia pedulikan bukanlah aku.
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku - undefined novels & stories
Shirley
Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
Istri Geniusku Ternyata Putri Mafia - undefined novels & stories
Fiery
Di rapat keluarga, suamiku si bos mafia itu melirik sekretarisnya. Aku langsung pergi dan membatalkan perayaan ulang tahun pernikahan kami karena tidak lagi menginginkannya. Aku menandatangani surat cerai yang sudah kusiapkan sebelumnya. Begitu Ryuga Jorgi melihat surat itu, dia meneleponku dengan nada marah yang tertahan. "Mau ribut apa lagi sih? Cuma gara-gara aku ngelirik Lisa bentar aja?" "Iya, emang gara-gara kamu ngelirik dia."
Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus - undefined novels & stories
Echo
Lima tahun setelah pernikahanku dengan Yovan Murdaya, seorang Bos Besar mafia, dia meninggalkanku dalam keadaan sekarat saat baku tembak untuk menyelamatkan selingkuhannya, Diana. Aku terbangun tiga hari kemudian di kamar VIP rumah sakit. Tanpa ada permintaan maaf. Yovan bersikap dingin. “Kau itu istriku, tentu saja sudah tahu resikonya. Jadi, jangan lebay.” Lalu, dia menambahkan, “Tapi, Diana berbeda. Dia itu rapuh dan membutuhkanku.” Setelah itu, selama tiga bulan aku diabaikan. Seperti biasa, dia berharap akulah yang akan menyerah dan kembali memohon maaf. Tiga bulan kemudian, aku menyerahkan kesepakatan dengan orang Irlanda kepada Diana begitu saja. Itu kesepakatan besar yang telah kubangun sendiri selama setengah tahun. Yovan mengira itu artinya aku sedang membujuknya. Dia tersenyum, sesuatu yang langka dan tulus akhir-akhir ini. “Sudah kuduga kau akan berubah pikiran. Sebagai hadiah, kita akan pergi ke Vergasi. Aku tahu kau selalu ingin pergi ke sana.” Keesokan harinya, Diana mengeluh bosan, dan Yovan kembali mengingkari janjinya. Dia malah membawa wanita itu ke Vergasi, dan mengatakan padaku bahwa itu karena ada urusan keluarga yang mendesak. Kali ini, aku tidak menangis, juga tidak membuat keributan. Yovan senang aku menjadi begitu pengertian. Tapi dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah memutuskan semua hubungan dengan Keluarga Murdaya. Dan, bahwa dia sudah menandatangani surat perjanjian cerai kami. Akhirnya, aku bebas.
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang - undefined novels & stories
Ren
Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
Empat Hadiah Perpisahan, Merayakan Kehancuran - undefined novels & stories
Peachy
Aku adalah penasihat terbaik Keluarga Hara, otak di balik semuanya. Hari ini, aku memutuskan untuk pergi, menyerahkan pembukuan dari semua bisnis legal yang selama ini aku kelola dan memutuskan ikatan terakhirku dengan mereka. Anak didikku tidak mengerti. "Kamu masa depan keluarga ini, Aurel. Kamu nggak bisa pergi begitu saja." Aku menggeleng dengan senyum getir. Mereka tidak tahu kalau aku sudah diam-diam menikah dengan sang bos mafia, Viktor Hara, selama tiga tahun. Aku kira penampilanku, kecerdasanku, dan semua yang sudah aku berikan kepadanya cukup untuk mendapatkan seluruh cintanya. Tiga bulan lalu, sebuah serangan di pelabuhan menunjukkan kenyataan yang sebenarnya. Aku tertembak. Keadaan sedang genting dan aku butuh dokter bedah keluarga, yang hanya bisa dipanggil dengan perintah langsung dari Viktor. Aku meneleponnya lebih dari belasan kali. Saat akhirnya dia mengangkat, yang kudengar justru suara lembut yang terengah-engah di seberang sana. "Viktor, kita belum memotong kue ulang tahunku. Kamu mau pegang tanganku dan memotongnya bersama?" Suara itu .... Itu sahabat terbaikku. Wanita yang dulu pernah disukai Viktor. Karina. Di rumah persembunyian, tubuhku melemah karena kehilangan banyak darah. Aku mencabut peluru itu sendiri, lalu menyuruh anak buahku membawaku ke klinik keluarga secepat mungkin. Tepat sebelum aku didorong masuk ke ruang operasi, Viktor menerobos masuk, sambil menggendong Karina. Pergelangan kakinya terkilir dan dia butuh dokter secepat mungkin. Dokter bedahku dibawa pergi. Antibiotik datang terlambat dan lukaku pun terinfeksi. Aku berjuang antara hidup dan mati selama seminggu. Saat akhirnya aku sadar, aku menatap ponselku. Tidak ada satu pun pesan. Air mataku pun akhirnya menetes. Aku mengerti sekarang. Aku hanyalah wanita yang terpaksa dia nikahi setelah dia dibius dan tidur denganku. Sebuah skandal yang harus ditutup. Yang dia pedulikan hanyalah nilai diriku dan reputasinya. Sedangkan aku? Putri rahasia Keluarga Suwandi, yang sudah mengorbankan segalanya untuk membangun kekuasaan suaminya. Semua itu menjadi sia-sia. Jadi, aku menyiapkan empat hadiah perpisahan. Sebuah perayaan atas kehancuran kami bersama. Setelah itu, dia tidak akan pernah melihatku lagi.
Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan - undefined novels & stories
Echo
Selama tiga tahun, aku menggunakan koneksi keluargaku untuk menghasilkan ratusan miliar pendapatan bagi perusahaan. Namun di rapat kuartalan, seorang magang baru berdiri di depan semua orang, menampilkan laporan kehadiran dan pengeluaranku, lalu menuduhku "absen tanpa alasan" dan "menghamburkan dana perusahaan". "Klub-klub mewah ini, restoran-restoran ini ...," katanya dengan suara penuh pembenaran diri. "Setiap kali dia menghabiskan ratusan juta! Ini semua pengeluaran yang sama sekali nggak perlu." "Aku sangat menyarankan Pak Presdir untuk segera memecatnya dan menyelamatkan arus kas perusahaan." Aku melirik Kevin, sang presdir. Teman sekelasku dulu. Dia tahu persis berapa banyak pendapatan yang dihasilkan dari setiap pertemuan itu. Dia juga tahu bahwa saat aku tidak berada di kantor, berarti aku sedang berada di bar, untuk bernegosiasi dengan investor, kadang minum sampai perutku terasa mual. Namun, dia hanya menatapku dengan dingin. "Karina, apa penjelasanmu tentang absensi dan pengeluaran yang disampaikan Lia?" Aku tersenyum. "Aku nggak punya apa pun untuk dijelaskan." Mereka semua akan segera tahu konsekuensi dari aksi kecil ini.
Dia Pergi Sehari Sebelum Aku Jadi Istrinya - undefined novels & stories
Shirley
Tunanganku nggak datang ke makan malam gladi resik pernikahan kita di kediaman Keluarga Kusuma. Menjelang tengah malam, sebuah pesan dari Martin Kusuma masuk. Kirana hamil. Itu bukan anakku. Tapi aku harus nikahin dia. Anak itu butuh marga Kusuma agar bisa diakui secara sah. Pernikahan kita bakal ditunda sampai tiga tahun ke depan. Kita harus jaga jarak sampai saat itu. Kamu yang harus hadapi para tetua keluarga. Apa pun yang kamu lakukan, lindungi Kirana dari mereka. Kasih tahu ke semua orang kalau kamu yang batalkan pernikahan ini. Aku menatap layar dan mengetik balik hanya satu kata. [Oke]. Aku sudah muak dengannya. Sejak awal, aku memang nggak pernah ingin nikah dengan dia.
Terlahir Kembali, Memitih Tak Mencintainya - undefined novels & stories
Yiyi
Setelah cinta pertama Alain meninggal, dia membenciku selama lima tahun penuh. Aku berusaha menyenangkannya di segala hal, tetapi dia berkata, "Kalau kamu benar-benar ingin membuatku sedikit lebih bahagia, pergilah mati dan temani Janet." Hatiku terasa perih. Awalnya kupikir dia akan terus membenciku seperti itu selamanya. Namun tak kusangka, saat kami diserang dalam sebuah percobaan pembunuhan, Alain tanpa ragu melindungiku dan menahan peluru untukku. Sebelum meninggal, dia terbaring di pelukanku dan menggunakan sisa tenaganya untuk berkata, "Annisa, kalau ada kehidupan berikutnya, aku berharap nggak akan pernah ketemu kamu lagi." Di pemakamannya, ayah Alain dipenuhi penyesalan. "Alain, Ayah salah. Dulu Ayah nggak seharusnya maksa kamu menikahi Annisa. Kalau waktu itu Ayah mendengarkanmu dan membiarkanmu menikahi Janet, apakah semuanya nggak akan berakhir begini?" Ibu Alain menatapku sambil berlinang air mata. "Semua ini salahmu! Setiap kali Alain berada dalam bahaya, itu selalu karena kamu. Selain membawa bencana untuknya, apa lagi yang bisa kamu berikan?" Aku menunduk dan tetap diam. Bukan hanya mereka yang menyesal Alain menikah denganku, bahkan aku sendiri juga menyesal telah menikah dengannya. Pada malam bulan purnama, aku melompat dari gereja dan kembali ke lima tahun yang lalu. Kali ini, aku tidak akan lagi mencintai Alain.
Mantanku yang Kaya Raya Menyesal Telah Meninggalkanku - undefined novels & stories
Peachy
Di Sicily, ada sebuah aturan. Jika aku belum menikah saat berusia 30 tahun, aku harus pulang untuk menjalani perjodohan. Saat aku memberi tahu pacarku, Jack, dia malah mencibir, "Memangnya kampung halamanmu itu hidup di abad berapa sih? Abad Pertengahan? Perjodohan? Alisia, aku sudah bilang aku akan menikahimu. Berhentilah mencoba memaksaku dengan drama menyedihkan seperti ini." Setelah itu, Jack mengeluarkan cincin ruby darah merpati dengan santai dan melemparkannya pada asisten pribadinya, Bianca. Bianca menangkap cincin itu sambil tersipu. "Malam ini aku sebenarnya berencana melamarmu. Tapi, karena kamu terlihat begitu putus asa, aku rasa kita berdua perlu menenangkan diri," kata Jack. Aku sudah menunggu cincin itu selama bertahun-tahun, tetapi Jack malah melemparkan cincin itu pada wanita lain. Hatiku langsung membeku. Jack keluar dari kantorku sambil menyeringai seperti seorang penakluk. Bianca menyodorkan cincin itu padaku. Namun, aku bahkan tidak melirik cincin itu. "Simpan saja. Ukurannya pas untukmu, 'kan?" Wajah Bianca langsung pucat. Aku mendorong Bianca keluar dari ruangan. Namun, tepat sebelum membanting pintu, aku berkata, "Katakan pada bosmu, hubungan kami sudah berakhir." Jack tidak tahu para tetua yang memaksaku menikah itu dipimpin oleh ketua paling kejam di Sicily. Dan kencan buta yang mereka atur adalah perjodohan dengan bos dari Lima Keluarga Besar Anarik Utara.
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit - undefined novels & stories
Bagel
Saat cinta pertama suamiku sedang sekarat melahirkan, ayah mertuaku, bos mafia Keluarga Lantara, menempatkan sepuluh pria bersenjata di depan pintu kamarku. Mereka berjaga dengan siaga penuh, takut aku akan menerobos masuk ke ruang bersalin dan mengacaukan kelahiran pewaris pertama Keluarga Lantara. Namun, aku bahkan tidak menyentuh pintu itu. Bahkan ketika tangisan bayi yang baru lahir menggema di sepanjang lorong, Ibu Logan, nyonya keluarga itu, mengembuskan napas panjang penuh kelegaan sambil menggenggam erat tangan wanita yang terbaring di ranjang rumah sakit. "Calista, kami ada di sini. Si Stella mandul itu nggak akan bisa ganggu kamu ataupun cucuku." Logan membungkuk, lalu menyeka keringat dingin di dahi Calista. Tatapannya dipenuhi kelembutan. "Jangan khawatir. Ayah sudah perintahkan anak buahnya untuk kunci seluruh rumah sakit pribadi ini. Kalau dia berani bikin keributan, aku sendiri yang akan mencoret namanya dari catatan keluarga." Barulah setelah memastikan aku tidak akan datang membuat masalah, dia benar-benar merasa tenang. Logan tidak mengerti. Di matanya, dia hanya sedang membalas budi, memberi seorang wanita yang akan segera meninggal seorang anak untuk meneruskan namanya, membantu cinta pertamanya mewujudkan harapan terakhirnya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya dengan lapang dada? Mengapa aku tidak bisa melihat gambaran yang lebih besar? Senyum puas terukir di bibir Logan saat dia memandangi bayi yang terbungkus selimut itu. Dia bahkan berpikir bahwa jika aku mau merendahkan harga diriku, mengakui kesalahanku, dan menunjukkan sedikit kebaikan kepada Calista, dia akan memaafkan sikap dinginku selama ini sepenuhnya. Dia akan menebus semuanya kepadaku, bahkan memberiku gelar sebagai ibu dari anak itu, membiarkanku tetap mempertahankan posisiku sebagai istrinya. Namun, yang tidak dia ketahui adalah bahwa aku sudah menandatangani surat cerai yang disiapkan pengacaraku. Dalam seminggu, aku akan memutus semua hubungan dengan Keluarga Lantara, membawa kedua bayi kembar yang tumbuh di dalam kandunganku dan pergi. Kami tidak akan pernah bertemu lagi, bukan di kehidupan ini maupun kehidupan berikutnya.
Tetangga, Kamu Baru Saja Pilih Musuh yang Salah - undefined novels & stories
Liora Z
Seseorang tandai akunku di aplikasi komunitas Arisan Tetangga. "Hei, kamu masih lajang, kan? Buat apa punya taman di atap seluas itu? Suamiku akan adakan pesta. Mulai besok kita akan pakai tempat itu." "Tenang saja, kita akan kasih kamu 3,2 juta sebulan sebagai biaya perawatan. Dapat uang jutaan tanpa harus ngapa-ngapain. Seharusnya kamu senang." Aku menatap layar HP dengan ekspresi nggak percaya. Bercanda yah? Aku adalah pewaris Ketua Mafia Keluarga Rahani, sejak kecil dipersiapkan untuk pimpin seluruh Daerah Selatan. Namun aku pilih tinggalkan dunia itu demi sebatang kuas dan kanvas. Apartemen ini adalah tempat perlindunganku. Satu-satunya sudut dunia yang benar-benar tenang. Taman di atap itu bukan fasilitas bersama milik gedung. Itu milikku. Aku bayar tunai 8 miliar demi peroleh hak kepemilikannya saat beli penthouse ini. Kemudian tempat itu aku ubah jadi studio kaca yang dipenuhi cahaya matahari, ruang di mana aku bisa melukis tanpa bayang-bayang Keluarga Rahani ikuti aku. Dan sekarang ada orang yang kira bisa ambil itu hanya dengan bayar 3,2 juta sebulan? Aku balas pesannya dengan dua kata singkat. [Mimpi saja.] Nggak nyangka, keesokan harinya manajer gedung datang ketuk pintuku bersama dua orang petugas keamanan. Seseorang telah laporkan aku karena dianggap telah "salah gunakan fasilitas bersama." Sekarang, demi alasan "jaga keharmonisan antar warga," mereka minta aku untuk serahkan kunci tamanku. Oke. Mereka mau buang semua kesopanan? Mereka akan segera tahu seperti apa rasanya berhadapan dengan kekuatan yang sesungguhnya.
Meski Cinta Ini Palsu, Air Mata Tampak Sungguhan - undefined novels & stories
Melody
Saat Keenan Wijaya pulang sambil membawa seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, aku sedang melihat-lihat ranjang bayi. Anak itu memiliki sepasang mata yang persis sama dengan cinta pertama Keenan. "Dia baru pulang dari luar negeri dan nggak punya tenaga untuk mengurus anak ini. Mulai sekarang, aku yang akan membesarkannya." Suara Keenan dingin dan tegas, terkesan tidak memberi kesempatan untuk dibantah. Namun, tatapannya tertuju pada perutku yang sedikit membuncit. "Kalau anak dalam kandunganmu ... gugurkan saja. Anak ini sangat sensitif. Untuk sementara, dia belum bisa menerima kehadiran adik." Jari-jariku yang menggenggam hasil USG sedikit gemetar. Aku terdiam cukup lama. Saking lamanya hingga rasa kesal dan bersalah yang ditahannya mulai terlihat di mata Keenan. Barulah aku mengangguk patuh. "Oke, aku turuti kemauanmu." Keesokan harinya, aku keluar dari ruang operasi seorang diri dan menyerahkan surat keterangan aborsi kepadanya. Keenan meletakkan surat itu kembali ke atas meja dengan santai, lalu berkata datar, "Besok, penthouse dupleks di Peninsula akan dialihkan atas namamu." Aku mengangguk tenang. "Oke, terima kasih." Tidak melihat tangisan atau keributan seperti yang dia bayangkan, alis Keenan sedikit bergerak. Dia pun tidak berkata apa-apa lagi. Namun, dia tidak tahu kalau aborsiku hanya pura-pura, sedangkan rumah itu benar-benar menjadi milikku. Lagi pula, dalam profesi kami sebagai wanita simpanan, ada sebuah aturan mutlak. Air mata harus sungguhan, hati harus pura-pura. Setiap rasa bersalah seorang pria harus bisa diuangkan.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status