Novels
Short Stories

Genres

Romansa×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Penyesalan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Penyesalan Romansa Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Penyesalan Romansa short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Janji Bunga Magnolia di Atas Perahu - Romansa novels & stories
Ges
Di Kota Muara Apung tempat tinggal kami, jika ada seorang pria ingin menikahi kekasihnya, maka dia perlu membuat sendiri sebuah perahu dayung sebagai mahar pernikahan. Pada saat perayaan tujuh tahun hubungan kami, pacarku yang bernama Agam Laguna sedang mengadakan upacara peluncuran untuk perahu barunya. Semua orang menyaksikan upacara itu dan bersorak gembira, jantungku berdebar kencang tanpa henti. Saat hendak naik ke perahu, aku tak sengaja mendengar dia dan sahabat-sahabatnya yang sedang mengobrol pelan. “Kalau kau beneran memberikan perahu ini pada Mina, apa kau tidak takut kalau Andin akan mengamuk?” "Benar, Andin itu sangat pemarah, jadi berhati-hati saja, jangan sampai keterlaluan." Pada detik berikutnya, suara santainya terdengar penuh tekad. "Tenang saja. Andin itu mudah dibujuk, dia sangat mencintaiku." "Apalagi di Kota Muara Apung, kalau ada wanita belum menikah sampai usia dua puluh delapan tahun, akan dianggap perawan tua. Dia tidak akan berani macam-macam." “Selain itu, akta nikahnya tetap untuk Andin dan perahu pernikahan ini untuk Mina. Jadi, ini sangat adil dan … anggap saja sebagai penyesalanku.” Apakah sebuah penyesalan jika harus mendaftarkan pernikahan denganku? Mudah dibujuk. Perawan tua. Kata-kata itu terasa menusuk telingaku. Tenggorokanku terasa gatal, tetapi aku tidak akan menangis. Aku mengeluarkan ponsel dan mengirim sebuah pesan. [Bu, aku akan menurut padamu. Sekarang umurku sudah dua puluh delapan tahun, aku tidak akan menunggu lebih lama lagi.]
Sedekat Cinta, Sejauh Ufuk - Romansa novels & stories
Jisu
Pada hari kami mendaftarkan pernikahan, Celine Raharja berkata bahwa suami dan istri pisah kamar selama lebih dari seminggu, secara otomatis akan dianggap bercerai. Oleh karena itu, setiap kali kami bertengkar, begitu dia mengambil bantal dan pindah ke kamar tamu, aku selalu langsung merendahkan diri dan meminta maaf. Kalimat itu dia gunakan untuk mengendalikanku selama tiga tahun penuh. Di hari ulang tahunku yang ke-28, dia kembali melewatkan janji makan malam denganku karena seorang anak magang. Setelah pulang ke rumah, aku tidak menyambut kotak berisi kancing manset berlian yang dia sodorkan kepadaku. Dia mengernyit sambil menatapku cukup lama sebelum akhirnya berkata dengan dingin, "Apa di matamu ulang tahun yang bisa dirayakan setiap tahun lebih penting daripada nyawa manusia?" "Setelah mengantar Elio ke rumah sakit, aku sudah berusaha pulang secepat mungkin. Tapi kau masih saja membuat masalah!" "Julian, rasa cemburumu benar-benar membuatku takut!" Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan berjalan menuju kamar tamu. Hanya saja ... kali ini aku tidak lagi mengejarnya.
Di Perbatasan Utara, Hatiku Berlabuh - Romansa novels & stories
Yina
Saat Anjani Adyatama menjalani terapi MECT untuk pertama kalinya, tidak ada seorang pun di sisinya. Bahkan, Nathan Bimantara, tunangannya yang sangat mencintainya, juga tidak hadir di sana. Setelah dokter menyuntikkan obat pelemas otot ke tubuhnya, Anjani merasa pusing, juga menjadi antara sadar dan tidak sadar. Kemudian, dalam keadaan setengah sadar itu, Anjani teringat kejadian pada sore itu. Anjani sudah mengantre selama tiga jam untuk membeli kue. Lalu, kue itu dibawanya pulang dengan maksud memberikan kejutan kepada Nathan. Akan tetapi, yang dilihat Anjani justru adegan Nathan sedang berciuman dengan adiknya, Jihan Adyatama. Bibir dan lidah keduanya saling bertaut. Mereka saling berpelukan erat, seakan tidak sanggup untuk berpisah. Kue di tangan Anjani langsung terjatuh ke lantai dan hancur berantakan. Anjani pun menampar wajah Nathan. Akan tetapi, Jihan justru mendorong Anjani hingga jatuh dari tangga.
Perpisahan Tanpa Berpamitan - Romansa novels & stories
Yammy
Ada seorang penerjemah bahasa Franc yang bekerja untuk suamiku. Mereka berhubungan sangat dekat. Terkadang, mereka bahkan berbagi kamar ketika bepergian untuk bekerja. Aku sangat terganggu oleh hal ini. Namun, suamiku menjelaskan dengan tidak sabar, "Pekerjaan Tara mengharuskannya untuk selalu bersamaku. Apa yang kamu pikirkan? Orang yang punya pikiran negatif akan selalu mikir yang nggak-nggak!" Aku juga merasa aku terlalu sensitif. Sampai suatu hari, di depanku, Tara berkata kepada suamiku dalam bahasa Franc, "Jangan bilang kamu mau temani wanita tua itu malam ini?" Jovan menjawab, "Tentu saja nggak, Sayang. Aku harus buat alasan untuk bohongi dia, lalu temani kamu malam ini." Pada saat ini, mereka berdua mengira aku tidak mengerti bahasa Franc.
Penyesalan di Ujung Perpisahan - Romansa novels & stories
Niana
Pada tahun ketiga aku memalsukan kematianku, aku didatangi oleh ibu dan anak dari Keluarga Surya. Demi mengusir mereka, aku mengancam akan bunuh diri sambil membawa pisau. Sampai putri kami yang berusia tujuh tahun memegang selang oksigen ayahku. Gina berdiri di samping, mengancam dengan suara bergetar. "Ezra, kamu mau ayahmu mati atau menikahiku kembali, keputusan ada di tanganmu!" Aku terlalu emosi hingga sekujur tubuhku gemetar, tetapi terpaksa aku meletakkan pisau dan menikahinya kembali. Begitu kembali ke rumah yang tidak asing itu, aku berubah menjadi sosok ayah dan suami yang paling sempurna di Keluarga Surya. Adik angkatku sedang murung dan butuh ditemani Gina. Aku segera menyingkir ke hotel, bahkan aku tidak menghubungi Gina meskipun aku menderita maag parah hingga harus menjalani operasi. Putriku sedang susah makan, dia ingin makan masakan pamannya. Aku langsung menjemput Juan tanpa ragu untuk tinggal bersama kami. Bahkan pada hari ulang tahunku, Juan tiba-tiba berkata sambil menangis. "Aku iri padamu, Kak. Kamu punya istri dan putri sebaik mereka, nggak kayak aku, aku nggak pernah mendapat hadiah ulang tahun sebagus ini." Aku melepas gelang manik di pergelangan tanganku kemudian memasangkannya ke tangannya tanpa ragu. Manik-manik merah itu terlihat menyala di pergelangan tangan Juan, sangat memukau. Gina sangat marah. Dia meraih tanganku sambil berkata dengan penuh emosi. "Ezra, gelang ini adalah hadiah tanda cinta yang dulu kuberikan kepadamu!"
Rahasia dalam Surat Cinta - Romansa novels & stories
Genta
Guru pensiunan bernama Erika Kusuma diundang dalam sebuah wawancara. Murid-muridnya tersebar di mana-mana, ada yang menjadi CEO, ada pula yang menjadi ilmuwan. Ketika ditanya murid mana yang paling dia ingat, Erika mengatupkan bibir, lalu berkata sambil tersenyum pahit, "Ada seorang siswa yang membuatku prihatin, dia selalu peringkat satu di angkatannya, tapi pacaran dengan anak muda yang nilainya paling jelek di kelas. Demi masa depannya, aku mengubah surat cintanya menjadi surat ejekan lalu membacakannya di rapat orang tua murid. Sejak saat itu, mereka pun putus. Nggak disangka, dia gagal masuk universitas, sedangkan anak muda itu berhasil diterima universitas ternama dan menjadi taipan sukses di dunia keuangan. Hidup memang sulit ditebak." Pembawa acara ikut merasa prihatin, lalu menanyakan apakah ada yang mau disampaikan Erika kepada siswa itu. Erika menghela napas, lalu menjawab dengan mata berkaca-kaca, "Percuma saja, dia nggak akan bisa mendengarnya. Dia terkena leukimia dan nggak punya uang untuk berobat, akhirnya meninggal tiga tahun lalu." Video ini diunggah, dalam waktu singkat menjadi trending di media sosial. Sementara sang tokoh utama pria dalam kisah ini, Ethan Prayogo, tidak mengetahui hal ini. Ethan baru saja selesai menghadiri konferensi keuangan internasional, dan bergegas pergi membelikan kalung berlian merah muda untuk tunangannya, Maya Yunarto.
Bunga yang Bersemi Dalam Mimpi - Romansa novels & stories
Ochos
"Kak, aku sudah setuju untuk nikah sama orang yang kalian jodohkan." Suara tenang Fiona Kongadi terdengar sangat jelas di tengah keheningan malam. Mendengar hal itu, Francis Kongadi akhirnya mengembuskan napas lega. "Kamu akhirnya rela putus dengan pacarmu itu? Setelah bertahun-tahun pacaran, dia nggak pernah mau pulang bersamamu untuk ketemu aku, Ayah, dan Ibu. Sejak awal, sudah kutahu hubungan kalian nggak akan berakhir baik." Mendengar nada bicara kakaknya yang penuh keyakinan, Fiona menunduk dan mengiakan dengan pelan, "Dulu, aku yang salah. Aku akan selesaikan urusanku di sini secepat mungkin. Mengenai masalah pernikahan, kalian tolong aturkan dulu, ya. Beri aku waktu dua minggu saja."
Maaf N atau Hanya N - Romansa novels & stories
Hes
Pada malam ketika Reza Mahardika memenangkan penghargaan Aktor Terbaik, aku berada di belakang panggung, sekali lagi membantunya menghadapi rumor skandal, untuk yang kesembilan puluh sembilan kalinya. Ketika wartawan bertanya piala itu akan dipersembahkan untuk siapa, dia berkata sambil tersenyum lembut, "Untuk seseorang yang telah menungguku selama bertahun-tahun dan juga telah lama aku kecewakan." Aku berdiri di balik bayang-bayang, dan jantungku berdebar pelan. Bagaimanapun juga, kami telah menjalani pernikahan diam-diam selama delapan tahun. Saat dia sedang terpuruk, aku menjual barang-barang warisan ibuku demi membiayai pendidikannya di bidang akting. Saat seluruh warganet menghujatnya, aku begadang semalaman menulis klarifikasi, bahkan berlutut memohon kepada sutradara agar tidak mengganti perannya. Kemudian setelah dia menjadi terkenal, aku justru menjadi masa lalu yang dia coba hindari. Dia berkata, "Setelah aku memenangkan penghargaan sebagai Aktor Terbaik, aku akan mengumumkan hubungan kita." Aku mengira, jawaban selama delapan tahun itu akhirnya akan terungkap malam ini. Acara penghargaan belum selesai, aku pergi ke ruang istirahat untuk mengantarkannya mantel, tetapi tanpa sengaja mendengar manajernya sedang bertanya padanya. "Keira sedang menangis, katanya kau pernah berjanji akan memberinya status yang jelas." Reza terdiam cukup lama. "Aku memang berhutang padanya. Seandainya dulu aku tidak buru-buru mendaftarkan pernikahanku dengan Nara sampai melewatkan panggilan telepon terakhir dari ayahnya, dia tidak akan membenciku selama bertahun-tahun seperti ini." "Lalu, bagaimana dengan Nara?" Dia menjawab, "Nara itu orang yang pengertian, dia tidak akan membuat keributan." Aku berdiri di luar pintu, lalu tiba-tiba tersenyum. Ternyata, selama delapan tahun aku memilih diam, di matanya hanya dianggap sebagai pengertian. Pukul tiga dini hari, topik teratas meledak di media sosial. Dia menggandeng Keira keluar dari hotel, lalu memasangkan cincin pernikahanku ke jari manis wanita itu. Keterangan unggahannya berbunyi: [Jawaban yang datang terlambat.] Aku tidak meneleponnya, juga tidak menuntut penjelasan. Hanya diam-diam membeli tiket pesawat ke Nordavia. Reza, mulai sekarang, aku tidak akan lagi menjadi penontonmu.
Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus - Romansa novels & stories
Airey
Carol memeluk putranya yang kehilangan lengan akibat kecelakaan sambil menunggu bantuan di bandara. Tiba-tiba, dia menerima kabar bahwa pesawat itu telah disewa secara mendadak oleh seseorang. "Nggak bisa! Tolong bantu beri kelonggaran ...." Carol menggenggam tangan petugas sambil memohon. "Lengan anakku putus. Aku harus membawanya pulang ke negara kami untuk menjalani operasi dalam waktu tiga jam!" Kantong es yang berisi lengan putus itu dipeluk erat di dadanya. Meski tubuhnya menggigil kedinginan, dia sama sekali tidak mau melepaskannya. Petugas itu memasang ekspresi serba salah. "Maaf, Bu. Pak Brad membayar tiga kali lipat untuk menyewa seluruh pesawat ini demi mengadakan pesta perayaan untuk muridnya. Dia sudah berpesan agar jangan ada siapa pun yang mengganggu." Pak Brad? "Brad yang mana?" tanya Carol. Petugas itu menjelaskan, "Pianis terkenal, Pak Brad." Brad, suaminya.
Suamiku Memilih Muridnya, Aku Memilih Pergi - Romansa novels & stories
Anonima
Pada hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-8, mahasiswi miskin yang dibiayai suamiku mengirimiku pesan provokatif. Dalam foto yang dia kirim, dia mengenakan cincin pernikahanku sambil memegang hasil pemeriksaan kehamilan. [ Kak Selina, aku dan Kak Elian benar-benar saling mencintai. Relakan saja dia untukku. ] [ Kamu ini wanita mandul. Kamu nggak pantas untuknya. ] Aku tidak menanggapinya. Aku langsung mengirim tangkapan layar percakapan itu kepada suamiku. Tak lama kemudian, Elian menelepon dan langsung memarahiku habis-habisan, "Yara cuma bercanda. Kenapa kamu berpikiran sempit sekali? Bisa berhenti cari masalah, nggak? Kenapa kamu menjijikkan sekali!" Dari ujung telepon, terdengar pula suara isak tangis mahasiswi itu. Aku tidak mengatakan apa-apa lagi dan langsung menutup telepon. Sebelum memblokirnya, aku hanya meninggalkan satu kalimat. [ Kita cerai saja, supaya aku nggak buat kamu jijik lagi. ]
Tunangan Bermain Kabur dari Pernikahan Bersama Teman Kecilnya - Romansa novels & stories
Lora
Teman masa kecil Gevano ingin bermain permainan kabur dari pernikahan. Saat upacara pernikahan baru berlangsung setengah jalan, Gevano menoleh kepadaku dan berkata, “Aku mau menemani Kalila main permainan kabur dari pernikahan. Lima menit lagi aku kembali. Kamu juga tahu dia memang suka iseng, jadi jangan terlalu dipikirkan.” Tanpa menghiraukan laranganku, Gevano langsung menggandeng tangan teman masa kecilnya dan pergi bersamanya. Para tamu memandangku dengan tatapan penuh iba. Aku menggigit bibir, menahan air mata agar tak jatuh, berusaha mempertahankan martabat terakhirku. Setengah jam berlalu, Gevano masih belum kembali. Melihat para tamu mulai hendak pergi, pengiring pengantin pria menelepon Gevano. “Kak Gevano, kapan kamu kembali? Kakak ipar masih menunggumu.” Gevano menjawab santai, seolah tidak ada yang perlu dikhawatirkan, “Aku dan Kalila tiba-tiba memutuskan pergi ke pantai. Sepertinya kami belum bisa pulang dalam waktu dekat. Biarkan saja Thessa menunggu. Toh, dulu demi menikah denganku, dia sampai memutuskan hubungan dengan kedua orang tuanya. Dia nggak bisa hidup tanpaku, jadi menunggu sedikit lebih lama memangnya kenapa? Kalian awasi saja dia, jangan sampai dia buat keributan.” Tanganku yang sejak tadi terkepal erat seketika melemas saat mendengar nada bicara Gevano yang begitu acuh tak acuh. Tatapanku beralih kepada pria yang semula dijodohkan denganku, yang saat itu berada di bawah panggung. Aku tidak membuat keributan sedikit pun. Setelah menyelesaikan upacara pernikahan dengan pria itu, aku segera mengurus surat nikah.
Demi Kebebasan, Tak Ada Lagi yang Berjuang - Romansa novels & stories
Mohini
Pacarku memiliki gangguan pendengaran. Sering kali, dia tak bisa mendengar dengan jelas apa yang kukatakan. Aku bilang ingin membeli satu set produk perawatan kulit. Namun, dia malah pulang membawa dua set. “Aku salah dengar lagi. Yang satu ini kasih saja ke Luna.” Aku bilang ingin membeli kue manis rasa Osmanthus. Dia malah membelikanku rasa melati. “Aku salah dengar. Luna suka rasa ini. Kalau begitu, kasih dia saja.” Sampai akhirnya, setelah menghabiskan begitu banyak waktu dan tenaga untuk merancang rumah yang akan kami tinggali setelah menikah, aku memintanya membeli sebuah rumah di kota bagian selatan. Namun, pada hari rumah itu akan diperiksa, dia justru mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kota di bagian utara. Menyadari aku terus diam sepanjang perjalanan, dia kembali meminta maaf. “Aku benar-benar nggak mendengarnya dengan jelas. Aku kira kamu suka pemandangan kota bagian utara. Jadi, tanpa banyak pikir, aku langsung membelinya.” Namun aku tahu. Perusahaan tempat Luna bekerja berada tak jauh dari kota itu. Luna adalah teman masa kecil yang tumbuh bersamanya. Jadi, dia bukan tak mendengarku. Dia hanya tak pernah benar-benar mau mendengarkanku. Saat itu, aku tiba-tiba merasa seluruh tenagaku luruh. Aku membuka suara dengan sangat tenang. “Alvin, kita putus.”
Perpisahan di Suhu Minus Lima Belas Derajat - Romansa novels & stories
Jan
Malam sebelum keberangkatan, Marcel me-mention namaku di grup. [Coba cek tiket pesawatmu, deh.] Aku membuka detail pesanan. Statusnya menunjukkan tiket sudah dibatalkan. Waktu pembatalannya tiga hari yang lalu. Belum sempat aku mengetik balasan, pesan-pesan di grup langsung bermunculan satu demi satu. Vania: [Aku taruhan sama Marcel, kamu bakal cek tiket sebelum berangkat atau nggak. Aku yakin kamu nggak bakal cek. Eh, dia malah nyuruh kamu cek sendiri. Curang!] Marcel: [Udah, deh. Toh, kamu tetap kalah. Buktinya, dia baru sadar sekarang. Buruan pesan ulang sana. Cuma nggak bisa duduk bareng lagi aja.] Mereka mengobrol dengan begitu riangnya. Sama persis seperti taruhan yang mereka buat waktu itu. Tentang berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk menyadari bahwa kamar hotel kami yang awalnya twin room telah diubah menjadi kamar bertiga, sampai-sampai aku harus tidur di folding bed. Begitu juga dengan taruhan-taruhan mereka sebelumnya. Apa aku akan menyadari bahwa satu-satunya galeri seni di dalam itinerary sengaja diganti menjadi escape room. Setiap kali aku bilang keberatan, jawaban mereka selalu sama. “Kalau kamu nggak bilang, gimana kita tahu kamu keberatan?” Padahal, mereka tak pernah sekalipun bertanya. Aku tak memesan ulang tiket itu. Sebaliknya, aku membuka aplikasi lain dan mencari penerbangan menuju Islavia. Melihat aurora di suhu minus lima belas derajat. Sendirian. Mungkin, justru itu yang terbaik.
Setelah Sang Teman Tidur Tersadar, Sang CEO Menyesal - Romansa novels & stories
Flower
Menjalani hubungan rahasia dengan atasanku selama tiga tahun, kami telah menghabiskan 999 kondom. Sebelum bersamaku, setiap bulan dia berganti pasangan hingga 20 wanita. Namun, setelah bersamaku, dia hanya berhubungan intim denganku. Dia berjanji akan memberiku kejutan pada hari ulang tahunku. Awalnya, kupikir kejutan itu akan berupa lamaran yang megah. Namun, ketika jam berdentang menandakan pukul 12 tengah malam, dia justru meneleponku dan berkata. "Celine, sekarang belikan kondom dan antar ke lantai 31 Hotel Jenda." "Ingat, yang ekstra tipis." Saat itu, aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja kudengar. Tanpa memberiku waktu untuk bereaksi, dia sudah kehilangan kesabarannya dan mendesak. "Jangan bengong saja, cepat kemari! Aku dan Lili lagi bergairah." Lili Bamanta, sekretaris seksi yang baru direkrut. Wajahku seketika memucat. "Daffa, kamu tidur dengannya? Lalu aku ... aku ini apa bagimu?" Di seberang sana, dia terdiam sejenak, lalu terkekeh pelan. "Kamu? Nggak lebih dari teman tidur buat melampiaskan hasrat seksual." Ternyata, kejutan yang dimaksud bukanlah lamaran, melainkan sebuah kesalahpahaman perasaan yang begitu menyeluruh. Di hari ulang tahunku yang ke-25, gelembung cinta itu akhirnya pecah. Kemudian, sebuah kecelakaan mobil mengubah segalanya. Saat mereka bertemu kembali, dia sudah tidak mungkin lagi mendapatkan kembali "peliharaan" yang dulu menjadi miliknya.
Cintaku Berakhir Di Surat Ke-100 - Romansa novels & stories
Hes
Di hari reuni sekolah, sahabatku mengeluarkan sebuah kotak misteri. Di atasnya tertempel tulisan… [Ambil kutipan-kutipan bucin Anisa.] Seketika, seluruh ruangan langsung tertawa. Ada yang mendapatkan surat cinta yang kutulis untuk Karlos saat kelas 3 SMA. [Karlos tersenyum padaku hari ini. Aku ingin memberikan hari esokku juga padanya.] Yang lain mendapat surat yang kutulis saat kuliah. [Nggak apa-apa kalau dia nggak membalas pesanku. Setelah selesai sibuk, dia pasti akan mengingatku.] Namun, tak satu pun surat cinta yang kutulis untuk Karlos pernah mendapatkan balasan darinya. Selama ini, aku mengira semua surat itu sudah dibuang olehnya. Sampai akhirnya, sahabatku mengambil surat ke-99. Dia bersandar di pelukan Karlos sambil tertawa dan membacakannya, [Kalau suatu hari nanti kamu nggak menginginkanku lagi, aku tetap akan mendoakanmu bahagia.] Karlos langsung merebut kertas itu dari tangannya, lalu memarahinya sambil tertawa, “Jangan keterlaluan, dia itu pemalu.” Namun, saat dia tersenyum dan mengatakan jangan keterlaluan, jelas sekali bahwa dirinya juga sedang menunggu aku dipermalukan. Saat sahabatku membaca surat itu, kotak undian itu tak sengaja tersenggol dan jatuh. Aku membungkuk untuk mengambilnya, tapi malah melihat dua barisan tulisan kecil yang tertempel di bagian dasar kotak. [Diperbarui setiap bulan.] [Hanya untuk hiburan internal.] Barulah aku sadar. Ternyata, ketulusan yang selama ini kuberikan hanyalah bahan lelucon mereka.
Musim Dingin Tak Mengenal Waktu - Romansa novels & stories
Seanna
Tujuh hari setelah diselamatkan dari percobaan bunuh diri, Reina menjadi istri yang "pendiam" seperti yang diharapkan Bayu. Dia tidak akan terus-menerus berbagi hal-hal menarik yang baru ditemukannya. Tidak marah-marah dan mempertanyakan Bayu karena melihat bekas lipstik di kemejanya. Dia tidak akan terus-menerus mengawasi dan mencurigai Bayu yang mengaku telah berhenti selingkuh, dengan siapa saja dia berkomunikasi setiap hari. Seperti yang diharapkan Bayu, dia diam, tidak mengganggu, dan memberinya kebebasan mutlak. Jadi, ketika dia terluka setelah terseret dalam insiden penyanderaan besar saat berbelanja di mal, Reina hanya membuat laporan di kantor polisi sendirian, lalu diam saja pergi ke rumah sakit untuk mengobati lukanya. Bayu memandang lengan Reina yang dibalut perban dan ingin memeluknya. Dia menyingkir dengan hati-hati dan masuk ke dalam mobil, sambil berkata dengan datar, "Aku baik-baik saja, nggak perlu merepotkanmu." Tangan Bayu terdiam di udara. Suara Reina yang tenang membuatnya mengerutkan kening. Dia seharusnya tidak seperti ini. Reina telah menjadi istri sempurna yang dia harapkan, bahkan mengabulkan cintanya. Namun, setelah dia pergi, Bayu mencarinya kembali mati-matian.
Biarkan Aku Menikmati Momen Ini - Romansa novels & stories
Taeyon
Saat menelepon Edy untuk mengecek keberadaannya, ternyata gadis muda di sampingnya sedang tidak mau diam. “Rancangan pernikahannya sudah dikirim ke emailmu. Asistenmu bilang sampai sekarang belum diterima.” “Kamu ... sedang apa?” Tiba-tiba, terdengar suara gesekan kain dari seberang telepon. Gadis itu sengaja menggodanya dari bawah, Edy mendengus pelan dan nyaris tidak mampu menahan diri. “Sedang berolahraga.” “Anak baik, nanti saja bahas soal pernikahannya.” Setelah menutup telepon, aku terdiam cukup lama sebelum akhirnya membalas email yang sudah menunggu selama seminggu. Yang Edy tidak tahu adalah…. Tidak akan ada kata “nanti” lagi. Tanggal pernikahanku dimajukan.
Pernikahan yang Tidak Perlu Bercerai - Romansa novels & stories
Rain
Suamiku, Jerico Adrian sudah ribuan kali main gila di luar sana, tapi dia tetap tidak mau bercerai. Keluarganya bilang, aku ini perempuan kampungan yang tidak tahu diri. Lima tahun lalu, saat aku pertama kali minta cerai, Jerico tidak mengatakan apa-apa, dia hanya mengurungku di vila selama satu bulan penuh. Satu bulan kemudian, aku mendapati diriku hamil. Tiga tahun lalu, saat aku minta cerai untuk kedua kalinya, Jerico langsung pulang ke rumah orang tuanya malam itu juga. Tidak lama setelah itu, aku hanya mendapatkan hak untuk menemui anakku seminggu sekali. Hari ini adalah yang ketiga kalinya, aku akhirnya bisa pergi. Karena aku menyadari bahwa anakku tidak mencintaiku, pernikahan kami juga palsu. Aku tidak ada bedanya dengan wanita-wanita di luar sana.
Meski Cinta Ini Palsu, Air Mata Tampak Sungguhan - Romansa novels & stories
Melody
Saat Keenan Wijaya pulang sambil membawa seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, aku sedang melihat-lihat ranjang bayi. Anak itu memiliki sepasang mata yang persis sama dengan cinta pertama Keenan. "Dia baru pulang dari luar negeri dan nggak punya tenaga untuk mengurus anak ini. Mulai sekarang, aku yang akan membesarkannya." Suara Keenan dingin dan tegas, terkesan tidak memberi kesempatan untuk dibantah. Namun, tatapannya tertuju pada perutku yang sedikit membuncit. "Kalau anak dalam kandunganmu ... gugurkan saja. Anak ini sangat sensitif. Untuk sementara, dia belum bisa menerima kehadiran adik." Jari-jariku yang menggenggam hasil USG sedikit gemetar. Aku terdiam cukup lama. Saking lamanya hingga rasa kesal dan bersalah yang ditahannya mulai terlihat di mata Keenan. Barulah aku mengangguk patuh. "Oke, aku turuti kemauanmu." Keesokan harinya, aku keluar dari ruang operasi seorang diri dan menyerahkan surat keterangan aborsi kepadanya. Keenan meletakkan surat itu kembali ke atas meja dengan santai, lalu berkata datar, "Besok, penthouse dupleks di Peninsula akan dialihkan atas namamu." Aku mengangguk tenang. "Oke, terima kasih." Tidak melihat tangisan atau keributan seperti yang dia bayangkan, alis Keenan sedikit bergerak. Dia pun tidak berkata apa-apa lagi. Namun, dia tidak tahu kalau aborsiku hanya pura-pura, sedangkan rumah itu benar-benar menjadi milikku. Lagi pula, dalam profesi kami sebagai wanita simpanan, ada sebuah aturan mutlak. Air mata harus sungguhan, hati harus pura-pura. Setiap rasa bersalah seorang pria harus bisa diuangkan.
Kutitipkan Tulusku pada Waktu, Kau Balas Khianat - Romansa novels & stories
Danu
Pada hari ketika misi rahasia suamiku berakhir, aku mengajak putriku ke sekolah dasar untuk mengambil formulir pendaftaran. Petugas sekolah tampak keheranan. "Ayah putri Ibu sudah tercatat bersama nama anak lain di sistem. Coba periksa lagi, data yang dimasukkan sudah benar?" Aku mengerutkan kening. "Nggak mungkin. Coba saya tanya dulu." Saat membuka ponsel, aku menerima notifikasi postingan baru dari Dhani, suamiku. Dia pasti lupa menyembunyikannya dari akunku. [Tujuh tahun menikah rahasia, sekarang akhirnya bisa dengan bangga memberi tahu seluruh dunia, kamu adalah istriku.] Dalam foto itu, sahabatku menggendong putranya sambil bersandar di bahu Dhani, dengan mata berkerut karena senyum lebar. Yang mereka pegang adalah akta nikah yang persis sama dengan yang ada di tanganku. Otakku seketika kosong, jari-jariku tanpa sadar terus menggulir ke bawah. Kolom komentar penuh dengan ucapan selamat. Ada teman-teman yang sama-sama kenal denganku dan Dhani, ada juga rekan-rekan kerjaku. Komentar paling bawah adalah dari ibu mertuaku. [Kasihan dia sudah menyembunyikan pernikahan kalian selama tujuh tahun. Kamu harus menebusnya kepada mereka.] [Jangan lupa dirahasiakan dari Kania. Jangan sampai dia tahu akta nikahnya palsu, dia pasti patah hati.] Dhani membalas dengan emoji oke. Jari-jariku yang memegang ponsel mulai gemetar. Ternyata, selama tujuh tahun ini aku berbakti merawat ibunya dan membesarkan putrinya. Sementara dia sibuk menemani istri dan anak yang lain. Semua orang tahu, tapi mereka semua membantu menyembunyikannya dariku. Dadaku terasa sesak hingga sulit bernapas. Putriku menarik-narik bajuku, lalu menunjuk ke arah pintu dengan hati-hati. "Ibu, hujannya tambah deras. Kita masih mau nunggu Ayah?" Aku membuka payung dan menggenggam tangan mungilnya. "Jangan ditunggu lagi." "Mulai sekarang, kita nggak akan menunggunya lagi."
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status