Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA MANUSIA DAN HANTU

CINTA MANUSIA DAN HANTU

"Dia terlihat aneh, Siska. Dia seperti sedang berbicara dengan seseorang yang tidak terlihat," "Hahaha..." tawa Siska menggelegar di dalam kamar kos. "Ini semua karena kau kebanyakan menonton film horor, Cin. Sudah, jangan pikirkan hal aneh itu lagi. Lagian, mana mungkin seorang Stiven Anderson berubah gila? Berbicara dengan makhluk astral? Yang benar saja?" "Kau mengatakan makhluk astral seperti hantu, gitu?" "Benar. Jadi, apa kau ingin menanggapi ucapanku itu serius?" Akhirnya Siska kembali ke setelan awal. Wajahnya menatap dalam sosok sahabatnya, Cindi.
351 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

Desa di kaki Lembah Hantu kini dalam keadaan siaga penuh. Para penduduk, yang biasanya sibuk dengan aktivitas sehari-hari, telah berubah menjadi barisan pertahanan yang tegang dan waspada. Serangan makhluk-makhluk kegelapan yang misterius telah meningkat sejak kedatangan Arif, Lila, dan Danu di kuil tua. Berbagai tanda menyeramkan mulai terlihat: suara-suara aneh dari hutan, bayangan yang bergerak di malam hari, dan serangan mendadak yang menghantui desa.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Namun, Alexa tetap sengaja berbicara secara dramatis untuk menarik perhatian Danish. “Kak Danish tahu engga kalau kochenglanak itu suka angka 13 dan angka 4? Kalau keduanya digabungkan jadi 413. Aku takut kalau tengah malam akan ada kochenglanak yang datang dan menghantuiku,” kata Alexa. “Oh, Alexa! Don’t be stupid!” Danish memarahi tingkah bodoh Alexa. “Kak Danish, ini serius! Sebentar lagi tepat pukul 00:00 dan aku yakin kochenglanak akan segera bergentayangan,” kata Alexa.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu Part 32 : POV Vika 2 (Chat Nyasar) [Hey, pelakor, jangan ganggu suamiku!] Sebuah pesan dari nomor tak dikenal, masuk ke ponselku. Dahi ini langsung berkerut kala membacanya dan menganggap pesan itu hanya salah nomor sebab saat ini aku tak sedang mengganggu suami siapa pun. kuabaikan pesan itu dan melanjutkan aktifitasku yang sedang membaca sebuah novel online di KBM App dengan judul “Istri Gaib” karya Evhae Naffae. Aku mulai berkhayal jika memiliki suami gaib, ah ... mungkin asyik kali ya. Hanya aku yang dapat melihatnya, otomatis aman dari gangguan pelakor. Eh! Kok pelakor?
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

December 20, 2015 Jemari lentik milik gadis bernama Irene Broune melingkar disekeliling cangkir berwarna tosca berisi segelas coklat panas dari sang ibu, Hanna Broune. Sudah lebih dari satu jam salju pertama turun di Kota Hollo, gadis itu masih dengan setia duduk di kursi dekat jendela kamarnya. Mata birunya menatap pohon maple yang terletak tidak jauh dari trotoar depan rumahnya, daunnya kini mulai tertutup salju. Ah, sepertinya truk pengeruk salju harus bekerja ekstra mulai besok pagi.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Ia takut kata-katanya akan menyakiti hati Hecate. Tetapi, Tiga Belas berbicara dengan sangat keras. Jelas, ia ingin Hecate mendengar apa yang ia katakan. Bagaimana mungkin Hecate tidak mendengar? Hecate tidak mundur di depan sikap bermusuhan Tiga Belas. Ia membalas dengan sinis, “Bagaimana kau bisa mempermalukan ibuku? Ibuku jatuh sakit. Bahkan kalau ia terkena penyakit menular, akan ada tindakan karantina yang sesuai di rumah sakit. Robbie tidak akan berisiko terkena penyakit apa pun.”
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72.0K kali sebagai 13 the haunted
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Baca Semua Ulasan
PETI KE-13

PETI KE-13

Sosok itu menghilang sesaat—dan Reza mengira semuanya berakhir. Tapi tiba-tiba… Sesuatu menyentuh bahunya. Lambat. Dingin. Kasar. Seperti jari-jari yang sudah lama membusuk. Reza menoleh—dan tidak ada siapa pun. Tapi ia mendengar bisikan... dari dinding... dari lantai… dari langit-langit. Bisikan yang sama berulang-ulang: “Peti ke-13… sudah dibuka…”
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
Tiga Belas Bulan Bersama

Tiga Belas Bulan Bersama

jawab Sania. “Pelajari malam ini, kita akan mulai besok pagi dengan jadwal padat!” ucap Haikal tegas. Haikal melangkah masuk beberapa langkah. Tidak terlalu dekat , hanya berdiri di tengah ruangan, seolah sedang mengamati makhluk aneh yang ada di depannya saat ini.
692 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
lantai tiga belas

lantai tiga belas

peta konstruksi asli gedung, foto-foto paranormal, dan coretan tangan seseorang yang ditulis dengan darah: "Jangan buka pintu ke-13. Itu bukan bagian dari dunia ini." Ia ditemani seorang polisi berpangkat AKP, dan satu tim kecil yang sudah diperingatkan untuk tetap siaga penuh. Tapi mereka tidak tahu... lantai 13 bukan sekadar ruang kosong. Itu lorong waktu. Penjara. Dan cermin dari rasa takut terdalam. Sementara itu, di rumah sakit tempat Sinta dirawat, mesin monitor jantungnya mendadak berbunyi cepat.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

"Aku sudah sering berinteraksi dengan hantu, tapi yang ini benar-benar menjijikan, mana baunya amis dan busuk,"gerutu Rangga. "Ssshh...jangan keras-keras, nanti dia ngamuk,"Awehpati memperingatkan. Namun Rangga tak peduli, sambil menutup hidung, Rangga mundur beberapa langkah "Hei...hantu busuk, menjauhlah dariku. Aku tidak takut denganmu tapi aku tidak tahan dengan baumu yang busuk."
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai 13 the haunted
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status