Koma
Aku terlambat si tuan putri itu sudah sampai duluan, tapi aku sudah terlanjur sampai didepan, jadi kuputuskan masuk dan duduk dijendela.
Rimba juga kelihatanya tidak peduli ia lebih tertarik kepada lukisanya, sekarang dia ngelukis apa ya? Aku penasaran. Kemarin itu lukisanya ter-.
"Apa lihat-lihat?"
Huh, untung aku tidak terjengkal kebelakang, sentakanya itu membuatku kaget, tak salah aku menjulukinya tuan putri PMS. Kerjaanya setiap hari marah-marah terus.
Hot Chapters