Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pulang

Pulang

Pak Tejo bertanya pada sang istri. "Aku bahkan tidak bisa menyalakan mesinnya," jawab bu Retno. " Bu, setelah ini aku akan kembali mengumpulkan uang untuk membeli sebuah mobil keluarga, kau bisa belajar membawanya karena itu lebih kecil," ungkap pria itu berbicara tanpa melihat ke arah sang istri. Pandangannya hanya tertuju pada semua yang ada di dalam mobil itu, menyentuh semua dengan senyum lebar terukir di bibirnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as Pintar
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

pinta Angga karena rasa penasarannya. “Nggak ada siaran ulang, Ngga.” “Makanya ngomongnya pelan-pelan biar gue ngerti.” “Gue ngomong sepuluh kali pun, belum tentu lo ngerti.” “Gue ngerti ya bagian ‘amoureux de lui’.”
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 933 Times as Pintar
Read
+Library
CINTA DAN TUANNYA

CINTA DAN TUANNYA

pinta Edward Gu. Christy berfikir sejenak. "Dirketur Gu, karena kau selalu menjahiliku, jadi aku anggap hutangku kepadamu hanyalah salah satu kejahilan yang kau lakukan kepadaku," jawab Christy. "Aku akan menganggap aku tidak pernah berhutang kepadamu," ucapnya lagi, "Baik, baik tidak ada hutang di antara kita. Aku tidak akan memperhitungkannya lagi," ujar Edward Gu.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as Pintar
Read
+Library
CINTA BERGANTI

CINTA BERGANTI

Seantero kantor memang tidak begitu menyukai Shinta, namun aku memilih berteman dengannya,karena Shinta sangat menyenangkan. Kado terakhir yang ku buka adalah kado kecil dari Pak Adrian, pelan pelan ku membuka kotak berwarna coklat. Di dalamnya terdapat foto ku dengan Pak Adrian, tadi siang dalam sebuah bingkai kecil, dan sebuah kalung yang sangat indah. Ternyata pak Adrian semanis itu. Pikiranku melayang dan kini aku tertidur dengan kalung indah di leher, juga sebuah bingkai foto yang ku pajang di meja sudut kamar. Tidurku malam ini dihiasi senyuman.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as Pintar
Read
+Library
Fantarna

Fantarna

“Hei,aku sebenarnya bukan .… “ potong Danil. “Jangan menyela! Mulai dari aku. Oke, namaku Taffie Pinqoe. Dan kekuatanku adalah sinar dari tulisan jari atau tanganku dan membuatnya meledak saat aku melemparnya. Kadang, aku juga bisa memanipulasi pikiran, emosi, dan perasaan sesuatu dan membuatnya penuh dengan cinta,” kata si Pink.”Nah lebih baik kita membuat lingkaran dan mulai selanjutnya searah bola langit berputar.” “Bola langit? Maksudmu satelit. Bulan? Matahari? Bintang?” Danil menyela lagi.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as Pintar
Read
+Library
The Pain

The Pain

Naya telah berdiri di depan cermin selama lebih dari satu jam. Berkali-kali dia menghapus riasan diwajahnya dan memoleskannya kembali, setelah berkutat cukup lama dia akhirnya mengoleskan liptint berwarna merah muda di bibir mungilnya sebagai sentuhan akhir. "Hmm, ini tidak mencolok 'kan? Terlihat menggunakan make up tapi masih natural."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as Pintar
Read
+Library
Gantari

Gantari

Dari yang kalem menjadi pribadi yang mengejutkan semua orang, mungkin salah satunya adalah Sekar. "Gantari masih tidak bisa percaya begitu saja, Paman." Pria itu tersenyum hingga menampakkan lesung pipitnya kentara. "Biarlah waktu yang membuktikan, Ri. Kamu masih ingat apa arti becik ketitik, ala ketara?”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as Pintar
Read
+Library
PART-TIME

PART-TIME

Pesan itu berisi: ‘Namaku Yohan Saputra, kelas IPA A tahun kedua SMA Ki Hajar Dewantara.’ ‘Kau yakin akan hal ini?’ ‘Ya, akan kurahasiakan transaksi ini.’ ‘Kita akan bertemu di jalan setapak teduh Ragunan besok pagi.’
102.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as Pintar
Read
+Library
Koma

Koma

Aku terlambat si tuan putri itu sudah sampai duluan, tapi aku sudah terlanjur sampai didepan, jadi kuputuskan masuk dan duduk dijendela. Rimba juga kelihatanya tidak peduli ia lebih tertarik kepada lukisanya, sekarang dia ngelukis apa ya? Aku penasaran. Kemarin itu lukisanya ter-. "Apa lihat-lihat?" Huh, untung aku tidak terjengkal kebelakang, sentakanya itu membuatku kaget, tak salah aku menjulukinya tuan putri PMS. Kerjaanya setiap hari marah-marah terus.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as Pintar
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status