Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Malam itu selepas shalat isya, iseng kubuka pc Mas Adry. Melihat-lihat desain font yang ia pasarkan melalui kreatif market. Hobi yang bisa menghasilkan rupiah bahkan lebih banyak dari gajinya sebagai prajurit. Devi Nirmala, namaku ia tulis menggunakan beberapa font karyanya. Entah mengapa ia menggunakan namaku. Namun, ternyata bukan hanya namaku. Ada nama wanita lain juga disana. Siapa lagi kalau bukan Audi.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as Pintar
Read
+Library
PUDAR

PUDAR

Pak Yuda mengeret Alan untuk ia perkenalkan. "Salam kenal, Alan. Saya Puni Astutik, owner dari Swana Ghama. Kedepannya panggil saya, Ibu Puni saja, ya. Senang bisa bertemu denganmu" Ibu Puni Astutik menyalami Alan dengan senyum mengembang. Alan hanya tersenyum tipis sembari menjabat tangan itu. Farel pun berinisiatif memperkenalkan diri berikutnya agar suasana tidak canggung. "Salam kenal juga Ibu Puni, kami sangat senang bisa bekerjasama dengan anda. Ah, perkenalkan saya Farel, saya manager Alan."
713 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as Pintar
Read
+Library
PUZZLE

PUZZLE

Cantik? Iya! Pinter? Oh jelas! Mandiri, suka menabung, gak jajan sembarangan dan yang paling penting itu gak julid yessss…jeng! Jeng! jeng! Tapi kok jomlo? – Indira Prameswari to Adeninggar Khalia Audrey ***************
102.8K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as Pintar
Read
+Library
CINTA

CINTA

tokk tokk !!! Suara ketukan pintu membuat Veno menoleh ke arah pintu kamarnya yang di ketuk seseorang. " Masuk ! " seru Veno masih menatap pintu itu. " kak " teriak Vinia setelah membuka pintu kamar membuat Veno tersentak terkejut. " kak " rengek Vinia pada Veno setelah duduk di atas ranjang Veno yang sedang berbaring di atasnya.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as Pintar
Read
+Library
Sang Penata Rias

Sang Penata Rias

Seorang pria membukakan pintu untukku dan berkata, “Mbak Jaeryn, kan?” Aku mengiyakan sembari mengikuti ajakannya memasuki ruangan itu. Di dalam ruangan, terjejer rapi meja-meja rias berserta lampu bercahaya kuning untuk membantu penerangan. Ada seorang pria lainnya di sana, ia duduk membelakangiku sambil menggunakan headset. Setelah kuintip layar ponselnya, dia sedang bermain game. Ku tebak pria ini adalah artis yang nantinya akan bekerja sama denganku.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as Pintar
Read
+Library
CINTA DANIA

CINTA DANIA

“Apartement nomor 25.” Pria senyap itu menyerahkan sebuah kunci yang berbentuk kartu kehadapannya. Dania sangat bingun dan juga takut kalau pria yang duduk di kursi pengemudi itu nanti akan melakukan sesuatu kepadanya. “Ambil!” ucap pria itu dengan nada tinggi. Dania dengan gemetar mengambil kartu dari tangan pria itu. Wajahnya memucat.
2.6K viewsOn holdAdded to Library 88 Times as Pintar
Read
+Library
Gemintang

Gemintang

Ada garis luka yang ditambah bahkan ketika lukanya sebelumnya belum sepenuhnya kering. Menit berikutnya, titik-titik darah segar mengalir keatas kertas putih yang sengaja ditaruhnya di meja. Meninggalkan warna merah darah yang begitu kontras. Perih? Jelas, namun sepertinya ini jalan tercepat untuk mengurangi beban dalam benaknya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as Pintar
Read
+Library
Cintaku yang Terbaik

Cintaku yang Terbaik

Nada Egancantik
Panji mengikuti di belakangnya. Tangan kanan Amanda menekan bel pintu berwarna merah yang letaknya di kisi-kisi pintu rumah itu. "Ting tong!" Begitu bunyinya. "Iya, sebentar!" sahut suara seorang perempuan dari dalam.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as Pintar
Read
+Library
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Angin musim gugur menggulung daun-daun kuning kecokelatan, berputar sejenak di depan nisan, lalu berhamburan jatuh di bahu Dharma. Ia berjalan tertatih-tatih dengan tongkat kayu yang permukaannya sudah halus karena sering dipegang, ukiran sulur teratai di ujungnya sudah memudar, seperti dirinya sendiri yang telah dikikis waktu, menjadi sosok yang tua dan rapuh.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as Pintar
Read
+Library
Cintamu Palsu

Cintamu Palsu

sahut Jimi. Kelimanya akhirnya menuruni tangga yang berada di dekat mereka untuk turun ke dek penumpang. Disana banyak bangku panjang tertata rapi sebagai tempat duduk penumpang. Sebuah TV layar datar 40 inchi terpasang diatas tiang penyangga di belakang meja bar kantin. Sebuah video musik dangdut diputar dan ditampilkan pada layar TV tersebut.
4.3K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as Pintar
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status