180 Hari Menuju Akad
tanyaku lantang dengan kedua bola mata melotot memandang mama dengan amarah yang kubawa bersamaku.
"Jadi apa maumu sekarang? Kamu menunggu lelaki itu dan ingin menikah dengannya?" bantah mama Anita menjeda ucapannya untuk sesaat.
Ya, mama Anita terlihat mencoba untuk menahan apa yang ingin disampaikannya karena beliau adalah seorang ibu, yang mempunyai cinta tak terbalas dan maaf tanpa batas. Jadi, semarah apapun orang tua kepada anaknya, tidak akan mengurangi kadar cinta dan kasih sayangnya kepada sang anak, walaupun kasih sayang dan cinta anak hanya sepenggalah dan seperti debu yang berterbangan, rapuh tanpa pegangan, hilang tanpa arah dan tujuan yang jelas.
Hot Chapters