Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

Ia hampiri sang papi yang masih melamun memikirkan banyak hal. "Papi, kenapa bengong? Ayo!" Ucap Keira yang terlihat sangat bahagia. Keira mengulurkan tangan. Mereka jalan bergandengan. Keira di apit oleh Kenan dan Meira walau ada di badan Anne. Ini mimpi nya dari kecil. Berjalan bersama mami dan papi. Kejadian langka yang belum tentu Keira dapatkan lagi. Kesempatan berharga yang entah kalau bukan karena kebaikan hati aunty Anne, Keira tidak akan merasa sebahagia itu. Makin dalam mereka berjalan, Kenan menyadari sesuatu. Sampai langkah nya berhenti. "Taman ini...."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as a walking to remember
Read
+Library
Remember When

Remember When

Lima tahun lalu … Perpustakaan kampus tampak sepi pengunjung hari ini. Cuaca di luar yang terlihat mendung sehingga membuat siapapun malas dan memutuskan betah di kosan masing-masing. Namun tidak berlaku dengan mahasiswa tahun akhir seperti Olivia. Hari itu bertepatan dengan hari terakhir perpustakaan dibuka karena musim liburan tiba. Olivia harus bergegas mengambil buku referensi yang akan ia gunakan untuk tambahan materi penelitiannya kelak. Buku yang dipinjam Olivia terbilang cukup banyak peminatnya, untuk itu Olivia sengaja menitipkannya ke salah seorang teman dan rencananya akan ia ambil setelah perpustakaan ini tutup. Olivia meregangkan punggungnya yang lelah. Sedari pagi hingga petang
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as a walking to remember
Read
+Library
Memories

Memories

Lalu ekspresi yang tertuang di wajahnya mengingatkanku pada seseorang. “HAAAH?! Oii, apa kau mulai kehilangan ingatanmu, Sofia?!” “Oh… Alisa, ya?” “Iyaa!! Bukankah sudah jelas…” Dia lalu mengibaskan rambutnya. “Aku Alisa Smith, gadis paling indah yang pernah kau lihat. Ingat itu baik baik dalam ingatanmu ya!” Sekarang dia terlihat sangat menjengkelkan. Tapi aku tidak bisa marah padanya karena faktanya memang benar. Dibanding denganku yang ‘sembrono’, Alisa dan aku bagai bumi dan langit. Dia persis seperti bunga terawat dengan baik. Meski sudah mengetahui faktanya, aku hanya bisa tertawa.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as a walking to remember
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

“Kita akan buat mereka pikir dua kali untuk datang lagi.” Kaela berjalan di depan pasukan. Wajahnya kaku. Mata tajam. Dendam tak menjadikannya lemah—justru sebaliknya, Kaela sekarang adalah versi terkuat dari dirinya yang pernah ada. Perjalanan ke markas lawan tidak mulus. Mereka harus melewati reruntuhan kota yang penuh dengan zombie yang berkeliaran di jalan-jalan kosong. Tapi kali ini, mereka tak menghindar.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as a walking to remember
Read
+Library
Say You Remember Me

Say You Remember Me

Jasper tidak seperti Jasper yang ia kenal. Lana menyugar rambutnya, menenangkan degup jantungnya yang tak karuan. “Daniel, ini Jasper. Jasper ini Daniel.” Lana menunjuk ke udara secara sembarangan. “Dia hilang ingatan, itu yang terjadi.” lanjut Lana sesingkat yang ia bisa. Para pejalan kaki mulai menabrak mereka bertiga secara perlahan. Tentu saja, mereka ada di trotoar di tengah kota Portland.
844 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as a walking to remember
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Jujur saat itulah aku mulai mengenal sosok baru teman masa putih abu-abu. Oh ya, sebut saja aku Nana, kisah ini merupakan inspirasi berharga dalam hidupku sendiri. Ini hanya sepenggal cerita masa putih abu-abu yang tak pernah bisa selesai. Karena kisahku akan abadi dalam ingatan. Sebuah cerita dan kenangan yang terjadi ... karena ... mereka. ***
102.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as a walking to remember
Read
+Library
Walk On Memories

Walk On Memories

Gadis remaja ini berjalan santai di koridor sekolah. Ia tak memperdulikan tatapan orang-orang yang secara terang-terangan memindainya dari ujung sepatu hingga ujung kepalanya. Langkah kakinya menuju kelasnya yang sedang ramai entah mengapa, tiba-tiba saja mereka memberikan jalan untuk Bella lalui. Dengan rasa bangga, Bella berjalan santai melewati mereka yang menatapnya dengan ketakutan.
9.714.1K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as a walking to remember
Show Reviews (35)
Read
+Library
Bella
Selanjutnya aku juga sudah melakukan kelalaian, tanpa sengaja aku kembali mengupload bab 37 dengan isi cerita yang sama. Aku ingin meminta maaf pada semua pembaca Walk On Memories. Setelah membaca bab 75, aku harap pembaca langsung membaca bab 76. Saat ini aku sedang mengajukan penghapusan bab 37~
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Unforgettable

Unforgettable

"S-Sebelum Michael datang, kau ingat?" Anna terdiam sebentar lalu segera teringat oleh kata-katanya saat Brandon mengajaknya untuk mengulangi semuanya dari awal. 'Asal kau tau ya, sejak beberapa hari yang lalu, aku sudah—' Kalimat itu seketika terputar kembali dalam benak Anna. "Astaga bahkan Brandon masih mengingat ucapanku saat itu," pikir Anna dalam hati.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as a walking to remember
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Ucap Violet dengan tersenyum dan melambaikan tangannya. "Jordan." Baiklah ia sudah mengingat namanya, tapi agar ia tak melupakan nama Jordan. Ia pun menulis di hpnya dan di jadikan wallpaper untuk di ingat tatkala ia lupa. Kasihan juga melihat Jordan yang murung karena tak di ingat olehnya.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as a walking to remember
Read
+Library
Amnesia

Amnesia

Tapi entah kapan aku tidak ingat dan tidak ingin berusaha mengingatnya, karena kepalaku akan langsung terserang sakit yang amat sangat tidak menyenangkan jika aku mulai berusaha untuk mengingat hal yang aku lupakan. "Lea duduknya jangan nakal ya." Ali memperingatkan. Azalea tidak menjawab, ia hanya mengangguk dalam pangkuanku. Dalam perjalanan pulang tidak ada percakapan diantara kami. Hening. Azalea pun sepertinya tertidur dalam pangkuanku. '..sakitnya tuh disini ... didalam hatiku ... sakitnya tuh disini ... didalam hatiku ...'
105.8K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as a walking to remember
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status