Kelir Getih (Layar Berdarah)
(Gandhari, yang sakit hati,) bisik Abimanyu, dengan suara yang sama merdu, sama gelapnya, dengan suara Banyu.
Abimanyu menatap Raka, mata Abimanyu bersinar dengan kegilaan yang sama yang selalu Raka lihat di mata Banyu.
Raka mundur, Kirana menjerit.
“Tidak, bukan Abimanyu!” Raka tersentak, otaknya menolak realitas ini.
Abimanyu tertawa, suara yang berbeda, lebih dalam, lebih tua, dan lebih familiar. Suara yang Raka kenal dari setiap pertunjukan wayang di masa kecilnya.
Hot Chapters