Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
Cepat pilih yang kau mau Kinan merengek pelan. "Pria selanjutnya pasti lebih parah "Aku tidak punya banyak waktu, cepat pilih Kinan lagi-lagi mendengus kesal, ia menarik asal foto tersebut tanpa memikirkannya terlebih dahul "Emm, oke." Noah memperlihatkan foto pria yang harus Kinan temui besok. "Darren, 29 tahun, Koki di sebuah restoran ternama
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Bugh Bugh Nico memukulkan kedua lengannya tepat di leher kedua orang yang akan menendang kakinya, kedua orang itu langsung tumbang. Dengan gerakan cepat kedua balok kayu sudah berada di tangan Nico, dia memukul kedua orang itu secara membabi buta sampai banyak darah keluar dari mulut mereka. Setelah mereka dirasa sudah mati, Nico bangkit, tersenyum miring melihat satu orang yang berdiri ketakutan dengan badan gemetar. "Menyerah?" Nico mengepalkan kedua tangannya, bersiap melakukan gerakan yang akan menjadi hari terakhir pria itu hidup di dunia.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

Imbuh erika " yaudah erika kamu yang semangat nanti gajian traktir bapak ya beli cilok didepan hhha, bapak pamit dulu mau beresi aula diatas senin mau dipakai " pak mamad seraya berlalu meninggalkan erika melanjutkan pekerjaannya "okeh siiip pak, fighting pakk maaf nggak bisa bantu" Erika berteriak pada pak mamad yang sudah berjalan meninggalkan erika
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

katanya dengan tampang polos bin bloon. “Wuahahahwuahaha kamu ajak dia nikah? Hahahah 1+1 aja kamu masih belum bisa, tulisan ayam saja kamu baca pitik (pitik adalah bahasa jawa dari ayam), hancurlah kalau kamu nikah, Dikaaa Dika, sadar kamu! Masih ingusan juga,” aku tidak bisa menahan tawa, hingga air mataku berjatuhan dan perutku kram, aku masih tertawa.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
CINTAKU TERGADAI

CINTAKU TERGADAI

sahutku enteng "Jeanna, ayah percaya padamu, tapi ayah belum bisa percaya sepenuhnya kepada teman-temanmu. Jeanna, jangan pernah terpengaruh dengan bujuk rayu mereka." "Siap Ayah!" seru ku. Aku hanya tidak ingin membuat ayah resah. Sekalipun aku sudah tidak perawan, aku yakin Jovan tidak akan sesadis itu padaku. Jovan pasti tidak akan mengingkari janjinya padaku. "Kamu tau Jeanna, bagaimana perasaan orang tua saat mengetahui putri mereka hamil di luar nikah, lalu menuntut tanggung jawab, tapi hasilnya nyawa melayang?"
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

tanyanya hati-hati. *
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
CERAI

CERAI

jelas Reza "iya papa tau" celetuk sofyan. ***** Tok tok tok,, Bunyi suara pintu yang di ketuk dari luar " Sebentar" Ceklekk, suara pintu terbuka dari dalam Assalamu'alaikum ibuuu , teriak zaira sambil memeluk erat wanita parubaya yang membuka pintu. Wa'alaikumussalam,, Lah kok udah sampai aja nduk? tadi di telfon bilang sampai nya malem.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Aurel "Rel, ini gimana? Kok handuk tergeletak sembarangan gini? Taruh di tempatnya!" Surya melempar handuk bekas mandi barusan ke wajahku. Kaget, jantungku berdetak lebih cepat karenanya. "Beb! Kena wajah," rutukku kesal. Kulempar balik handuk tersebut ke arahnya. "Hei! Kena aku, Rel! Kok dilempar lagi?"
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Adek masih nggak mau dijodohin. Rasanya absurb. Kalo cowoknya aneh, aku kabur.” “ jangan kabur, Lin” Papa mengingatkan. “Aku bar-bar Pa. Bukan bar- bar kabur. Aku cuma kabur kalo darurat.” Jawab Selin. “Jangan bikin malu keluarga Selin,” mama menegur. Dika dari depan, “tenang Ma, Adek cuma bikin malu dirinya sendiri kok.” Selin mencubit lengan Dika. “AW! Aduh sakit, Dek!!”
10797 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai acak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status