Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

"Kamu baik-baik saja, Rani?" Maharani tersentak dari lamunannya. dia segera memasang senyum tipis. "Te–tentu. Aku cuma sedang lelah belakangan ini." Dewi terdiam beberapa saat, mengernyit, tetapi tidak bertanya lebih lanjut. Pasalnya, ini bukan kali pertama memergoki sikap janggal sahabatnya. Dirga yang baru saja selesai menyuapi Denver, kini berpindah ke arah Maharani dan melihat toples. "Mau lagi pisang golengnya dong, Onty!"
10183.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

“Mahapatih Pitar, kamu tidak boleh tergesa-gesa.” Pandangan mata Narendra bergetar, namun dia tetap berdiri sempurna layaknya seorang prajurit yang setia. Kedua telinganya terbuka lebar, siap menampung nasihat apa pun dari Sang Maharaja. “Perempuan ini …. Rengganis, bukan perempuan biasa. Dia tidak seperti istrimu yang terdahulu, mustika merah delima itu buktinya. Selama ini bukankah Nirmala tidak pernah mendapatkan mustika apa pun?”
10157.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai air mata maharani part 40
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
Terjerat Cinta Siluman Pemakan Manusia

Terjerat Cinta Siluman Pemakan Manusia

Sambil mengepalkan kedua tangannya, mata merahnya terus menatap jauh dengan tatapan tajamnya. “Sial, bisa-bisanya aku kalah dari manusia lemah itu!” “AAARGH…” suara Ghanindra menggelegar, sehingga membuat burung-burung yang ada disana berterbangan. “Ck… Aku kira siapa yang berani masuk ke dalam wilayahku,” wanita yang memakai pakaian tradisional berjalan mendekat. “Aku senang, akhirnya kita bisa bertemu lagi.” Maheswari, makhluk penguasa hutan yang terkenal akan sosoknya yang cantik jelita.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

ucap Maharani. It's my life and my body and only I have the right to decide what I'm gonna do with it. I've made peace, I like them,” ucap bu RT seraya mengulaskan senyum. “Kita belum berkenalan, nama saya Maharani, sepertinya saya tidak perlu melihat profil anda,” ucap Maharani yang terlihat mengulurkan tangan. “We greatly appreciate your contribution and participation. Thank you,” ucap bu RT yang kemudian menerima tangan Maharani, tim promosi PT Skin White.
9.518.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah Dengan Chef Bintang Lima

Mendadak Menikah Dengan Chef Bintang Lima

kata Maharani lembut, meskipun ada kecemasan yang jelas terlihat dari nada yang dipilihnya. "Tapi kamu ‘kan teman baik Anjana. Kamu memang tidak tahu kalau dia pernah punya anak sebelumnya?" tanya Aryan, suaranya terdengar menuntut, mencoba menggali lebih dalam. "Aku hanya tahu, Anjana hanya punya satu anak perempuan dan satu anak laki-laki. Tapi ..." Maharani berhenti sejenak, seakan mencari kata-kata yang tepat. Wajahnya kini lebih serius, seperti sedang menimbang-nimbang sesuatu yang berat.
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

Debu melayang ke udara, mengakhiri Baladhara sempurna dari pemuda pendiam bernama Atma. “Luar biasa!” decak Perdana memandangi debu-debu berwarna jingga kecoklatan. Baladhara begitu mematikan dalam bentuk seperti yang baru saja ia saksikan. “Tapi bagaimana orang itu bisa lolos?”
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

Mata bulat Arleta membola kala mendengar pintu didobrak namun yang membuatnya lebih terkejut pria yang ada di balik pintu yaitu seorang Mahendra. Empt….! Empt….! ‘Tuan Mahen!’’ ‘Tolong saya tuan!’ jerit Arleta dalam hati, ‘’Arleta!’’ teriak Mahen sambil berlari menghampiri gadis yang membuatnya hampir gila dalam beberapa minggu ini. Air mata Arleta jauh seketika begitu melihat Mahen dari dekat yang sedang berusaha membuka satu persatu ikatan tali dari tubuh Arleta.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Riko dan Jejen memegang tanganku dengan kuat, tak memberi ruang untuk melawan. "Matamu bagus sekali. Satu biru, satu hijau. Seperti mata kucing. Atau jangan-jangan kamu keturunan alien?" Bobi melontarkan ledekan, tawanya menggelora di udara. Tiba-tiba, ia menengadahkanku, jari-jarinya menahan kelopak mataku agar tak bisa terpejam. "Mari kita lihat apa yang terjadi kalau mata seperti ini diberi sinar matahari!" serunya, dan aku terpaksa menatap matahari yang begitu menyilaukan. Air mata mulai mengalir dari sudut mataku, kepalaku terasa berputar, dan rasa pedih menjalar. Aku memberontak, tetapi Riko dan Jejen menahan tubuhku, tawa mereka menggelegar di sekelilingku.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Andai sorot mata dapat membunuh, Kuranji mungkin telah mati berkali-kali dihantam kilat kemarahan yang memerah saga dari netra Mahzar. “Aku bersumpah akan menghabisimu!” Mahzar melenting tegak. Kuranji menanti serangan Mahzar dengan waspada. Netra kucingnya awas mengamati gerakan lawan. Sekali lagi Mahzar merentangkan jari. Kuku-kuku runcing itu pun menghilang, berubah wujud menjadi kepalan tinju. “Hiyaaa!” Mahzar membuka serangan, kepalan tinjunya dalam sekejap kembali beralih rupa menjadi cakaran, meski tanpa kuku yang runcing.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Swing Partner

Swing Partner

Begitu hidup dan begitu tepat lekuknya berada di lengannya. Tatapan mata Maharani meredup dan sayu saat menatap matanya tanpa kedip. Itu membuat jantungnya bekerja gila-gilaan. Bibir Maharani sedikit terbuka. Bila saja bibir itu tidak gemetar, pasti dirinya mengira bibir wanita itu tengah menggodanya, mengundangnya untuk mencicipinya.
621 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai air mata maharani part 40
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status