Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Sekarang, setelah tahu orang yang berbaik hati meminjamkan senjata adalah Mishima. Tidak sabar Pak Orochi mengetuk pintu rumah Mishima sampai anaknya kesal sebab acara menghitung uang untuk biaya masa depan di Yokohama terganggu. Cepat remaja itu melangkah menuju pintu dan membukanya dengan kasar. “Mishima, aku pinjam katana,” ucap Pak Orochi. Isae, remaja yang membukakan pintu dan pemilik rumah, mengernyitkan dahi. “Mishima. Pak Orochi aku Isae. Pak Orochi sudah lupa kalau ayahku sudah meninggal.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Di Hari Aku Meninggalkan Suamiku

Di Hari Aku Meninggalkan Suamiku

Atlas merasakan tubuh Aisha menegang di bawah cengkeramannya. Dia melihat mata Aisha terpejam erat, sebuah perlawanan pasif yang tak berarti apa pun baginya. Dia meletakkan tangannya di rambut Aisha, menikmati rasa sakit yang pasti dirasakannya. Rasa sakit itu menginginkan setiap sentuhan, setiap kata, setiap tatapan menjadi siksaan.
604 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Menikahi Mantan Suami Arogan

Menikahi Mantan Suami Arogan

"Hahah.. Aneh aneh aja kamu. Makan aja dulu yuk! Keburu dingin entar kalau ngobrol terus." "Iya iya, aku makan. Bismillah.." Ucap Aisha. Aisha segera menyuap makanan itu ke dalam mulutnya. "Huhh.. Hah.." Aisha kepanasan. "Pelan pelan Aisha, tiup dulu." "Siapa yang tahu bakal sepanas ini. Huhh.." Bibir Aisha sangat kaget dengan bskso panas yang disuap Aisha ke mulutnya.
9.63.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Jodohku Musuhku

Jodohku Musuhku

Sahut pembantu lainnya. Tampak beberapa pembantu tengah berbincang membicarakan Elissa sang majikan. Di tengah kesibukan memasak di dapur, saat itu beberapa orang asyik membicarakan tuan putri yang sombong itu. Siapa lagi kalau bukan Elissa yang di kenal angkuh saat ini. “Biarkan saja, aku tidak takut. Memang kenyataannya seperti itu bukan?” Ucapnya lagi.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Permintaan Gila Calon Pengantin

Permintaan Gila Calon Pengantin

Di tengah-tengah perang urat saraf itu, Aisha merasa tubuhnya kian mengecil. Namun, Rey tidak membiarkan keheningan itu bertahan lama. Tanpa membalas satu patah kata pun, Rey berdiri dari kursinya. Gerakannya yang tiba-tiba membuat kursi jati di belakangnya berdecit nyaring di atas lantai marmer. Dengan satu gerakan tegas, Rey meraih pergelangan tangan Aisha, menggenggamnya begitu erat seolah sedang mendeklarasikan bahwa wanita ini adalah miliknya yang tidak boleh diganggu gugat.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

Zura menatap layar ponselnya dengan mata kosong. Wajahnya pucat, tangan gemetar, dan tubuhnya terasa mati rasa. Sudah hampir satu jam sejak pesan itu dikirim oleh Bagas. Sebuah kalimat pendek yang mampu membalikkan seluruh dunia yang baru saja mulai dia bangun dari puing-puing. “Aisha mencoba bunuh diri di tahanan. Kini dirawat di rumah sakit. Lukanya dalam, tapi nyawanya selamat.”
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai aisha mushoku tensei
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
WidiaYuan
kesempatan tak akan datang dia kali van.. kamu pilih bertahan hidup atau hancur hanya itu pilihanmu. kamu mempertahankan egomu maka kehancuran yg kau dapat kalo kamu memilih pilihan yg ditawarkan barra setidaknya kamu masih bisa hidup lebih lama dengan tenang.
Kania Putri
Barra lagi H2C ini wkwkw tapi aq yakin mami rumi gak akan ngamuk kaya singa kalau kamu jelaskan duduk persoalannya karena menemui karina ada maksud dan tujuan yg jelas bukan demi perusahaan aja tapi demi keutuhan keluarga
Baca Semua Ulasan
Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

tanya Cakrawala pelan, sambil menahan senyum. Bukannya menjawab, Aisha malah mendengkus kesal, lalu meronta, "Pak, lepas, dong!" Cakrawala merasa sudah cukup banyak menggoda Aisha di sehari semalam ini. Jadi, dia segera melepas tangannya dengan suka rela. Dengan ekspresi manyun, Aisha mendengkus lagi. Dia menepuk-nepuk badan, seperti baru saja memeluk benda yang kotor.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
The Caliph

The Caliph

Jenna menyandarkan tubuhnya di kursi penumpang sambil bayangan-bayangan masih mengganggunya. “Siapkan dirimu, ini akan sedikit keras.” Kata Aisha. Sebenarnya Aisha memiliki sedikit keraguan. Apakah rencananya akan berhasil? Atau mungkin berhasil? Atau tidak akan berhasil? Apakah kendaraan yang ia ciptakan dari fantasinya ini akan bekerja sesuai dengan apa yang diinginkannya? Tapi ia menyadari bahwa keraguan adalah hal yang tidak berguna. Ia masih memiliki kekuatan supernya. Ditekannya accelerator, dan mobilnya bekerja sesuai apa yang diinginkannya. Ia meloncati area tempatnya berada.
9.75.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

bisik Aqilla di dekat telinga Aksa, sambil mengelus puncak rambut Aksa dengan lembut. Saat Aqilla mengelus puncak rambut Aksa, mata Aksa yang tadinya terlihat sangat kosong, sekarang mulai kembali terlihat hangat. Terlihat Aksa seperti orang yang sudah memiliki semangat untuk menjalani hidupnya lagi. Mata Fanny melotot sempurna saat melihat perubahan pandangan Aksa. Apa lo pernah sekali aja ngelus kepala Aksa?
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Eternal Historian: Aisha's Otherworldly Journey

Eternal Historian: Aisha's Otherworldly Journey

Aku sudah bukan Aisha yang dulu. Sejak hidup sebagai Aisha di Telluris ini, aku merasa bahwa ini adalah 'aku' yang sebenarnya, membuatku semakin bersemangat dalam menikmati hidup. Aku pun tak sungkan-sungkan menggunakan pengetahuanku di masa lalu untuk bisa hidup lebih nyaman bersama warna Elsira, hingga aku sampai disebut jenius. Aku benar-benar merasa hidup pada akhirnya. "Hiyah!" Aku menghentakkan tali kendali dengan kuat, kuda coklat ini pun menambah keceptannya berlari.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status