Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEET AISHA IN 1998

MEET AISHA IN 1998

Begitu pikir Rega. “Aisha, boleh aku tanya sesuatu?” ucap Rega. “Mau tanya apa, Kak?” “Maaf, kalau aku lancang. Sebetulnya, ada masalah apa, Aisha? Apa yang bikin kamu takut?” Phey membeku. Dia harus menjawab apa? "Aisha!"
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

tanya Yikyung; salah satu mutan yang berwajah cantik, namun matanya berwarna merah menyala, dengan tanda lahir yang seperti luka bakar yang berada di tangan kanannya. "Mereka akan bertemu denganku sebentar lagi. Percayalah, setelah pertarungan dengan Gumshin dan pertemuan kita dengan Aeshin, mereka akan tertarik dengan kemampuanku, juga kecerdasanku." Asahi masih melanjutkan pelatihannya dengan menghunuskan tongkat saktinya yang bisa berubah menjadi pedang, ke arah pohon beringin beberapa kali. "Tapi, sepertinya bukan hanya kau saja yang tertarik kepada Jeonsa goljjagi itu. Sepertinya, Kang Taeshin juga mengejar mereka."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Madu

Terpaksa Menjadi Madu

tanya Izhar, dia sepertinya baru menyadarinya. “Cuman enggak mau ganggu Aa aja, barang kali Aa capek, enggak mau diajak bicara,” jawabnya. “Enggak, kok. Kenapa kamu berpikir kayak gitu?” Izhar mengernyitkan dahinya dan tertawa kecil. “Aa kayak gitu, selama belakangan ini,” jawab Ayesha seadanya. “Oh, ya?”
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

sapa pria itu yang rambut pirangnya panjang diikat ke belakang. “Good moring, Nester! So now is morning? I am not getting up late,” jawab Aisha yang Nester dengar meski suaranya terhalang benda dari plastik tebal yang transparan. “Oh, this shit mask make my nose like an elephant’s trunk—Oh, masker sialan ini bikin hidungku seperti belalai gajah.” Menurunkan masker oksigen ke sebetas lehernya. “Knowing reduce your remaining life—Sengaja mengurangi sisa umurmu?”
9.82.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Talak di Malam Anniversary

Talak di Malam Anniversary

tanyaku. Umi Mus tersenyum penuh arti dan melirik ke arah Ustaz Azam yang entah mengapa wajahnya terlihat sedikit tegang. "Jika ada laki-laki yang ingin menjadi jodoh Mbak Aisha, apakah Mbak siap?" tanya Umi Mus, membuatku tersentak. ***
1043.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

tanya Yamazaki pada Aisyah. “Ini saya bawakan Takoyaki buat Sensei untuk buka puasa. Saat saya buat ini, saya ingat Sensei yang snagat suka dengan Takoyaki,” jawab Aisyah, ia meletakan kotak makanan di atas meja. Wajah Yamazaki yang daritadi datar berubah cerah, lelaki itu tersenyum hangat menatap kotak makanan yang diberikan Aisyah padanya dan membuat di mata Gadis terasa menyebalkan.
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Aisha hanya duduk di ujung sofa dengan baju panjangnya yang biasa. Aku mengulurkan tangan dan coba mengulangi apa yang pernah terjadi dulu. “Teuku Arasya.” Aisha tersenyum. Wanita berbibir seksi itu menerima uluran tanganku. “Aisha Qurotaayuni.”
9.781.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

POV: Axel Montevista Menghadapi ribuan karyawan atau negosiasi bisnis yang alot tidak pernah membuatku gentar, namun menghadapi Keisha yang kini sedang menangis tersedu-sedu karena sepotong ikan adalah hal paling sulit yang pernah kulakukan. Ya, singkatnya sore ini, suasana mansion yang tenang mendadak berubah menjadi medan pertempuran emosional. Keisha sedang duduk di meja makan, menatap piring berisi sushi dengan ikan matang dan telur yang baru saja diantarkan koki, seolah makanan itu adalah musuh besarnya. “Aku udah bilang, aku tidak mau ini, Axel. Aku maunya tuna mentah yang segar yang warnanya kemerahan, bukan yang sudah matang seperti ini...” ujarnya tak mau menyentuh makanannya sediki
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN ISTRIKU

MISTERI KEMATIAN ISTRIKU

Perih. Samudra meraih tubuh Aisha yang masih terbungkus mukena, memeluknya erat. "Satu detik pun aku nggak pernah merasa susah selagi aku bisa melihat kamu tersenyum, Aisha," ucap Samudra lirih. "Kamu hidupku sekarang, dan aku nggak menginginkan apapun lagi di dunia ini selain kamu," kata Samudra lagi yang semakin mempererat dekapannya. *
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
AISYA ( INDONESIA )

AISYA ( INDONESIA )

Mereka berlari memasuki kelas, bertepatan dengan Pak Seno datang. ======= Aisya kini sudah berada di parkiran, ia sudah duduk diatas motornya, ia memasang helmnya yang bermotif tokoh Minion. Ia segera menjalankan motornya dengan perlahan, setelah keluar dari area sekolah ia melajukan motornya dengan cepat, tiba-tiba mesin motornya mati mendadak, hampir saja dia oleng. Ia segera menepikan motornya di dekat trotoar, ia mencoba menghidupkan mesin motornya kembali tetapi tidak bisa.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 789 kali sebagai aisha mushoku tensei
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status