Sampai Kau Ingat Aku
Jiwa mereka, meski tertutup luka, tetap saling mengenali satu sama lain dalam frekuensi yang sama.
“I've never stopped, you're still written in the scars on my heart. You're not broken, just bent, and we can learn to love again…”
Arkan menyambar bait itu dengan penuh kesungguhan. Zea merasa dunianya goyah. Saat suara mereka akhirnya menyatu sempurna di bagian bridge, ada koneksi magis yang tak bisa dibantah oleh logika mana pun.
“Oh, tears ducts and rust…” (Semuanya sudah hancur dan berkarat, bisik Zea dalam hatinya).
Capítulos em Alta