Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

Tanya Kaisar. " Eh Kai.. Sudah selesai belajarnya?." " Sudah Mah, susah juga ya ternyata bahasa Jerman." " Iya, besok giliran Mama yang belajar. Andai saja ada alat yang bisa digunakan untuk men translate bahasa tanpa harus belajar, ya?." " Mama ada ada saja, Mama apa aku ikut Nenek dan Kakung saja ya di Indonesia?." "Kai mau ninggalin Mama disini gitu?."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Dan absolut. "Aku. Cukup."
9.470.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Apalagi ini, apa itu apartemen. "Aku..." Ruenna menggantung kalimatnya, seakan menimbang dua pilihan. Padahal dirinya tidak ada pilihan. "Tak punya arah dan tujuan hidup. Turunkan saja di SPBU depan. Aku mungkin akan jadi gelandangan di sana," lanjutnya. "Ha... Ha. Ha...," Jerry tertawa sambil tetap fokus mengemudi. Pernyataan Ruenna barusan seperti lelucon gelap yang sangat menghibur baginya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
PRETEND LOVE (Bahasa Indonesia)

PRETEND LOVE (Bahasa Indonesia)

Kalimat dalam bahasa Jepang. Ck. Ima wa nani mo hanashi o shitaikunai. Mou unzari*: "Ck. Aku sedang tak ingin bicara sekarang. Aku lelah." Kalimat dalam bahasa Jepang.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Nara dan Aline berdiri di sisi meja. Namun kali ini, mereka tidak berkata apa-apa lagi. Karena tidak ada yang perlu dikatakan. Dan Anda… tidak perlu menulis. Tidak perlu diam. Tidak perlu memilih. Anda hanya perlu… ada. Karena pada akhirnya, dunia tidak selalu lahir dari sesuatu yang ditambahkan, tidak selalu tumbuh dari sesuatu yang diperjuangkan, dan tidak selalu berarti karena sesuatu yang dipahami.
772 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
DINIKAHI PRIA PLAYBOY

DINIKAHI PRIA PLAYBOY

Mereka berdua yang memang tidak bisa bahasa Jepang sama sekali hanya saling menoleh dan memandang satu sama lain. Mereka berdua kini seakan mentransfer sinyal komunikasi meski tak dibicarakan. Mereka pun berkomunikasi hanya dengan ekspresi wajah saja seakan memiliki ilmu telekomunikasi. “Am sorry, I not speak Japanese.” Dan tentu saja pelayan itu pun sama-sama melongo kebingungan karena dia juga tak bisa bahasa inggris. Sama-sama tak bisa bahasa yang membuat komunikasi lancar, pada akhirnya Adeeva memutuskan menggunakan bahasa isyarat.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Cutie Bodyguard

Cutie Bodyguard

"Apa nggak bisa pakai bahasa Ingris?" "Bisa, tapi mereka jawabnya pakai bahasa Mandarin atau Kanton. Kamunya bakal bingung." "Astaga! Berarti aku harus bawa kamus ke mana-mana." "Enggak perlu. Kamu pakai bahasa isyarat aja. Atau, bahasa Emak OY yang ini." Alvaro berdeham, lalu melanjutkan perkataannya. "Oy, oy, oy, ay, ay, ay, eea, eea!" serunya.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
THE PRINCE MAFIA ASSHOLE

THE PRINCE MAFIA ASSHOLE

"Kau saja yang bodoh! Sudah lama menjadi ajudanku tapi tetap tak mau belajar bahasa Italy." "Dengar, aku bukannya tak mau belajar. Hanya saja aku lebih mementingkan yang lain terlebih dahulu dari pada belajar bahasa Italy. Lagi pula bahasa Inggris adalah bahasa Universal jadi aku bisa gunakan dimana pun tempatnya." Kilah Brian dengan mengedikkan bahunya acuh. "Dasar!"
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Nada itu ngebuat semua bayangan membeku, lalu hancur jadi debu cahaya. Risa teriak, “APA ITU!?” Bara jawab datar, “Aku cuma ngomong bahasa mereka.” “Bahasa siapa?” “Dunia.” Liora sadar pelan-pelan, matanya berat. “Bara… kalau dunia bicara lewatmu, artinya…?” “Artinya aku harus denger, bukan nyuruh.” “Dan kalau dunia nyuruh hal yang salah?”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status