Antara Mantan dan Selingkuhan
Saat seluruh harap yang ia gantungkan pada Anggika, berbalas dengan kekecewaan karena wanita itu tak mampu memenuhi harapnya.
Berkali-kali, harapnya dibangun lalu dihancurkan. Pandu terus kembali pada Anggika, dengan setitik harapan terkecil agar setidaknya Anggika dapat menerimanya, dapat mengerti keadaannya, dapat mendengarkannya barang sekata saja. Namun, hal itu terus berbalas dengan rada kecewa yang Pandu pikir, obatnya ada bersama Mone.
"Cinta ya, Nggi? Kalo bukan cinta, kenapa aku terus-terusan sakit hati karena kamu?"