Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Padahal ia bertubuh kecil, tidak tinggi dan tidak jago beladiri. “Akh, Shit! Berani sekali kamu melawanku? Dasar penjual gorengan brengsek!” Andika yang dibantu Dennis itu berusaha bangkit dan mencoba membalas. “Hei, Dika! Sebenarnya, kamu itulah yang brengsek! Bukan aku!” Tegas Alisa membalas dengan tatapan tajam berkilat-kilat. Sambil meringis menahan nyeri di punggung dan leher, Andika susah payah mendekat, dan mencengkeram rahang Alisa kuat-kuat demi membalas perbuatannya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Angelina's Revenge

Angelina's Revenge

bisik Alex sinis. “Sial! Kau sengaja menyerang titik terlemahku!” “Bukankah itu trik melumpuhkan lawan?” balas Alex terdengar mengejek. Angelina tertawa mencemooh. “Tidak semudah itu, Bung!” BRAK! Angelina berhasil menghimpun kekuatan pada kedua kakinya untuk bangkit, tidak segan-segan ia bangkit dan otomatis gerakannya membuat Alex yang memasang posisi membungkuk di atas Angelina, terkena serangan telak.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Anila merasa ditelanjangi dan menarik lepas tangannya dari cengkeram samurai itu. “Kau yang membunuh ninja kami!” pekik samurai itu sambil menarik pedang dari pinggang hakamanya. “Kau pasti sekongkol dengan Sakka Nara.” Anila berguling ke permukaan meja dan membaliknya sebagai tameng dari serangan pedang. Gadis itu mengambil kedua batonnya dan menyilangkan di atas kepala untuk sekali lagi menahan serangan pedang katana tajam sang lawan. Dia dorong kedua bantonnya dan mengempaskan pedang lawan. Satu baton menghunus bahu samurai botak itu dan satu lagi menahan serangan pedang dari samurai kedua.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
How Could We Go Wrong?

How Could We Go Wrong?

Ucap Alana bersikap tegar "Aku balik dulu ya, Mas." Alana merasa malu menampakkan wajahnya setelah dipermalukan oleh Alan. Alana menatap ke arah Farhan yang berada di sampingnya "Han, aku balik dulu." Alana pun berlari kecil menuju basement parkiran dan meninggalkan Farhan, Alan, dan Ezra. "Lo gak pantes ngomong kaya gitu ke Alana." Ucap Farhan sembari memukul Alan berkali-kali yang terlihat sudah mabuk berat. Farhan pun bergegas mengejar Alana.
9.95.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

Atau jeritan minta tolong? Dalam satu surat terakhir yang tak pernah sempat ia balas, Intan menulis: “Kalau suatu hari aku kembali, bukan untuk mengingat luka. Tapi untuk menguji, apakah dunia masih bisa percaya pada anak-anak seperti kita.” ⸻ Keesokan harinya, Nayla mengambil keputusan. “Kita cari Aluna,” katanya pada Raka dan tim. “Kita jalani ini, entah Intan ingin menguji atau mengajak kita ikut dalam pertarungan yang lebih besar.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

“Eh… Al! Nggak ada ceritanya maling ketiduran kalau pas lagi maling dodol!” “Ya siapa tahu ini pertama kalinya baru ada,” bantah Alana gemas menarik tangan Layla. “Sudah ah… kita cari aman saja yuk… kita kabur saja deh. Yuk-yuk-yuk… “ Hampir tarikan Alana membuat tubuh Layla tersungkur. Untungnya Layla punya tenaga yang lebih kuat dan keseimbangan tubuh yang terlatih membawa baki-baki makanan kiriman di atas penatang sawah. Tarikan Alana hanya membuat Layla sedikit terhuyung sebelum Layal menarik balik Alana.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN ATAS DENDAM

PERNIKAHAN ATAS DENDAM

sentak Shaka pada Alana. Alana meronta, "Apa yang kamu lakukan? Kenapa memukul orang dengan seenaknya? Lepaskan tanganku!" "Tidak! Aku tidak akan melepaskanmu. Ikut aku pulang!" bentak Shaka, lalu menyeret Alana pergi. "Lepas ... lepaskan aku! Aku tidak mau ikut denganmu!" Alana terus meronta, dia tidak bisa meninggalkan Afnan yang masih belum bangun akibat pukuulan Shaka.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Bukan Budak Nafsu Majikan

Bukan Budak Nafsu Majikan

“Nungguin apa?“ Hamiz tertawa. Alana mendengkus. “Aku kira bakal ada yang iya-iya,“ ucapnya lirih. Hamiz yang baru saja keluar dari kamar mandi kembali menghampiri istrinya, memasang wajah menggoda lagi. “Mau?“ “TIDAAAAAAAK.“ Alana berteriak. Hamiz tertawa, istrinya turun dari wastafel kemudian lari. ***
1028.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status