Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tiga Bayi Sang Mafia

Tiga Bayi Sang Mafia

jawab Cakra mencoba bela diri. Alena masih tidak percaya awalnya percaya pesan masuk lagi dan kali ini makin mesra membuat Alena langsung membuat gerakkan seperti orang sedang bergelut di ring tinju hingga Cakra yang belum siap melawan akhirnya kalah telak oleh Alena. "Siapa dia?" tanya Alena dengan suara yang menakutkan.
10117.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Dalang Dibalik Kematian Kakakku

Dalang Dibalik Kematian Kakakku

tukas Nawang. Kembali Alina harus berlayar di laut lepas, apa mungkin pria yang gadis itu kenal bersifat lemah lembut malah suka memukul? "Ting...." Alina mengecek pesan masuk. [Alina, maafkan saya. Sepertinya pernikahan kita batal.] Kembali perempuan itu membelalakkan mata, ada apa ini? [Kenapa, Pak?] [Saya tidak bisa menikahi perempuan yang tak memberikan keuntungan untuk saya atau perusahaan.]
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Ia telah kalah dalam pertempuran merebut Brian, namun dari sorot matanya jelas bahwa ia masih berniat memenangkan perang, walau harus membakar semua yang tersisa. Beberapa tamu mulai mengangkat ponsel, merekam. Suara bisik-bisik semakin riuh. Alana berdiri kaku, merasa tubuhnya seperti terpasung di tempat. Kata-kata di rekaman terdengar makin menekan, dan ia tahu bagian terburuknya belum diputar.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

pinta Helena Caustaria dipenuhi rasa panik bercampur marah. “Mas, segera teflon Daniel.” “Iya, akan aku telpon dia,” ucap Arttha seraya mengambil HandPhone dari dalam saku celananya. Segera Arttha Caustaria mengutak-atik handphone yang berada di genggamnya untuk menelpon Daniel. [Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan...] Tiap kali Arttha menelpon Daniel selalu saja operator Telkomsel yang menjawabnya.
523 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Di Balik Wajah Sang Miliuner

Di Balik Wajah Sang Miliuner

"Apa?" Wajahnya masih tegang sekaligus antusias. "Di depan butik Aurea Mode, ada keributan besar! Daniel DeLaLuca diserang pria tak dikenal!"
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

ucapan Tuan Ga terpotong. Bug... Pukulan hebat mendarat pada wajahnya. Barga sudah kehilangan kesabaran, kemudian tanpa ampun Dia terus memukul Tuan Ga. Secara membabi buta, Barga kehilangan kendali. Sanci berusaha menghentikan Barga, namun tidak berhasil. Tuan Ga telah babak belur akibat pukulan yang bertubi-tubi. "Tuan hentikan! Dia Ayahmu." Sanci memegang tangan Barga dan Barga membeku di tempat.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Suami Sekaku Batako

Suami Sekaku Batako

sentak wanita paruh baya tersebut sambil melotot pada Asta. "Lepaskan dia!" Asta tentu tak mau kalah dan merasa benar-benar harus membela perempuan muda yang saat ini sedang memeluk erat anaknya sembari mempertahankan posisi duduknya agar tak terjatuh. Dan tanpa pikir panjang Asta langsung mengambil sebuah papan dan mengangkatnya tinggi-tinggi, ingin memukulkan papan tersebut pada wanita paruh baya di depannya.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

ucapnya lalu fokus pada makanannya. "Ngapain harus di samping gue woi, tu di depan masih banyak tempat," gerutu Alana dengn muka yang sudah sebal. "Suka suka gue dong, gue maunya di sini," balas Alga seraya menyuapkan baksonya ke dalam mulut. "Lo yang pergi atau gue yang pergi?" tanya Alana dengan mata tajam menatap Alga. "Gak ada yang pergi," jawabnya.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian di Kota Hema

Misteri Kematian di Kota Hema

"Kita beli besok ya ... sekarang kemaleman." "Kamu ketawain aku??? Apanya yang lucu!" Lagi-lagi Lili mendelik. "Terserah kamu ... lagian aku nggak minta." **** Seraya tubuhnya yang terbaring, Alana menahan tangan Rita yang terus menyerang. "Ahh! Ck!" "Mati kamu!" Lagi-lagi Rita terus menyerangnya. Dan lagi, Alana tetap menahannya. "Arghh!!" Ujung pisaunya mendekat di kerongkongan Alana. "Sialan! Lepasin! Alana salah apa!" geram Alana, sembari terus melakukan perlawanan.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status