Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

pinta Helena Caustaria dipenuhi rasa panik bercampur marah. “Mas, segera teflon Daniel.” “Iya, akan aku telpon dia,” ucap Arttha seraya mengambil HandPhone dari dalam saku celananya. Segera Arttha Caustaria mengutak-atik handphone yang berada di genggamnya untuk menelpon Daniel. [Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan...] Tiap kali Arttha menelpon Daniel selalu saja operator Telkomsel yang menjawabnya.
637 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Di Balik Wajah Sang Miliuner

Di Balik Wajah Sang Miliuner

"Apa?" Wajahnya masih tegang sekaligus antusias. "Di depan butik Aurea Mode, ada keributan besar! Daniel DeLaLuca diserang pria tak dikenal!"
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

ucapan Tuan Ga terpotong. Bug... Pukulan hebat mendarat pada wajahnya. Barga sudah kehilangan kesabaran, kemudian tanpa ampun Dia terus memukul Tuan Ga. Secara membabi buta, Barga kehilangan kendali. Sanci berusaha menghentikan Barga, namun tidak berhasil. Tuan Ga telah babak belur akibat pukulan yang bertubi-tubi. "Tuan hentikan! Dia Ayahmu." Sanci memegang tangan Barga dan Barga membeku di tempat.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Suami Sekaku Batako

Suami Sekaku Batako

sentak wanita paruh baya tersebut sambil melotot pada Asta. "Lepaskan dia!" Asta tentu tak mau kalah dan merasa benar-benar harus membela perempuan muda yang saat ini sedang memeluk erat anaknya sembari mempertahankan posisi duduknya agar tak terjatuh. Dan tanpa pikir panjang Asta langsung mengambil sebuah papan dan mengangkatnya tinggi-tinggi, ingin memukulkan papan tersebut pada wanita paruh baya di depannya.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Ponselku terus bergetar. Lagi dan lagi, setiap foto Vincent dengan kekasih barunya, Syafana, bermunculan. Mereka tampak berciuman dengan penuh gairah dalam bak mandi berisi sampanye dan bekas bibir berwarna merah yang ambigu di sebuah hotel bintang lima. Namaku Abella, aku adalah seorang eksekutif wanita di sebuah perusahaan teknologi kesehatan di Kota Neysa.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Alana dan Albert

Alana dan Albert

Tanya Louis dengan tatapan playboynya itu. "Ga usah kepedean, gue kesini juga karena penasaran. Gue pikir lo yang taruh itu bunga diatas meja gue. Tadinya kalau lo yang kasih justru gue mau ngomelin lo!" Jawab Alana dengan ketus. "Jadi cewe ga usah galak-galak banget kenapa lan," Jawab Louis. "Terserah gue, mulut-mulut gue. Udah ya bye maksimal!" Alana pergi meninggalkan lapangan basket itu dan berlari menuju ke arah kelas lalu dia kembali duduk dibangkunya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

ucapnya lalu fokus pada makanannya. "Ngapain harus di samping gue woi, tu di depan masih banyak tempat," gerutu Alana dengn muka yang sudah sebal. "Suka suka gue dong, gue maunya di sini," balas Alga seraya menyuapkan baksonya ke dalam mulut. "Lo yang pergi atau gue yang pergi?" tanya Alana dengan mata tajam menatap Alga. "Gak ada yang pergi," jawabnya.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian di Kota Hema

Misteri Kematian di Kota Hema

"Kita beli besok ya ... sekarang kemaleman." "Kamu ketawain aku??? Apanya yang lucu!" Lagi-lagi Lili mendelik. "Terserah kamu ... lagian aku nggak minta." **** Seraya tubuhnya yang terbaring, Alana menahan tangan Rita yang terus menyerang. "Ahh! Ck!" "Mati kamu!" Lagi-lagi Rita terus menyerangnya. Dan lagi, Alana tetap menahannya. "Arghh!!" Ujung pisaunya mendekat di kerongkongan Alana. "Sialan! Lepasin! Alana salah apa!" geram Alana, sembari terus melakukan perlawanan.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Mr. Billionaire

Anak Kembar Mr. Billionaire

"Yang kecup duluan tadi siapa? Yang menarik leherku siapa?" Mendengar bantahan Alex, seketika Alana menunjukkan kepalan tangannya di hadapan Alex. "Mau lagi? Bagian mana yang mau ditonjok?" tanya Alana dengan nada menantang. Laki-laki itu hanya tertawa pelan dan menganggukkan kepalanya. "Hatiku Yang, hatiku...." Alex berlagak kelonjotan hingga Alana langsung memukulinya. Tawa mereka pecah di sana, sebelum Alana keluar dari dalam mobil dan Alex pun beranjak pergi ke kantornya.
9.5124.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai alana bakwan fight back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status