Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Hanya ada satu sumber cahaya yang signifikan di ruangan ini: sebuah lampu meja antik, terbuat dari perunggu berat, berdiri di atas rak kecil di sebelah pintu. Aku berjalan ke lampu itu, mengambilnya. Lampu itu teras lebih berat dari yang seharusnya. Aku membaliknya. Di bagian bawahnya, terukir inisial: H.P. Hendrawan Prasetyo. Ayahku menyimpan lampu yang di buat oleh sahabat yang telah dibunuhnya. Sebuah pengakuan bersalah yang sinis. Aku memutar pangkal lampu yang itu perlahan. Klik. Aku merasakan getaran kecil di dinding.
601 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Pernikahan Paksa Sang Mafia

Pernikahan Paksa Sang Mafia

“Tentu. Bagian mana yang harus diberikan lampu??” “Paling bawah,” jawab Alea. “Yang belum kita rangkai sepenuhnya kemarin.” Damian mengangguk, dan mulai merakit lampu di bawahnya, ia merangkai dengan gerakan yang cekatan lalu menutupnya dengan sebuah kayu khusus. “Seperti ini?” tanyanya dengan menghidupkan saklar yang ada pada lampu. “Cantik,” guman Alea. “Seperti langit yang memancarkan bintang-bintang di malam hari.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

ucap Ambigu. Lampu teplok adalah, lampu tempel bersumbu yang berbahan bakar dari minyak tanah. Ambigu segera mengambil lampu teplok cadangan miliknya. Kemudian menyalakan dengan korek api dan memasangnya di dinding dekat neneknya berbaring.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Seorang asisten mengeluarkan kantong kain kecil, dan lampu tembaga kecil yang dibungkus kertas minyak dibagikan. Ian berdiri dalam antrean, dan tangannya sedikit gemetar saat menerima lampunya. Itu adalah lampu kecil tapi kokoh dengan nyala api membulat. Badan lampu diukir dengan kata-kata "Seventh Workshop, Red Tide, Third Winter" dan memiliki lambang matahari Red Tide yang diukir dengan indah, yang konon dirancang oleh Lord sendiri. Ia menatap lampu kecil itu, seolah-olah ia melihat dirinya sendiri pada malam bersalju itu.
9.78.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Embrace Fate

Embrace Fate

Lampu itu cukup besar, dan berat, dan terbuat dari Kristal-kristal berbentuk tajam dan runcing. Darren melihat lampu itu jatuh ke atasnya tanpa sempat menghindar lagi.
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova

Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova

Lampu temaram memeluk ruangan dalam cahaya keemasan, menciptakan kontras dengan sosok yang berdiri di dekat jendela—tegak, nyaris membatu, seperti patung yang diukir dari bayangan. Laksha. Jari-jarinya menggenggam gelas kristal berisi cairan amber, tetapi isinya nyaris tak berkurang. Matanya terpaku pada lanskap kota, namun sorotnya kosong, seakan pandangannya menembus gedung-gedung dan lampu-lampu, menjangkau sesuatu yang jauh di luar batas realitas. Di atas ranjang, Amara memperhatikannya dalam diam.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Pada tepi yang mengelilingi kolam, lampu berbentuk bunga tulip mekar mengeluarkan aneka cahaya indah, memikat mata siapa pun yang melihatnya. Di tengah fountain itu, sekuntum teratai mekar merekah cantik di puncak sebuah tiang besar. Daun-daunnya jatuh menjuntai, mengalirkan titik-titik air laksana hujan. Tetesan air itu tampak bercahaya terkena pantulan sinar lampu teratai putih, dengan ornamen merah jambu di setiap tepi kelopaknya. Benar-benar memesona, membuat Amisha mendecak kagum tanpa henti. “Kau sudah datang?”
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
City Light

City Light

Cahaya lampu didominasi warna biru safir dan putih, membuatku merasa tenggelam di dasar laut. Pertama-tama, aku mengambil satu gelas minuman yang ditawarkan oleh seorang pelayan. Aku berdiri tak jauh dari pintu masuk, menunggu kedatangan seseorang dari RenZ. Sialnya aku tidak tahu seperti apa wajah orang dari RenZ itu — karena RenZ terkenal dengan kemisteriusannya. Sang CEO tidak pernah datang sendiri untuk menemui rekan bisnis. Identitasnya sangat tertutup tapi dia mampu menjadi yang nomor satu di bidang industri hiburan. Mungkin aku bisa bertanya pada orang-orang yang pernah bekerja sama dengan RenZ, mungkin di antara mereka bisa memberiku petunjuk. "Permisi, Nona M-Maria?" Tiba-tiba seora
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Suami Cacatku Ternyata Sultan

Suami Cacatku Ternyata Sultan

Setelah itu, Adel pun menutup sambungan telponnya. "Lampu ayam buat apaan, Del?" tanya Arkan tak paham. "Biar kek Revan dulu, Mas. Revan kan sempet biru karena bluerubinnya tinggi, nah kalau Key kan karena prematur dan setau aku, dia harus selalu hangat sama di dalam inkubator. Daripada beli, mahal, sayang uangnya, mending pake yang ada aja. Aku dikasih tau sama ibu-ibu online ku katanya cukup pake box atau tempat tidur bayi atau stroller terus taroh diatasnya lampu ayam yang kuning itu. Tapi taruhnya jangan di wajah, tapi di perut. Nah kebetulan kan, tempat tidurnya Revan juga dah gak kepake, jadi pake punya itu aja. Tapi Bapak gak bisa bongkarnya buat naruh di kamar Kakak, jadi ke paksa ma
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai amina of the lamp
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Ririichan13
Allow Riri disini ... Riri mau ucapin terimakasih banyak untuk kalian yang selalu mendukung dan setia mengawal kisah Gerry dan Vani hingga saat ini. Jangan pernah bosen untuk baca ceritanya ya, kalau perlu kasih komen dan ulasan juga, agar Riri bisa berbenah menjadi lebih baik .........
Lilih Wati
alur ceritanya lumayan bagus. satu yg aku gak sreg waktu adel kok mau 'gitu' sama wisnu udah tau HIV walau bisa mencegah dgn minum obat tapi apa gak takut? trus kenapa mau sama gerry pdhl itu kaka iparnya. itu aja sih yg aku ga sreg, overall bagus, dtunggu bab selanjutnya ya author, makasih :)
Baca Semua Ulasan
Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku

Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku

Anne memungut jas Zion, membersihkan kotoran yang mungkin menempel, lalu memeluknya sambil berjalan lebih dekat pada Zion. Lampu utama dibiarkan tetap padam. Satu-satunya cahaya yang menerangi ruangan itu adalah lampu balkon yang berpendar sedikit ke dalam. Suasana mendadak lebih sunyi dan lebih tenang. Anne berdiri beberapa langkah di belakang Zion. Dia menggigit bibir, mulutnya siap bicara. “Aku …” “Aku minta maaf.”
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai amina of the lamp
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status