Samaran Terakhir
Dia telah melewati jalan panjang ini, dan takdirnya kini berada di tangan Adrian bukan Armand, bukan siapa pun selain dirinya.
Adrian berdiri di pantai, menatap laut yang luas. Pena peraknya terangkat sedikit, seolah-olah menanggapi angin laut yang kuat. Di ujung pandangannya, sebuah kapal besar melintas, menyemburkan cahaya dari lampu navigasi di kejauhan. Tiba-tiba, ia merasa bahwa ia tidak hanya berada di ujung cerita ini. Ia berada di titik awal sebuah cerita baru, yang hanya ia sendiri yang dapat menulisnya.
LOKASI: BAWAH LAUT - DI BAWAH JALUR PELAYARAN