Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Love You, Pak HRD!

I Love You, Pak HRD!

"Astagfirullah!" Agung pun bercerita panjang lebar tentang penyakit dan serangkaian pengobatan yang telah dijalani Syifa. Gadis berdarah melayu itu dalam beberapa bulan terakhir harus menjalani kemoterapi dan pengobatan lainnya. Agung juga bercerita tentang kondisi fisik Syifa yang kini tak seperti dulu lagi.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Senyumannya terlihat meyakinkan. “Habis dari RS, kita pulang ke kosan aja, deh, Mas…” ucap Shasha, sambil mengusap air matanya. “Iya, deh… kamu jangan sedih lagi, ya… Aku baik-baik aja, kok, Sayang,” ucap Angga, sambil tersenyum menatap Shasha. Di balik senyumnya, ia lega kebohongannya berhasil menenangkan Shasha, menyelamatkannya dari kebenaran yang mengerikan.
10506.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai angga syifa
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Kakak Author ini ceritanya bagus-bagus. Suka semua. BTW aku juga Author, tapi masih keren kamu. Salam kenal, Kak. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe suka ceritanya kakk daraa...... makasi kakkk
Baca Semua Ulasan
Aku Istri Rahasia Suamiku

Aku Istri Rahasia Suamiku

jawab Ningrum sambil bertolak pinggang. "Makanya kalau mimpi itu jangan ketinggian Say, kalau jatuh sakitnya minta ampun," ledek Sherin sambil mengangkat wajah Syifa. Saat mereka sedang seru membully Syifa, Anita yang sejak tadi di dalam ruang UGD tiba-tiba keluar. Terlihat wajah bahagia dalam diri Anita. Hingga membuat Syifa sedikit bingung.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

Tangannya membawa nampan berisi mangkok, saputangan, gorengan, dua botol air, dan juga obat-obatan. Bu Susi meletakkan nampan di atas nakas. Sebelumnya wanita paruh baya itu sudah memeriksa memar yang dimiliki Angga. “Memarnya tinggal dikompres aja, Bu Maya. Saya juga bawakan obat paracetamol dan ampicillin untuk diminum Pak Angga,” ucap dokter sekolah yang umurnya tidak lagi muda itu. Wajahnya dihiasi senyum tipis. “Kalau begitu saya tinggal saja, ya.”
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
MISTERI RANJANG SUAMIKU

MISTERI RANJANG SUAMIKU

Tak bohong, jika dia kaget mendengar ucapan dari ibu itu. Pikirannya pun menjadi teringat kepada obat-obatan yang baru saja dia temui, obat-obatan yang masih tampak baru dan bersih, tetapi segelnya telah hilang. Dan kini dia mendapatkan informasi, jika Nira penyakitan. "Berati itu benar jika obat milik Nira?" batin Angga. "Penyakitan? Nira penyakitan selama ini?" batinnya terus berteriak, bahkan Nira saja tidak mengatakan dirinya sakit. Dia tidak tahu apa pun itu tentang Nira, bahkan sekarang sudah resmi menjadi suaminya pun dia belum paham semuanya.
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
Hadiah Tak Terduga di Pesta Anniversary-ku

Hadiah Tak Terduga di Pesta Anniversary-ku

dengan nada tinggi bertanya, untung Angga tidak melayangkan tamparan di pipi Safina. Angga mengatur emosinya, berusaha menahan agar tidak meledak. Merliam ikut menghampirinya. “Sandra mengidap penyakit gagal ginjal. Dia harus sembuh, karena aku sayang dia!” bola mata berkaca-kaca Angga mengumumkan sakit yang diderita Sandra. ‘Ini adalah karma atas kejahatan kalian!’ ucap Safina dalam hati. Angga duduk di kursi. Meremas rambutnya, sebab ia merasa otaknya buntu tidak menemukan solusi untuk penyakit Sandra. Safina dan Merliam ketakutan melihat tingkah Angga yang sedang kebingungan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

tanya Syahid. "Pinggang sama kaki sedikit sakit." "Hayo angkat bawak dia kemar nak." "Angkat?" "Ia gendong istinya, masak dia suruh jalan sendiri." "Baik ma." Kemudian Syahid menggendong isyah dan perlahan. "Hati hati,"kata ibu Syahid. Aisyah dengan wajah menahan sakit. "Mama bersin ini dulu ya."
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

ucap Ningrum semabri mengusap air matanya. “Tentu semuanya atas izin Allah, Ning. Bersyukrulah kepadanya.” “Pasti, Kak.” Tanpa diduga, warga berdatangan di halaman rumah Bu Siti. Naga-naganya perhatian mereka tersedot oleh suara jeritan keras, panjang, dan memilukan dariNingrum selama proses terapi tadi. Mereka mengira ada apa-apa. Banyak mereka sempat curiga dan emosi kepada tamu Bu Siti saat itu, yaitu harun. Namun setelah melihat Ningrum bisa berjalan dengan sempurna, para warga pun berbisik-bisik satu sama lain. Bahwa ternyata itu adalah tabib yang datang untuk menyembuhkan Ningrum. Dan dia adalah orang sakti.
769 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

Angela meletakkan cangkir tehnya di atas nakas, lalu duduk di kursi di samping tempat tidur Antoni. "Kau hujan-hujanan, Sayang?" Antoni mengambil tangan Angela. "Kulitmu sudah merah-merah ini. Apa kau bawa obatmu?" Angela menggeleng. "Obatnya sudah ada di sini." Antoni tersenyum kecil. Sepertinya ia mengerti maksud Angela. Ia menggeser tubuhnya ke samping lalu menyibak selimutnya. "Sini." Antoni menepuk pelan tempat tidurnya. "Aku akan mengusap punggungmu supaya lebih hangat."
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai angga syifa
Baca
+Pustaka
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

“Udah baring aja.” “Makasih, Ma,” ucap Anggun mendadak jadi serba salah di depan Syifa. Wanita itu duduk pada kursi yang berada di samping ranjang pasien, lalu menelisik tubuh Anggun dari ujung rambut hingga kaki.
10120.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai angga syifa
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
App Putri Chinar
awalnya mau baca takut karna gambar sampulnya serem.ada ularnya.eehhh giliran baca rasanya candu banget,bikin penasaran,bikin deg2an. sukses selalu kak kanietha.salah satu othor kebanggaan ku sekarang ini...
Naniek
Awalnya cerita ini bagus.. tp lama2 kok spt diulur2 aja. Lbh baik segera diakhiri dan bikin cerita baru. Sebuah cerita ndak hrs panjang, Gak sampe 100 episode pun kalo ceritanya bagus, padat dan tdk bertele2 justru akan dikenang bahkan bisa dibaca berkali2 meskipun udh tamat.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status