Terjebak Gairah Siluman
Ia menatap Wulan yang terbaring pasrah, tubuhnya basah oleh keringat, matanya masih memutih.
Aliran gairah hitam dari Ano sendiri berdesir, merasakan gelombang energi yang baru saja Wulan deskripsikan. Konsep "anggur terlarang" itu membakar imajinasinya.
"Energi hitam dari manusia, ya," gumam Ano, lebih kepada dirinya sendiri. Ia menarik tangannya dari liang Wulan, sebuah sentakan kasar yang membuat gadis itu terkesiap, lalu menyapukan jemarinya di bibir Wulan yang bengkak, seolah ingin mencicipi rasa dari 'anggur terlarang' itu.