Setelah Malam Pertama
"Astaga! Hapus dulu air matamu, baru saya kasih tahu. Pekerjaan ini penting buat saya. Menyangkut proyek miliaran rupiah. Saya yakin kamu bisa dan lebih kompeten dibandingkan anak-anak saya yang lain. Walaupun, saya akui saya tidak bisa membawamu masuk di salah satu perusahaan saya. Hanya karena alasan legalitas ijazah, tapi itu penting. Saya ada klien dari Jakarta, pemilik perusahaan itu akan datang besok pagi ke Surabaya. Tugas kamu, temani saja menjamu dia dan tim nya. Salah satu tenaga ahlinya kurang pandai berbahasa indonesia. Saya dengar dari Nola, english kamu bagus. Bagaimana?”
“Tugas saya menemani Mami dan translate bahasa saja? Tidak ada lainnya?” tanya Zhia yang disambut gelak taw
Capítulos Populares