Menyusui Bayi Dokter Tampan
Mereka menyusuri lorong rumah sakit dengan beriringan, lalu pria itu membawa dokter Hera masuk ke ruangan pribadinya, kemudian menutup pintu.
"Saya hanya tidak percaya diri, Dok. Pengalaman saya waktu masih ko-as dulu yang terpaksa harus melakukan tindakan...."
"Saya tahu, tetapi kamu nggak perlu trauma yang mendalam. Kita bukan Tuhan yang bisa memperpendek atau memperpanjang umur seseorang. Kita tidak punya kuasa untuk menentukan hidup dan matinya seseorang. Kita bukan Tuhan. Kita hanya manusia, dan kebetulan punya kemampuan untuk memberikan tindakan yang bertujuan untuk menyelamatkan nyawa pasien. Seharusnya kamu paham itu," potong dokter Aariz. Dia tentu tahu masa lalu Hera saat masih men