Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Namun, tidak ada yang berani maju dan masuk ke area gunung dengan gegabah, sekalipun mereka sudah melihat token itu. “Haha! Tidak ada yang berani masuk, ya?” Sebuah tawa tiba-tiba menggema. Tidak lama kemudian, seorang laki-laki berbulu dan bertubuh kekar muncul. “Malin?” Chandra sedikit terkejut. Sosok itu adalah Malin, seorang klan gera iblis yang telah merebut Token Perang milik Chandra. Kemunculan Malin langsung menarik perhatian semua makhluk yang ada di sana. Dia tertawa keras lalu berlari masuk ke dalam kobaran api.
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59.6K kali sebagai apakah malin kundang nyata
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Gue enggak suka sama tatapan lu.” Lagi-lagi Rine langsung pergi. Harinya yang kacau membuatnya pergi dari kampus. Dengan motor klx tipe sama seperti Abbian dia menyisir jalanan. Suasana hatinya menginginkan kesendirian. Tidak ada yang lebih bermakna selain perenungan atas hidup. Cewek dengan kemeja kotak-kotak hitam berpadu cokelat itu menepikan motornya saat menemukan kafe yang sesuai. Kafe Candu terlihat tidak begitu ramai. Dekorasinya seperti rumah, tetapi diubah menjadi kafe. “Halo, Rin. Apa kabar?” Barista kafe mencoba berbasa-basi karena pelanggan tetapnya sudah datang.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Cakra yang tersenyum puas melihat koper penuh uang dihadapannya, “Ha ha ha ha ternyata tidak buruk juga memiliki anak perempuan yang cantik! Setidaknya aku bisa bersenang-senang sekarang!” “Ahhh…..dimana aku? Kenapa gelap sekali?” Belinda bertanya pada dirinya setelah dia sadar dan membuka matanya namun dia tidak dapat melihat apapun, semuanya gelap. “Apakah aku sudah mati? Apa aku berada didalam kubur?” “Nona, apakah anda sudah bangun?” tanya sebuah suara menyadarkan Belinda bahwa dia tidak sendirian disana. Suara itu….suara itu adalah suara seorang perempuan.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Aku hanya setinggi dadanya. "Masalahnya itu, kamu mengajakku! Itu yang menjadi masalah! Kita berdua bukan mahram. Tidak baik jika ada yang melihat. Dan aku juga tidak akan mau jalan berduaan dengan laki-laki yang tidak halal bagiku. Kalau saja kita itu mahram, atau pasangan suami istri, ya tidak masalah. Mau jalan kemanapun juga bisa. Tetapi kita bukan siapa-siapa, okey! Teman, bukan. Kakak beradik, bukan. Sahabat bukan, sepupu, juga bukan. Kalau kita jalan berdua pasti akan menimbulkan fitnah yang besar!" Yuda mengangguk, seolah aku adalah seorang guru yang baru saja selesai menjelaskan. Bibirnya tersenyum, seolah sedang memikirkan ide cemerlang.
1053.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Terlebih, ada 2 kalung berlian yang ia katakan cantik itu kini berpindah ke paper bag yang dibawa oleh Ryu. "Ha, apa ini?" tanya Riri dengan lirih. Bahkan terlihat tangannya bergetar saat membuka sebuah kotak beludru berwarna hitam. Berisi sebuah kalung berlian yang sangat mewah. Berarti jika di total semua nominal itu telah mencapai angka 1M. "Bukankah kau bilang itu semua cantik? Jadi aku berikan itu semua untukmu," jawab Arnold dengan entengnya.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

tanyanya. "Operasi klandestin kami mengharuskan kami memutus kontak dengan pangkalan, Nduk," ujar Badai memulai ceritanya. "Kami berhasil masuk ke jantung musuh, menyusup sebagai mahasiswa hasil propaganda mereka, menggantikan posisi Diaz. Mereka kan nggak tau kalau aku eksekutornya," sebutnya. "Terus, selama berbulan-bulan ini, Mas hidup di antara mereka? Nyerang rakyat dan warga nggak bersalah kayak yang ada di berita?" Sasa tak puas dengan penjelasan singkat suaminya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Mas Duda Yang Dihina

Mas Duda Yang Dihina

Ia takut makanan tersebut beracun. "Mas Bayu, dijamin makanan itu tidak beracun, karena puding dan udang goreng asli buatanku. Setelah saya selidiki, Mas Bayu itu tidak bersalah," jawab Nurma dengan jujur. Namun, Bayu belum percaya. "Sana pulang deh, makanannya buat yang lain saja. Takut ada racunnya!" jawab Bayu dengan tegas.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Mainan Malam Sang Miliarder

Mainan Malam Sang Miliarder

["Remote AC di mana?" ["Kenapa air galon bunyinya kayak mau meledak?"] ["Kulkasnya dingin banget, bisa bekuin tangan, tau!"] ["Ah, aku tidak tahu cara membuka gorden jendela ruang tengah!"] Nathan melirik layar itu sekali lagi, lalu menggeleng pelan. Apa dia benar-benar bodoh? pikirnya. Tepat saat itu, pintu diketuk dan terbuka perlahan. Adrian masuk sambil membawa tablet berisi agenda malam hari.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Sultan

Rahasia Malam Sultan

gumam Sayyid Malik dengan nada suara yang merendah kelam. "Tetapi sosok misterius yang berpura-pura tidak menginginkan apa pun di dunia ini... justru jauh lebih berbahaya," lanjutnya memandang tajam ke arah jendela luar. Beberapa jam kemudian, dari atas balkon lantai dua yang menghadap ke arah pelataran sumur dalam, Sayyid Malik mengamati targetnya dari kejauhan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Ms.Trouble

Ms.Trouble

sembari menaruh tangan kanan di atas pelipisnya gadis itu seperti mencari sesuatu. ketika penglihatannya sampai pada tempat Malik berdagang ia mulai melangkah mendekati Malik. "Sayur kangkungnya satunya berpaan yah A?". tanya gadis kepada Malik sembari memilah-memilih kangkung yang ada di hadapannya dengan teliti setiap lengkuk dan corak daunnya sampai ia banding-bandingkan. "kalau nggak salah satunya dua ribuan neng, kalau beli tiga lima ribu". jawab malik memberi promo potongan harga bila beli banyak.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai apakah malin kundang nyata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status