Ifat
“Iiiihh..! Jahat kamu, Mas! Kok, terasi lagi sih?? Memangnya benar ya, bau ketekku seperti terasi?”
“Itu hanya perumpamaan, Kas. Aku bilang tadi kan, seperti terasi yang dibakar setengah mateng, harum banget.”
“Ya tapi jangan pakai kata terasi dong!”
“Sekarang kamu percaya kan, aku tidak bisa berkata-kata macam pujangga meskipun aku sedang dirundung cinta?”
“Kamu ini gebleknya tidak ketulungan ya, Mas?”
“Iya, sudah dari sononya, bawaan lahir.”
Bab Populer