Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Cinta Sang Mafia

Jerat Cinta Sang Mafia

Arabella mengangguk patuh, memangnya ia siapa hingga bisa memprotes segala keinginan penguasa rumah ini. Walau pun sedikit bingung, Arabella memilih untuk menyetujui seluruh keinginan Jayden. Nanti, ia bisa menanyakannya pada Jerolod atau Winny. "Kiss or undress?" tanya Jayden sembari menghisap sigaret di sela jarinya. Arabella tentu terkejut mendegar ucapan Jayden. "Aku bergabung dengamu untuk membalaskan dendam dan sakit hatiku. Bukan untuk menjadi jalangmu!"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as arabella rose
Read
+Library
Boss With Benefit

Boss With Benefit

sapa Naila ramah sambil menyalami tangan wanita itu dengan sopan. Arabella tersenyum hangat, menggenggam tangan Naila sejenak sebelum tiba-tiba menarik Naila ke dalam pelukan singkat. “Halo, Naila. Maaf ya Tante ganggu kamu hari ini,” ucap Arabella lembut.
1021.2K viewsOngoingAdded to Library 613 Times as arabella rose
Read
+Library
Ayah yang Sempurna Untuk Jonah

Ayah yang Sempurna Untuk Jonah

tanya Kimiko lagi karena tidak melihat bocah itu. “Ada, dia hampir siap. Sedang merapikan kemeja dan memakai dasi kupu-kupunya,” jelas Arabella yang sudah cantik dengan shanghai dress putih berhias bunga peoni besar dan sedikit bunga mawar sebagai pemanis. Cocok sekali dengan tubuhnya yang masih sangat ramping dengan rambut disanggul kecil menyesuaikan rambutnya yang pendek. “Mama cantik sekali,” puji Kimiko sambil memeluk pelan Arabella. Dia tidak ingin merusak tampilan Arabella yang sudah sangat perfect menurutnya.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as arabella rose
Read
+Library
Jangan Sentuh Anakku CEO!

Jangan Sentuh Anakku CEO!

"Selamat siang tuan Arvel, saya ingin memberi laporan tentang gadis itu." "Hmm..teruskan, katakan semuanya," sahut Arvel datar. "Jadi gadis itu bernama Arrabella, putri dari seorang pengusaha yang baru saja mengalami kebangkrutan, lalu dia juga saat ini masih kuliah di fakultas kedokteran dan terdaftar sebagai mahasiswa aktif," tutur Reno menjelaskan detail. Arvel sedikit mengernyit lalu mendengus kesal, "Huh, yang benar saja mau bergelar sebagai dokter atau profesor sekalipun dia tetap wanita penghibur," tandasnya dengan raut wajah mencemooh.
10731 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as arabella rose
Read
+Library
Kontrak Panas dengan CEO

Kontrak Panas dengan CEO

Tanya Arabella dengan gaya centilnya. Azael mengangguk, "Nona Shreya?" Arabella kembali tersenyum dengan sangat centil. "Oh, ya.. Shreya Varelly," ucapnya memperkenalkan diri dengan menjulurkan tangannya. Arabella akan merubah dirinya menjadi gadis centil di hadapan para kandidat calon suami sahabatnya, agar perjodohan ini gagal tentunya. "Silakan, duduk." Titahnya mempersilakan Azael duduk setelah mereka berjabat tangan.
779 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as arabella rose
Read
+Library
Scarlet

Scarlet

Scarlet merangkulkan tangannya yang satu ke belakang tengkuk kerah setelan jas Don Carlos dan menempelkan alat pendengar suara ke dalam lipatan kerah kemeja Don Carlos. Agar tidak membuat targetnya curiga Scarlet tersenyum dan mengajaknya berbicara di tengah-mengalunnya langkah kaki mereka. “Tuan, Anda sangat pandai berdansa.” “Benarkah? Kau pemuji yang sangat baik, Nona. Siapa namamu dan berapa umurmu?” “Aku? Tuan bisa memanggilku Selly, umurku dua puluh lima tahun. Bagaimana dengan Tuan sendiri?”
106.9K viewsOn holdAdded to Library 226 Times as arabella rose
Show Reviews (11)
Read
+Library
Dreamer Queen
Aksi yang menegangkan dari seorang agen bernama Scarlet. Seksi dan juga penuh taktik. Sempurna untuk seorang agen. Aksi yang mendebarkan. Penulis membuat adegan yang sanggup membuat para pembaca terbawa suasana dan berasa berada di dalam cerita. KEREN, REKOMENDASI. Di tunggu kelanjutan babnya, Kak.
Queen yu
Scarlet itu aku, yang seksi nan bahenol😂😂 Aku keren loh, tapi boong😂 Ceritanya bagus banget, nyesel yang gak baca ni novel... Bagusnya minta ampun, Scarlet keren lagi😍😍 Semangat ngetik nya kak, aku tunggu bab selanjutnya❤❤
Read All Reviews
Pria yang Pernah Menghancurkanku

Pria yang Pernah Menghancurkanku

Jelas bodyguardnya itu dengan panjang lebar, sedangkan Hasbi hanya mengangguk mengerti. "Kau memang bisa diandalkan, Jo." Ucap Hasbi dengan bangga. Orang yang dipujinya, hanya diam fokus menyetir mobil. Los Angeles. Jarum jam menunjuk angka 15.00, seorang wanita cantik bertubuh ramping tampak baru saja menyelesaikan acara masaknya. Dia Arabella, gadis yang kemarin melarikan diri dari Jakarta, dan pergi menuju LA.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as arabella rose
Read
+Library
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

teriak gadis yang bernama Aline itu. "Diam! Ikuti saja kami!" bentak salah seorang dari empat manusia tersebut. Rosaline, gadis remaja berparas cantik memiliki hidung mancung dan kulit kuning langsat. Rambut lurus berwarna hitam dan memiliki bulu mata yang lentik. Membuat remaja berusia sembilan belas tahun itu semakin mempesona. Malam ini tepat malam rabu kliwon.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as arabella rose
Read
+Library
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

Ara menangis pelan, suaranya habis dan serak karena menangis terus, sudah beberapa hari sejak mendengar pengakuan Gavin tentang darah dagingnya bersama Luna. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, Arabella tinggal sendirian di sebuah rumah yang sederhana. Dia menyewanya dengan uang tabungan pribadi yang tersisa. Tentu saja uang dia semula sangat banyak, tapi itu semua pemberian Gavin. Arabella memiliki watak yang keras kepala, dia hanya mulai melunak saat bertemu Gavin. Mungkin saja hormon kehamilan yang membuat Ara memutuskan untuk pergi dari hidup Gavin Narendra Tama.
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 340 Times as arabella rose
Read
+Library
Aku menolak ending novel ini!

Aku menolak ending novel ini!

Darah segar menyembur, membasahi kemeja putihnya, tepat di atas ukiran nama 'Arabella' yang ia bangga-bangkan. Arlo terbatuk, darah mulai keluar dari mulutnya. Kesadarannya mulai kabur. Di tengah rasa sakit yang mematikan itu, ia melihat Arabella berdiri. Wanita itu tidak memeluknya, tidak menangisinya. Arabella justru memeriksa gaun mahalnya yang terkena cipratan darah Arlo. "Sial... gaun baruku rusak," desis Arabella dengan wajah jijik, sebelum ia menyadari orang-orang mulai berkerumun dan ia kembali pura-pura pingsan di samping Arlo.
733 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as arabella rose
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status