Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Gairah sang Presdir

Belenggu Gairah sang Presdir

Ia baru bisa sedikit bernafas lega ketika sudah berada di luar pekarangan rumah paman dan bibinya itu, dengan langkah hati-hati, ia pergi meski tidak tahu arah tujuan. Di sinilah ia, Aruna, berusia 21 tahun, seorang buronan dari takdirnya sendiri, terdampar di sudut kota yang asing. Rasa putus asa mulai merayap naik, lebih dingin dari gerimis yang membasahi rambutnya. Apa yang akan dia lakukan sekarang? Di mana dia akan tidur? Pikiran itu terputus oleh sebuah suara.
600 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

jawab Aruna. Arjuna menggangguk kecil dan menepuk bahu Aruna. “Oh iya, nama kita mirip banget lho. Namaku kalau enggak ada huruf J nya jadi Aruna. Agak susah enggak sih manggil satu sama lain?” Aruna terkekeh. “Namaku itu berasal dari Baruna, Dewa Laut. Kamu bisa manggil aku Baruna. Itu juga kode namaku kalau aku lagi ada kerjaan.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Matanya melebar lebih lebar, ia jelas tidak bodoh untuk tidak mengerti apa yang mereka lakukan. “Kamu... kamu siapa?” Rania menelan ludah, suaranya naik sedikit. Aruna tersenyum tipis, tapi senyum itu tidak ramah. Ia bersandar sedikit di kusen pintu, membuat handuknya sedikit terbuka di bagian dada dan bekas gigitan merah di sana terlihat jelas. “Aku Aruna,” jawabnya pelan. “Dan kamu siapa?”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Suamiku idaman istri orang dan JANDA

Suamiku idaman istri orang dan JANDA

Kata revan itu cukup untuk menghangatkan hati aruna “Iya, Mas.” Aruna Dewi Senja. Wanita cantik dari kalangan sederhana, bukan siapa-siapa di mata dunia. Tapi bagi Revan, ia adalah rumah. Sosok setia yang selalu bertahan, apa pun masalah yang menimpa. Ia tak pernah mengeluh meski kehidupan mereka penuh kekurangan, justru aruna selalu menguatkan.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Aku ,Target balas dendam CEO

Aku ,Target balas dendam CEO

Aruna ikut tertawa ,tawa mereka terasa ringan seolah semua beban yang selama ini menekan Aruna benar-benar tertinggal jauh di kota. namun di tempat lain Oxavio sedang duduk di ruang kerjanya ia baru saja membuka ponselnya setelah menyelesaikan rapat panjang ,sebuah notifikasi muncul di layar ,postingan baru ia melihat nama yang tidak asing dan di sana ada foto Aruna ,Aruna berdiri di tepi bukit dengan latar lembah hijau yang luas ,kerudung nya tertiup angin dan yang paling membuat Oxavio berhenti bernapas sejenak ,Aruna sedang tertawa ,tertawa dengan sangat lepas ,ekspresi yang hampir tidak pernah ia lihat di rumah ,Oxavio menatap foto itu lama lalu membaca caption yang ditulis Nina.
10645 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

"Biarin. Emang lo doang yang bisa." ******************************
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Kekasih Bayaran Tuan Arka

Kekasih Bayaran Tuan Arka

"Sebenarnya apa, Nai? Katakan saja jangan sungkan,'' tanya Nyonya Maurina menatap wajah Naila dengan tatapan sayu penuh kasih sayang. Naila diam seribu bahasa. Dia nampak berfikir keras tentang apa yang akan dia ucapkan kepada Nyonya Maurina. Apakah dirinya akan benar-benar membongkar rahasia Arka? Karena rasa sakit hatinya kepada laki-laki itu yang telah merenggut kesuciannya begitu saja. "Naila?" "Hah? Eu ... Sebenarnya saya dan Arka hanya--'' "Wah, mertua sama calon menantu akrab juga ternyata. Senang deh saya melihatnya.'' Arka datang tepat waktu, dia menyela ucapan Naila. 'Untung saya datang tepat waktu. Kalau tidak, tamat sudah riwayat saya,' (batin Arka.) "Kamu? Ngagetin Mommy aja si.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Utari

Utari

pinta Bu Nur. Lalu mereka berjalan sembunyi-sembunyi lewat jalan belakang. Disana Bu Nur membawa arang yang ada di tungku yang selalu dia pakai untuk menghangatkan diri. Bu Nur mengolesi wajah, tangan dan kaki Utari dengan arang itu. Arang itu memenuhi seluruh wajah Utari, sehingga Ibu Nur pun tak dapat mengenali wajah Utari.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Ponsel yang ada di tanganku tiba-tiba bergetar pertanda ada sebuah pesan masuk. Kak Bara: Kamu dimana? Arinda : Didepan gang lah Kak Bara: Pake baju warna apa? Arinda : Biru muda Satu menit setelah pesan dariku yang tidak dibalas seseorang yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang. " Lama!" Ucapku tepat dihadapannya dan langsung duduk di jok belakang motor. " Berangkat?"
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Diburu Masa Lalu!

Diburu Masa Lalu!

lirih Aruna. Sesekali Aruna memejamkan mata karena penglihatannya kabur akibat air mata. Ia juga masih mendengar jelas Keen memanggil-manggil namanya. “ARUNAAAA!” Langkah Aruna terhenti.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai arti aruna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status