Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wanita Kedua Milik Pria Arogan

Wanita Kedua Milik Pria Arogan

Aroma minuman itu tercium kuat, Arumi sudah dapat menebaknya, pelayan itu sedang membuat kopi. “Kopi buat siapa Bi?” tanya Arumi. “Buat Tuan, Nyonya,” balas Ina tersenyum menatap Arumi. “Biar aku saja yang antar ya Bi.” Arumi menawarkan. Ina menggangguk kemudian memberikan cangkir kecil berwarna putih berisi kopi panas itu ke Arumi.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as arti cupu
Read
+Library
180 Hari Menuju Akad

180 Hari Menuju Akad

ucap Andika sembari menyodorkan minuman kepadaku. Ya, dari aromanya, itu adalah coffelate, minuman kesukaan Arya, sesuatu yang mengingatkanku kepada lelaki bernama Arya itu, walaupun hati dan pikiran ini sangat ingin sekali melupakannya. "Minumlah, aku sengaja membelikannya untukmu," ucap Andika dengan senyuman. Mau tidak mau, suka tidak suka, aku harus mengambil kopi itu, karena aku harus menghormati dan menghargai kebaikan dan niat tulus orang lain kepadaku.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as arti cupu
Read
+Library
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

Cangkir tersebut berisi cairan berwarna coklat dengan gambar bunga tulip. “Cappucino.” kata Nur terkesan. “Indeed.” balas Celo. Nur mengangkat gelasnya kepada Bu Celo, seakan mengajak Bu Celo toast. Bu Celo juga mengangkat gelasnya yang berisi air putih. Tanpa mengadu gelas, Nur mendekatkan bibir cangkir itu ke bibirnya dan mulai menyeruput isi cangkir tersebut.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as arti cupu
Read
+Library
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Arjuna tidak sempat melihat keindahan dari puncak Magelung yang didakinya. “Saka... airnya sudah mendidih,” Ridho menyenggol lenganku. “Oh... oke.” Aku mengeluarkan termos dan mengambil tutupnya. Membuka kopi sachet dan menuangnya ke dalam tutup termos tadi. Setelah Ridho selesai menuang air mendidih ke dalam cangkirnya, aku mengambil teko dan memenuhi cangkirku. Bau kopi menyeruak meski cepat menghilang dihembus angin yang cukup kencang di atas Gunung Argopuro ini.
10926 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as arti cupu
Read
+Library
PERJAKA NEXT LEVEL

PERJAKA NEXT LEVEL

Tempat yang selalu membuat siapa saja merasa “Aku udah kota banget, nih!” Nobu pegang cangkir latte-nya, senyum kecil terselip di sudut bibir. “Kalau Arif liat ini pasti melongo,” gumamnya dalam hati. Dia bayangkan sahabat kecilnya dari kampung itu masuk ke sini. Pakai kaus oblong lusuh, sandal jepit, berdiri bengong di depan counter sambil garuk-garuk kepala lihat tulisan-tulisan macam “V60”, “Cold Brew”, sama “Matcha Latte”. Pasti nanya, 'Har, ini kopi apa susu apa teh apa rumput?'
101.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as arti cupu
Read
+Library
Silakan Menikah Lagi, Mas!

Silakan Menikah Lagi, Mas!

Tidak mungkin dia datang. Arjuna menyesap kopi yang kusuguhkan. Dia terlihat terpejam sejenak. Seperti menikmati minuman berwarna hitam tersebut. “Racikan kopi yang sangat pas di lidah saya. Kamu sangat tahu selera saya tanpa bertanya. Tidak terlalu pahit dan tidak terlalu manis. Saya sangat suka yang seperti ini,” ujar Arjuna, mengabaikan pertanyaanku.
1064.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as arti cupu
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Langit-langit warung seolah mendadak dipenuhi kabut hitam kental. Asap mengepul dari cangkir yang baru saja diletakkan Karina di meja. Warnanya bukan cokelat kopi biasa—tapi merah tua seperti darah yang baru ditumpahkan. "Apa ini... kopi?" bisik Toyo sambil menahan napas. "Ini bukan kopi biasa," jawab Karina pelan. "Ini Cangkir Cahaya... senjata terakhir dari dunia atas."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as arti cupu
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Mas, bisa tolong ambilkan minum sebentar. Aku haus.” “Oh!” Arya segera berdiri. Meraih satu-satunya tumbler yang ada di meja kecil samping tempat tidur, lalu membuka tutupnya untuk Cita. Saat ada sedotan yang menegak otomatis, Arya bergegas menyodorkannya di depan bibir gadis itu. “Sorry, Cit. Kebanyakan ngomong, ya?” Cita mengulum senyum sembari menyedot minumannya dengan pelan. Hanya mengangguk, karena tidak bisa langsung menjawab pertanyaan Arya barusan.
9.839.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as arti cupu
Read
+Library
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

“Mas, aku mau coba yang kamu.” Belum sempat tangannya bergerak, Arvendra sudah menjauhkan cup cappuccino itu, refleks. “Nggak boleh.” “Kenapa? Sedikit aja.” Anindya langsung cemberut. “Ada kopinya,” jawab Arvendra tegas. Terlalu tegas untuk urusan gelato. “Kan cuma satu sendok,” debat Anindya. “Nggak,” ulang Arvendra tanpa ragu. “Sekarang kamu minumnya strawberry, vanila, atau apa pun yang nggak ada kafeinnya.”
1040.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as arti cupu
Read
+Library
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

ucapku pelan, lalu menyesap kopi hangat itu perlahan. Arthur menatapmu lekat-lekat saat kau meminum kopimu. Ada rasa puas yang hangat menyelimuti hatinya—rasa bahagia sederhana karena bisa menyediakan hal kecil namun berharga untukmu. Ia pun meminum kopinya sendiri, lalu bersandar santai pada sandaran kepala tempat tidur sambil menghela napas lega. "Sama-sama," gumamnya pelan. "Apa pun akan kulakukan untuk gadisku."
712 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as arti cupu
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status