Cinta Kedua Kami
"Ardi meracau dengan frustasi.
Dia tidak mengira bahwa hal ini akan terjadi. Dia kira dia hanya main main saja mencari kesenangan diluar ketika merasa bosan dirumah, tapi sekarang bagaimana dia harus menghadapi semua itu.
Bagaikan disambar petir disiang bolong, itulah yang dirasakan Dian saat mendengar kata kata Ardi, lelaki yang dicintainya, yang diharapkan akan bahagia mendengar kabar kehamilannya. Dengan tidak berperasaan memintanya membunuh anak di kandungannya, buah cinta mereka.
"Kamu gila Mas!! Kamu minta aku membunuh anak kita hah!!Darah daging kita?? Dimana nuranimu Maasss.. Pakai akal sehatmu sedikit, dosa yang kita tanggung akan semakin besar!!! ".
Hot Chapters